Sukses

8 Benda dan Area Paling Banyak Kuman di Restoran

Meski restoran selalu tampak bersih, tapi beberapa area dan benda di situ ternyata bisa menjadi sarang kuman. Area dan benda apa saja?

Klikdokter.com, Jakarta Kuman ada di mana-mana, di tempat sampah, di meja makan, bahkan di benda-benda yang sering Anda sentuh. Bahkan, bukan tidak mungkin jika mikroorganisme tak kasatmata itu bersembunyi pada benda yang terdapat di restoran favorit Anda. Hal itu tidak mengherankan, menurut dr. Jessica Florencia dari KlikDokter kuman memang selalu mengelilingi manusia di mana pun berada.

Jadi, Anda tak perlu kaget jika dikatakan bahwa restoran favorit yang tampak bersih dan tertata rapi masih mungkin menjadi tempat kuman bersarang. Kuman-kuman tersebut bahkan mampu menyembunyikan diri di area maupun benda yang tidak Anda duga, lo!

Area dan benda paling banyak kuman di restoran

Secara umum restoran memang selalu tampak bersih. Namun ada beberapa area dan benda di tempat tersebut yang memiliki kuman paling banyak kuman.

Agar Anda bisa lebih berhati-hati terhadap kuman di restoran, berikut beberapa benda dan area yang paling sering terpapar kuman, di antaranya:

1. Buku menu

Benda yang paling banyak kuman di restoran adalah buku menu. Penelitian telah menunjukkan bahwa jejak bakteri E. coli dan S. aureus dapat ditemukan pada benda tersebut. Ini karena buku atau kertas menu selalu berpindah dari tangan satu orang ke orang lainnya.

Buku menu yang terbuat dari plastik bahkan lebih banyak kuman daripada menu yang terbuat dari kertas, terutama jika dalam kondisi basah. Plastik tidak dapat menyerap air, sehingga air akan bertahan hingga menguap. Itu akhirnya memberi waktu pada bakteri untuk tumbuh dan berkembang di benda tersebut.

2. Layar sentuh

Beberapa restoran sudah menggunakan tablet dengan layar sentuh untuk memesan. Memang, hal ini sangat membantu dan membuat segalanya efisien. Namun sayang, tablet tersebut sangat mungkin menjadi sarang kuman.

London Metropolitan University menguji tablet layar sentuh di beberapa restoran. Tim peneliti menemukan jejak bakteri Enterococcus faecalis di beberapa layar sentuh yang dijadikan sebagai bahan penelitian.

3. Es

Bakteri dapat tumbuh subur di dalam air, sehingga masuk akal jika mereka dapat berkembang biak dalam tumpukan es. Dalam sebuah studi ditemukan beberapa jenis bakteri yang dapat menyebabkan infeksi dari es yang diambil dari bar dan restoran.

4. Irisan jeruk nipis

Irisan jeruk nipis membuat minuman terlihat menarik. Namun, irisan jeruk yang sering bertengger di bibir gelas itu juga bisa menjadi media persebaran kuman. Dalam sebuah penelitian, 70% sampel irisan jeruk nipis memiliki organisme sejenis bakteri.

5. Meja prasmanan

Jenis restoran all you can eat biasanya menyediakan makanan di meja prasmanan, di mana Anda bisa mengambil makanan sepuasnya. Tapi, ada satu masalah besar, yakni kenyataanya bahwa alat untuk mengambil makanan dipegang secara bergantian oleh banyak orang. Kuman bisa berpindah, tumbuh dan berkembang di benda maupun tempat tersebut.

6. Baki atau nampan

Satu studi menunjukkan bahwa baki atau nampan yang sering digunakan untuk membawa makanan memiliki tingkat kuman yang tinggi, yaitu lebih dari 200. Jumlah tersebut lebih tinggi daripada kuman yang ada kamar mandi dan karpet gym.

7. Bumbu

Garam, merica, saus tomat, dan mustard dimaksudkan untuk menambah cita rasa makanan Anda. Di balik itu, siapa sangka bahwa deretan bumbu tersebut ternyata mampu meningkatkan jumlah kuman dalam makanan Anda.

Benda-benda yang menjadi wadah bumbu tersebut, seperti botol, gelas, dan lainnya bisa menjadi rumah bagi bakteri seperti E. coli dan coliform.

8. Permukaan meja

Anggapan bahwa kuman bisa hilang sepenuhnya setelah meja restoran dibersihkan adalah teori belaka. Ini karena kain lap yang digunakan untuk membersihkan meja tidak sepenuhnya bebas kuman, karena sebelumnya telah digunakan untuk membersihkan banyak permukaan meja dalam satu waktu.

Kuman ada di mana-mana. Karenanya, selalu waspada dan jagalah kebersihan diri dengan saksama. Jangan biarkan kuman menyebabkan penyakit berbahaya dan mengganggu kualitas hidup Anda. Lakukan gaya hidup bersih dan sehat mulai saat ini. Dan, jangan lupa untuk cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir secara berkala.

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar