Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Seks Tahan Lama dengan Obat Semprot Penis, Efektifkah?

Agar seks tahan lama, apakah obat semprot penis bisa jadi solusi efektif? Cek jawabannya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Seks tahan lama adalah keinginan banyak pasangan. Kondisi ini juga penting untuk kepuasan seksual. Namun tidak semua pasangan beruntung bisa memiliki seks tahan lama. Penyebab terseringnya adalah ejakulasi dini atau gangguan ereksi.

Cara penanganannya pun beragam, mulai dari obat-obatan, perubahan pola hidup, dan lain-lain. Namun untuk mewujudkan durasi hubungan seks yang lama, sebagian kalangan berpendapat bahwa penggunaan obat semprot penis bisa jadi solusi. Tapi efektif dan amankah cara ini?

Obat semprot penis, apa itu?

Sebelum menjawab tentang efektivitasnya, mari ketahui terlebih dulu apa itu obat semprot penis. Sekitar tahun 2009, tim peneliti dari Amerika Serikat (AS) menciptakan spray khusus untuk memperlambat ejakulasi dini.

Dengan menyemprotkan spray itu 5 menit sebelum berhubungan, penderita ejakulasi dini bisa bertahan 5 kali lebih lama pada saat berhubungan intim.

Semprotan yang dijuluki PSD502 ini mengandung anestesi lidocaine dan prilocaine untuk menangani pria dengan masalah ejakulasi dini tanpa membuat efek mati rasa pada penis.

"Ini berkat bahan yang memungkinkannya menembus kulit dengan cepat," kata Ira Sharlip, MD, salah satu peneliti semprotan penis tersebut sekaligus profesor klinis urologi di Universitas California, AS, seperti dikutip di WebMD.

"Cara ini jarang menyebabkan penurunan sensasi pada penis karena diserap begitu cepat. Pada pria yang menggunakan produk ini, insidensi anestesi penis adalah 1-2 persen," lanjutnya.

Obat itu juga tampaknya aman untuk wanita. Hanya sekitar 0,5 persen pasangan wanita melaporkan penurunan perasaan atau sensasi di vagina. Tercatat hanya 5 persen wanita merasakan sensasi terbakar, yang mana ini jarang terjadi.

Studi menunjukkan bahwa pria yang menggunakan PSD502 mampu menunda ejakulasi sekitar 5 kali lebih lama. Selain itu, pria yang mengalami ejakulasi rata-rata 36 detik setelah penetrasi vagina mampu menunda ejakulasi selama lebih dari 3 menit setelah satu bulan pengobatan PSD502, dan selama 3 menit, 42 detik setelah 3 bulan pemakaian.

Obat ini sudah beredar di beberapa negara dengan merek dagang Fortacin. Namun jangan buru-buru memburunya ya. Anda perlu konsultasi dengan dokter karena bisa jadi ada efek samping yang menyertainya.

Bagaimana efektivitasnya?

Dari KlikDokter, dr. Dyan Mega Inderawati mengatakan bahwa kandungan lidocaine dan prilocaine memang bisa membuat ereksi lebih lama. Akan tetapi, ia mengingatkan bahwa orang dengan tekanan darah tinggi harus berhati-hati dengan obat semprot penis ini.

"Masuk akal kalau lidocaine dan prilocaine bisa membuat pria ereksi lebih lama, karena dua bahan itu bisa memberikan efek pembuluh darah mengecil. Ketika pembuluh darah mengecil itu membantu ereksi pria di sekitar penis," ujar dr. Dyan.

"Namun, jika pria dengan tekanan darah tinggi diberi lidocaine, tekanan darah di sekitar penis bisa menjadi cepat tinggi dan ini bisa berbahaya,” kata dr. Dyan. Ditakutkan, bukannya tujuan utama tercapai (seks tahan lama), bisa-bisa efek samping yang didapat. “Takutnya, ketika pembuluh darah makin tinggi tekanannya, menjadikan sel-selnya mati di ujungnya,” lanjutnya.

Sebelum memutuskan untuk membeli dan menggunakannya, dr. Dyan menyarankan Anda untuk benar-benar memperhatikan efek sampingnya. Konsultasikan dengan dokter Anda jika Anda punya kondisi medis tertentu.

Tips mengatasi ejakulasi dini

Menurut penjabaran dari dr. Fiona Amelia, MPH, dari KlikDokter, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi ejakulasi dini, antara lain:

  • Lakukan foreplay dengan benar dalam waktu yang cukup. Menurut dr. Fiona, foreplay akan meningkatkan durasi dan kepuasan dalam berhubungan intim. Nah, bagi pria jangan terburu-buru saat berhubungan intim dengan pasangan. Lakukanlah foreplay dalam durasi yang cukup.
  • Lakukan metode untuk mengontrol diri seperti stop-start (pria menstimulasi penis hingga terasa klimaks, lalu segera berhenti hingga sensasinya hilang, kemudian lakukan stimulasi lagi). Ada pula teknik squeeze, di mana pria menstimulasi penisnya hingga terasa ingin ejakulasi, lalu segera berhenti dan menekan kepala penis hingga sensasinya hilang.
  • Masturbasi sebelum berhubungan seks. Sayangnya, cara ini kadang bisa menurunkan gairah seksual dan menyebabkan ereksi kurang maksimal.
  • Gonta-ganti posisi saat berhubungan seks. “Cobalah posisi wanita di atas agar pria bisa relaks dan mengurangi stimulasi pada ujung penis,” kata dr. Fiona.
  • Gunakan kondom yang tebal untuk menurunkan sensasi dan menunda ejakulasi.
  • Melatih otot-otot panggul dengan senam Kegel secara rutin.
  • Cukup tidur selama 7- 8 jam per hari. Menurut dr. Fiona, kurang tidur menyebabkan kadar serotonin di otak rendah, yang kemudian memicu ejakulasi dini.
  • Bicarakan dengan pasangan mengenai kondisi Anda, serta apa yang bisa membuat Anda menunda ejakulasi. Tujuannya agar Anda relaks, sehingga peluang ejakulasi dini pun akan berkurang.

Seks tahan lama bagi banyak pasangan merupakan hal yang krusial untuk menjaga keharmonisan rumah tangga. Untuk mencapainya ada beragam cara, salah satunya adalah dengan menggunakan obat semprot penis. Meski demikian, Anda tidak bisa membelinya secara bebas. Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik, karena bisa jadi Anda sebenarnya memang tidak memerlukan obat tersebut, melainkan hanya perlu menjalankan pola hidup sehat.

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar