Sukses

Usir Hipertensi dengan Belimbing, Apakah Manjur?

Buah belimbing katanya mampu menurunkan tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi. Apakah benar begitu?

Klikdokter.com, Jakarta Pernahkah Anda mengonsumsi buah belimbing dengan menggunakan garam berbumbu? Jika ya, bagaimana rasanya? Segar, bukan? Rasa asam dan manis dari buah belimbing yang bercampur dengan asinnya garam bisa bikin penikmatnya langsung melek dan ingin mengonsumsinya terus-menerus!

Sayangnya, hal itu tidak berlaku buat penderita hipertensi. Mereka hanya boleh makan buah belimbing tanpa memakai cocolan garam. Ya, cukup belimbingnya saja, karena buah yang satu ini dipercaya bisa menurunkan tekanan darah tinggi.

Belimbing untuk turunkan tekanan darah

Memang benar bahwa belimbing dapat secara alami menurunkan tekanan darah yang tinggi. Hal ini dibenarkan oleh dr. M. Dejandra Rasnaya dari KlikDokter. Menurutnya, memang ada penelitian yang membahas keterkaitan antara buah belimbing dengan penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi.

“Sudah ada beberapa penelitian yang melaporkan bahwa belimbing terbukti ampuh mengatasi darah tinggi. Dan itu semua berkat zat kalium dan pektin yang terkandung dalam buah belimbing,” jelas dr. Dejandra.

Kalium itu sendiri berfungsi untuk mengatur kontraksi dan relaksasi otot jantung, sehingga pembuluh darah melebar, aliran darah lancar dan tekanan darah menjadi normal.

Kendati demikian, tidak diketahui pasti berapa jumlah belimbing yang mesti dikonsumsi agar tekanan darah penderita hipertensi tetap di rentang normal. Hal yang jelas, bila buah berwarna kuning ini dikonsumsi secara teratur, pasti tekanan darah akan membaik, apalagi bila diimbangi dengan perubahan gaya hidup dan pola makan rendah garam (natrium).

1 dari 2 halaman

Manfaat lain buah belimbing

Buah belimbing punya kandungan air yang banyak, sehingga bisa menyegarkan tubuh Anda plus tidak bikin gemuk. Satu buah belimbing hanya mengandung sekitar 6 gram karbohidrat. Sedangkan, dalam secangkir buah belimbing, terkandung 9 gram karbohidrat.

Rasa manis dari buah belimbing berasal dari gula alami yang hanya berjumlah 4 gram. Fruktosanya terkombinasi dengan serat dan vitamin, sehingga baik untuk tubuh. Bagi Anda penderita hipertensi yang ingin menurunkan berat badan supaya terhindar dari risiko penyakit kardiovaskular, buah belimbing adalah solusinya.

Tak berhenti di situ, mengonsumsi secangkir buang belimbing juga dapat memenuhi 14% kebutuhan serat harian untuk memelihara kesehatan pencernaan dan menurunkan kolesterol jahat.

Buah ini juga mengandung lemak kurang dari 1 gram, sehingga sangat baik untuk penderita hipertensi yang punya obsesi dalam menurunkan berat badan. Lemak yang terkandung dalam belimbing adalah lemak tak jenuh ganda yang bisa menghasilkan vitamin E dan antioksidan. Nantinya, senyawa itulah yang dapat membantu melindungi sel-sel tubuh.

Ketika berat badan sudah turun ke rentang ideal berkat konsumsi buah belimbing, tekanan darah akan stabil di rentang normal dan terjadinya penyakit jantung dan stroke di kemudian hari bisa dihindari.

Jangan makan belimbing jika …

Mengonsumsi buah belimbing untuk menurunkan tekanan darah hanya cocok untuk penderita hipertensi yang belum parah. Jadi, apabila penyakit hipertensi sudah sampai menyerang organ ginjal hingga bermasalah (komplikasi), maka orang tersebut tidak dianjurkan untuk mengonsumsi buah belimbing.

Menurut National Kidney Foundation, konsumsi buah belimbing pada orang yang menderita penyakit ginjal akan menimbulkan reaksi seperti cegukan, kebingungan, dan kejang. Hal itu disebabkan oleh ketidakmampuan ginjal untuk memproses dan membuang “racun” dari buah belimbing. Alhasil, yang terjadi kemudian adalah kerusakan pada otak.

Kesimpulannya, belimbing memang ampuh untuk menurunkan tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi. Namun, hal ini hanya berlaku untuk penderita hipertensi yang penyakit masih belum parah. Apabila penyakitnya sudah terlanjur parah dan menyebabkan komplikasi hingga ke ginjal, belimbing malah bisa membawa malapetaka bagi kesehatan.

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar