Sukses

Tips Mudik Nyaman bagi Penderita Asam Urat

Jangan sampai asam urat mengganggu perjalanan mudik Anda! Berikut tips mudik nyaman bagi penderita asam urat.

Klikdokter.com, Jakarta Gejala nyeri sendi akibat asam urat bisa muncul tanpa aba-aba. Dengan rasa nyeri yang begitu berat, asam urat yang kambuh bisa merusak momen kapan pun dan di mana pun, termasuk saat mudik Lebaran.

Nah, agar asam urat tidak makin nyeri saat di tengah perjalanan, ada beberapa hal yang harus Anda persiapkan.

Beratnya nyeri sendi akibat asam urat

Kadar asam urat darah yang tinggi dapat menumpuk sebagai kristal di sendi-sendi tubuh, terutama sendi jari kaki atau tangan. Kristal-kristal asam urat inilah yang dapat menyebabkan peradangan sendi hingga muncul rasa nyeri.

Asam urat bisa muncul di dalam darah ketika tubuh memetabolisme purin. Purin secara normal memang ada dalam tubuh. Namun, purin juga ditemukan pada beberapa jenis makanan, misalnya daging sapi, jeroan, emping, bayam, dan makanan laut. Beberapa jenis minuman juga mengandung kadar purin yang tinggi, misalnya alkohol serta minuman dengan pemanis.

Ketika jenis-jenis makanan dan minuman di atas dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan, kadar asam urat darah pun meningkat lebih dari normal (kondisi ini disebut hiperurisemia). Bila kadar asam urat darah sudah lebih dari 7 mg/dL, maka sudah tergolong sebagai hiperurisemia.

Risiko munculnya gejala-gejala berikut akan semakin meningkat ketika terjadi hiperurisemia:

  • Nyeri hebat mendadak pada sendi. Adapun, sendi-sendi yang paling sering terkena adalah sendi besar, seperti sendi ibu jari kaki, pergelangan, lutut, siku, dan pergelangan tangan.
  • Sendi yang nyeri tampak membengkak, kemerahan, serta hangat
  • Jangkauan gerak sendi menjadi terbatas

Tanpa pengobatan, serangan nyeri bisa menyerang sendi-sendi lain, serta rasa nyeri yang dirasakan makin berat dan makin lama.

1 dari 2 halaman

Tips mudik nyaman meski menderita asam urat

Kabar baiknya, penyakit sendi akibat kadar asam urat tinggi dapat dikontrol. Nilai kadar asam urat darah yang tinggi juga dapat diturunkan secara perlahan dengan kombinasi gaya hidup yang tepat dan obat-obatan.

Nah, bagi Anda yang ingin mudik, ini tips panduan bagi penderita asam urat:

  1. Waspadai sajian khas Lebaran yang tinggi purin

Kadar asam urat dapat melonjak ketika mengonsumsi makanan yang tinggi purin. Antisipasilah hal ini dengan berhati-hati memilih kudapan yang Anda santap selama mudik Lebaran. Hidangan Lebaran yang mengandung purin cukup tinggi, misalnya gulai daging, gulai jengkol, opor ayam, dan sajian berbahan dasar jeroan.

Camilan khas Lebaran seperti kacang-kacangan juga mengandung purin cukup banyak. Bila memang kadar asam urat Anda begitu tinggi, ada baiknya untuk membatasi jenis-jenis makanan tersebut. Pilihlah jenis makanan dan camilan lain yang lebih aman untuk Anda, buah-buahan misalnya.

  1. Minum obat penurun kadar asam urat dengan rutin

Konsumsilah obat penurun kadar asam urat secara rutin. Bila benar terdiagnosis mengalami hiperurisemia, perolehlah obat dari dokter Anda. Konsumsilah obat tersebut secara rutin hingga mencapai target yang diinginkan, termasuk selama libur mudik Lebaran.

Ketika kadar asam urat darah turun hingga level normal, secara perlahan-lahan tumpukan kristal di sendi juga akan berkurang. Kemudian, kekambuhan rasa nyeri akan berangsur-angsur berkurang.

  1. Obat antiradang jangan tertinggal!

Selalu siap sedia obat penghilang rasa nyeri (obat antiradang). Hal ini untuk mengantisipasi rasa nyeri akibat peradangan sendi yang sering muncul secara mendadak. Tergantung seberapa sering kekambuhannya, membawa obat dalam jumlah yang cukup lebih disarankan.

  1. Libatkan keluarga untuk mengingatkan

Mungkin saja akibat keseruan momen Lebaran, Anda tidak sadar bahwa makanan yang tersaji di depan Anda mengandung kadar purin cukup tinggi. Libatkan anggota keluarga lain untuk membantu mengingatkan mengenai komitmen Anda membatasi asupan tinggi asam urat. Informasikan pada keluarga mengenai jenis-jenis makanan yang harus Anda waspadai.

Penderita asam urat tidak perlu terlalu khawatir untuk melakukan perjalanan mudik libur Lebaran. Kondisi kekambuhan penyakit tersebut dapat dikontrol dengan pola makan yang sehat. Namun demikian jalankan komitmen, konsistensi, dan kesungguhan Anda dalam menjalankan tips-tips di atas agar asam urat tidak kambuh di perjalanan.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar