Sukses

Tips Sit Up Saat Puasa Ramadan

Anda terbiasa melakukan sit up setiap pagi? Jangan jadikan puasa Ramadan sebagai alasan untuk bermalas-malasan. Ikuti tips berikut ini.

Klikdokter.com, Jakarta Bagi Anda yang memang secara rutin berolahraga, bulan Ramadan tentunya membutuhkan penyesuaian agar tetap bisa menjalankan rutinitas tersebut selama puasa Ramadan. Salah satu jenis olahraga yang kerap dilakukan adalah sit up di pagi atau sore hari. Namun, ada anggapan bahwa olahraga justru akan membuat tubuh semakin lemas saat berpuasa.

Padahal, dilansir dari situs Mercola.com milik Dr. Joseph Mercola yang merupakan ahli diet menyebutkan bahwa olahraga dan puasa yang dilakukan bersama justru dapat meningkatkan kesehatan otot. Bila dilakukan selama berpuasa, olahraga akan meremajakan otak dan jaringan otot.

Selain itu, olahraga sit up memiliki beberapa manfaat lain seperti menjaga kestabilan gerakan tubuh, menjaga pencernaan dan peredaran darah.

Perhatikan ini saat ingin sit up di bulan puasa

Menjalankan olahraga seperti sit up di bulan Ramadan memang perlu trik khusus agar tubuh tidak lemas dan tujuan olahraga Anda tercapai. Berikut ini adalah beberapa diantaranya:

  1. Lakukan saat perut kosong

Dilansir dari Mercola.com, Anda disarankan berolahraga di pagi hari, sekitar 30 menit sebelum sahur, yakni saat perut kosong. Atau, Anda juga bisa melakukannya 30 menit sebelum berbuka puasa.

Durasi olahraga bisa berbeda-beda setiap orang. Namun, standar untuk berolahraga di tengah berpuasa adalah sekitar 30-60 menit setiap sesinya.

  1. Perbanyak konsumsi protein saat sahur

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Medicine and Science in Sports & Exercise memaparkan bahwa konsumsi protein sekitar 30 menit sebelum berolahraga dapat meningkatkan metabolisme tubuh selama 24 jam setelah berolahraga.

Oleh sebab itu, bangunlah lebih awal sebelum waktu sahur bila Anda ingin tetap berolahraga setiap harinya selama puasa Ramadan. Selain itu, perbanyak juga menu sahur yang mengandung protein untuk mendukung metabolisme setelah berolahraga.

  1. Hindari gorengan

Sebisa mungkin hindari makanan yang digoreng dengan minyak berlebih ataupun makanan berlemak jika ingin sit up yang Anda lakukan selama Ramadan memberikan hasil yang signifikan. Lebih baik, gantilah dengan sayur dan buah.

  1. Perbanyak minum air sebelum atau setelah sit up

Minumlah banyak air putih sebelum berolahraga saat sahur, atau setelah selesai berolahraga dan telah tiba waktu berbuka puasa. Selain air putih, minuman seperti air kelapa juga dapat Anda konsumsi untuk meningkatkan elektrolit dalam tubuh. Hal ini dapat membantu meningkatkan fungsi jantung, saraf dan otot.

  1. Lakukan dengan santai dan jangan memaksakan diri

Lakukan sit up dengan santai, tak perlu terlalu terburu-buru, sehingga Anda tak mudah lelah. Menurut dr. Reza Fahlevi dari KlikDokter, frekuensi olahraga ini sebaiknya dilakukan 5-6 kali dalam seminggu dengan durasi minimal 30 menit.

“Sesuaikan intensitas dan frekuensi olahraga dengan kesanggupan Anda dan saran dari dokter. Dan ingat, segeralah berhenti bila jantung berdetak terlalu kencang, merasa pusing, pandangan kabur, atau sesak napas,”jelasnya.

Intinya, jangan melakukan olahraga bila Anda merasa lemah atau sakit, meskipun intensitas latihan sudah diturunkan.

Sit up di kala puasa nyatanya masih mungkin Anda lakukan, karena masih tergolong olahraga sederhana, sama seperti berjalan kaki dan joging.

Meski demikian, perlu diketahui bahwa otot Anda membutuhkan waktu hingga 2 minggu untuk beradaptasi dengan lemak selama berpuasa. Namun selanjutnya, Anda akan terbiasa melakukannya.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk ikuti kiat-kiat di atas bila Anda ingin melakukan sit up di bulan puasa. Dengan demikian, puasa Ramadan lancar, tubuh pun tetap bugar dan sehat. Bonusnya, Anda bisa sekaligus menurunkan berat badan!

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar