Sukses

5 Kunci Penting agar Makanan Lebih Aman untuk Dikonsumsi

Ada beberapa hal yang menentukan apakah suatu makanan layak atau aman dikonsumsi. Apa saja kunci pentingnya?

Klikdokter.com, Jakarta Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan apakah suatu makanan layak atau aman dikonsumsi. Ada lima kunci penting yang harus diketahui dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari.

Keamanan dari makanan merupakan tidak adanya bahaya tertentu pada makanan, yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada individu yang mengonsumsinya. Hal berbahaya yang dimaksud adalah faktor mikrobiologis, kimiawi, dan fisik alami yang sering kali tak kasat mata, seperti bakteri, virus, atau residu pestisida.

Keamanan dari makanan merupakan hal penting yang harus dijamin dalam setiap tahapan rantai makanan, mulai dari produksi, panen, pemrosesan, penyimpanan, distribusi, hingga ke tangan konsumen yang meliputi tahapan pengolahan dan konsumsi.

Dengan estimasi 600 juta kasus penyakit akibat makanan yang terjadi tiap tahunnya, makanan yang tidak aman untuk dikonsumsi menjadi ancaman bagi kesehatan manusia, perekonomian negara, serta memengaruhi individu dari berbagai kalangan.

Kunci penting agar makanan lebih aman untuk dikonsumsi

Makanan merupakan titik awal dari energi, kesehatan, dan kesejahteraan manusia. Oleh sebab itu, keamanan dari makanan yang Anda konsumsi harus benar-benar terjamin.

Berikut ini adalah lima kunci yang harus dipenuhi agar makanan lebih aman untuk dikonsumsi:

  1. Menjaga kebersihan makanan

Ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, yaitu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum mempersiapkan makanan, serta mencuci tangan setelah menggunakan toilet. Selain itu juga mencuci semua permukaan dan peralatan yang digunakan untuk mempersiapkan makanan, serta melindungi area dapur dan ruang makan dari serangga, hama, dan hewan lainnya.

  1. Memisahkan makanan yang mentah dan matang

Pisahkan daging, ayam, dan seafood yang mentah dari makanan jenis lainnya. Selain itu, juga penting untuk menggunakan peralatan yang berbeda, seperti pisau dan talenan untuk mengolah makanan mentah secara khusus.

Penyimpanan makanan mentah juga dapat dilakukan menggunakan wadah tertutup untuk mencegah kontak antara makanan yang mentah dengan makanan yang sudah diproses.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

  1. Memasak secara saksama

Makanan seperti daging, ayam, telur, dan seafood harus dimasak dengan benar. Misalnya, makanan seperti sup dan sebagainya sebaiknya dihangatkan hingga mendidih untuk memastikan bahwa suhu yang tercapai setidaknya di atas 70 derajat Celcius.

Untuk daging dan ayam, pastikan bahwa warna dari airnya jernih, bukan merah muda. Untuk cara yang lebih ideal, Anda juga dapat menggunakan termometer daging. Selain itu, pastikan bahwa makanan yang dihangatkan kembali juga dilakukan secara saksama.

  1. Jaga suhu makanan

Untuk makanan yang telah dimasak dan disajikan, pastikan bahwa makanan tersebut tidak dibiarkan pada suhu ruangan selama lebih dari 2 jam.

Makanan sisa tersebut bisa disimpan di lemari pendingin (dengan suhu di bawah 5 derajat Celcius) dan menghangatkannya kembali segera sebelum disajikan (dengan suhu yang sebaiknya sekitar 60 derajat Celcius).

Selain itu, jangan lupa bahwa makanan tak boleh terlalu lama disimpan di dalam lemari pendingin dan makanan beku tidak boleh dihangatkan dalam suhu ruangan.

  1. Gunakan air dan bahan baku yang bersih

Untuk keperluan memasak, air yang digunakan harus memiliki mutu terjamin.

Selain itu, Anda juga dapat memilih bahan baku makanan yang segar dan memilih makanan yang telah diproses dari segi keamanan, seperti susu yang telah melalui proses pasteurisasi.

Apabila anda hendak mengonsumsi buah dan sayur, sebaiknya dicuci terlebih dahulu, dan jangan gunakan makanan yang telah melewati tanggal kedaluwarsa.

Sebagai informasi, hari ini bertepatan dengan Hari Keamanan Makanan Sedunia (World Food Safety Day). Pada momen ini, berbagai kegiatan dan kampanye akan dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya keamanan makanan. Dengan mengetahui lima kunci agar makanan lebih aman untuk dikonsumsi, diharapkan angka kejadian penyakit akibat konsumsi makanan yang tidak aman dapat menurun.

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar