Sukses

Ingin Cepat Hamil, Kenali Spesialis Kesuburan yang Tepat!

Kadang menemui dokter spesialis kandungan saja tak cukup. Jika ingin cepat hamil, kenali spesialis kesuburan sesuai kebutuhan!

Klikdokter.com, Jakarta Sebagian besar pasangan mendambakan hadirnya buah hati. Konsultasi dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan pun dilakukan. Meski demikian, untuk pasangan yang sudah bertahun-tahun ingin hamil tapi belum juga berhasil, mungkin yang perlu Anda temui adalah spesialis kesuburan.

Dilansir dari Verywell Family, spesialis kesuburan biasanya adalah seorang ginekolog atau ahli urologi yang memiliki pelatihan tambahan untuk menangani masalah seputar organ reproduksi. Di Indonesia, spesialis ini biasanya menyandang gelar Sp.OG, KFER, yaitu Konsultan Fertilitas-Endokrinologi Reproduksi. Speasialisasi tambahan mereka adalah penanganan terhadap masalah seputar organ reproduksi.

Alasan kenapa perlu spesialis kesuburan

Jika Anda sudah merencanakan kehamilan selama bertahun-tahun tetapi belum juga dikaruniai anak, biasanya dokter spesialis kandungan (ob-gyn) akan merujuk Anda ke ahli kesuburan. Beberapa alasan yang mendasarinya antara lain:

  • Anda sulit hamil lebih dari enam bulan pernikahan (usia di atas 35 tahun)
  • Anda sulit hamil lebih dari satu tahun pernikahan (usia di bawah 35 tahun)
  • Anda pernah mengalami lebih dari dua kali keguguran
  • Anda baru mulai mencoba hamil dengan faktor risiko, seperti siklus haid tidak teratur, kondisi genetik, atau infeksi menular seksual
  • Anda atau pasangan adalah penderita kanker

Rujukan ke dokter spesialis yang lebih spesifik tentu didasari oleh kondisi fisik serta kebutuhan pasiennya. Meski demikian, rujukan yang Anda terima baiknya jangan langsung diiyakan dan berusahalah untuk mencari tahu sendiri juga.

Berikut ini beberapa panduan tentang beragam jenis dokter spesialis kesuburan.

1. Ahli endokrin reproduksi

Ahli endokrin reproduksi atau RE adalah seorang ginekolog yang memiliki pelatihan tambahan dalam perawatan infertilitas dan kesuburan, baik wanita maupun pria. Mereka mengelola, melaksanakan, dan meresepkan berbagai tes dan perawatan kesuburan, termasuk inseminasi intraurine (IUI) bayi tabung (IVF).

Mereka pun dapat membantu pasien kanker yang ingin  mendapat momongan dengan cara pengawetan kesuburan (fertility preservation), bekerja sama dengan ahli onkologi untuk mengoordinasi pengawetan tersebut sebelum perawatan kanker mengancam kesuburan pasien. Itu berarti, jika Anda dan/atau pasangan memiliki kanker, dokter spesialis kesuburan ini cocok untuk Anda.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

2. Ahli andrologi

Androlog adalah ahli urologi yang telah menyelesaikan pelatihan tambahan tentang kesuburan pria. Mereka akan mencari tahu penyebab jumlah sperma yang rendah dan melakukan biopsi testis untuk digunakan dalam ekstraksi sperma testis (TESE).

Perlu diketahui, menurut dr. Fiona Amelia, MPH, dari KlikDokter, kesuburan pria dapat dilihat dari jumlah sel spermanya.

“Paling sedikit adalah 15 juta/mL dalam satu ejakulasi,” kata dr. Fiona singkat.

Mereka juga akan mengobati infeksi reproduksi, disfungsi ereksi, torsio testis (buah zakar terpelintir), dan testis yang tidak turun (undescended testicle atau kriptorkismus). Bila ternyata yang menjadi penyebab belum hadirnya momongan dalam keluarga kecil Anda adalah dari pihak suami, maka konsultasi dengan androlog bisa sangat membantu.

3. Ahli bedah reproduksi

Sebenarnya, ahli endokrin juga bisa melakukan pembedahan. Namun, ahli bedah reproduksi dapat melakukan pembedahan di luar masalah program hamil, asalkan berkaitan dengan organ reproduksi. Misalnya saja, ahli bedah reproduksi dapat mengangkat fibroid (mioma uteri) atau mengobati endometriosis (kondisi ketika jaringan yang membentuk lapisan dalam dinding rahim tumbuh di luar rahim) melalui operasi. Seorang ahli bedah reproduksi juga dapat melakukan vasektomi dan ligasi tuba (kontrasepsi permanen atau strerilisasi wanita).

4. Ahli imunologi reproduksi

Bagi Anda yang kerap mengalami keguguran, kondisi infertilitas yang sulit dijelaskan, atau kegagalan IVF terus-menerus, menemui seorang ahli imunologi reproduksi bisa dijadikan solusi. Sebab, mereka memiliki pengetahuan gabungan antara penyakit autoimun dengan reproduksi. Seorang wanita yang mengalami penyakit autoimun seperti lupus atau artritis reumatoid yang ingin hamil, pergilah berkonsultasi dengan spesialis ini.

Empat spesialis kesuburan di atas biasanya akan direkomendasikan oleh dokter spesialis kandungan Anda, jika selama periode tertentu kehamilan belum juga terjadi. Dengan mengenali spesialis kesuburan yang tepat, yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi Anda, Anda dan pasangan bisa merencanakan kehamilan dengan lebih detail. Selain itu, dukung juga lewat pengelolaan stres yang baik. Pasalnya, dr. Fiona juga mengingatkan bahwa kondisi stres, apalagi yang berat, bisa membuat Anda dan pasangan sulit mendapatkan momongan.

(RN/ RVS)

1 Komentar