Sukses

Kiat Jitu Bebas Vertigo Saat Naik MRT

Yuk, habiskan akhir pekan dengan naik MRT. Tapi, penderita vertigo harus waspada agar tak kambuh saat gunakan moda transportasi ini.

Klikdokter.com, Jakarta Menikmati akhir pekan dengan naik Mass Rapid Transit (MRT) akan menjadi pengalaman yang menarik, apalagi moda transportasi ini bisa dibilang sesuatu yang baru di Jakarta. Pemerintah provinsi DKI Jakarta masih menggratiskan naik MRT sampai Minggu (31/3). Dan, hari ini bisa jadi menjadi hari yang tepat untuk mencobanya sambil menikmati akhir pekan. Sayangnya, tidak semua orang dapat menikmati keseruan naik MRT karena kondisi kesehatan tertentu, misalnya akibat vertigo.

Jika Anda pernah merasakan pusing berputar, nah itulah vertigo. Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, ada banyak hal yang dapat menyebabkan vertigo. Salah satu yang paling sering terjadi adalah masalah di organ keseimbangan yang terdapat di telinga bagian dalam.

“Gejalanya bisa pusing berputar, sensasi tubuh terbalik atau ruangan yang terbalik, sempoyongan, mual, muntah, dan telinga berdenging,” ujar dr. Sepriani.

Kiat jitu terhindar dari vertigo

Sebagian besar kasus vertigo adalah kondisi yang jinak. Meski demikian, gejalanya dapat sangat mengganggu penderita dan membuat mereka enggan untuk bepergian jauh, termasuk jalan-jalan dengan naik MRT.

Menurut dr. Sepriani, ada dua fase yang bisa Anda lakukan supaya terhindar dari vertigo, yakni baik sebelum maupun selama berada di dalam MRT.

Sebelum bepergian:

  • Kenali pencetus vertigo

Anda perlu mengetahui pencetus vertigo agar Anda tahu cara mengusirnya ketika vertigo datang. Biasanya ada beberapa hal yang dapat mencetuskan munculnya vertigo, bisa karena kelelahan, konsumsi makanan manis dan makanan asin, duduk atau berdiri terlalu lama, atau faktor lainnya. Sebelum bepergian naik MRT, kenali dan pahami dulu kondisi yang mencetuskan vertigo Anda dan lakukan pencegahan.

  • Rencanakan perjalanan Anda

Perencanaan yang baik juga menjadi salah satu cara untuk mencegah vertigo. Cari tahu tempat tujuan dan perjalanan yang akan Anda tempuh. Ketahui juga lama perjalanan, cuaca di tempat tujuan, hingga informasi seperti adakah fasilitas kesehatan di sana. “Waspada juga dengan perubahan tekanan udara, jalan yang berliku-liku, dan kelembapan udara yang dapat memicu vertigo," ujar dr. Sepriani.

dr. Sepriani menyarankan Anda penderita vertigo untuk tidak melakukan solo travelling. Ajaklah teman atau keluarga untuk bepergian menemani. Jadi ketika gejala vertigo muncul, ada rekan yang dapat menolong dan mendampingi Anda.

  • Siapkan obat-obatan rutin

“Sebelum bepergian, sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter dan siapkan obat-obatan rutin untuk vertigo sesuai dengan anjuran dokter,” ungkap dr. Sepriani. Penting juga untuk membawa obat-obatan dalam jumlah lebih, terutama yang akan Anda konsumsi saat merasa pusing berputar. Jadi bila ada delay waktu dalam perjalanan, obat-obatan Anda masih tersedia dalam jumlah cukup.

1 dari 2 halaman

Selama perjalanan:

  • Istirahat di tengah perjalanan

Bila memungkinkan, istirahatlah jika Anda mulai merasa kelelahan. Pasalnya, kelelahan adalah salah satu penyebab vertigo.

  • Bawa botol air

Pastikan Anda selalu cukup minum agar tidak kekurangan cairan. Sebab, vertigo bisa muncul akibat dehidrasi.

  • Siapkan camilan sehat

Jangan lupa juga untuk menyiapkan camilan sehat yang bisa Anda makan selama perjalanan, seperti buah potong atau yoghurt. “Hindari camilan tinggi kalori dan tinggi gula, seperti cokelat dan kue manis. Kandungan gula yang tinggi dalam makanan juga bisa bikin vertigo,” ungkap dr. Sepriani.

  • Pilih posisi yang pas dan usahakan melihat ke depan

Model bangku MRT yang menyamping sangat rentan menyebabkan kekambuhan bagi penderita vertigo. Ini karena penderita vertigo sebisa mungkin harus melihat ke depan. Selain itu, hindari aktivitas yang membuat mata terfokus pada benda diam, seperti membaca, melihat layar laptop, atau ponsel.

Itulah kiat-kiat jitu untuk membantu Anda terhindar dari vertigo saat naik MRT. Vertigo memang sangat mengganggu ketika sedang menyerang. Saran di atas bisa Anda ikuti dengan beberapa modifikasi yang mungkin sering Anda lakukan. Jika vertigo yang Anda alami tidak segera membaik, segera periksa ke dokter.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar