Sukses

Berapa Lama Sebaiknya Menyimpan Makanan dalam Kulkas?

Menyimpan makanan dalam kulkas memang membuatnya tahan lama. Namun, ternyata tetap ada batas waktunya. Berapa lama sebaiknya?

Kebanyakan orang menganggap bahwa dengan menyimpan makanan di dalam kulkas, makanan tersebut akan bertahan dalam waktu lama. Padahal, tidak selalu demikian.

Sebagian makanan memang harus disimpan di dalam kulkas untuk memperlambat pertumbuhan kuman serta menjaga makanan tetap segar dan aman untuk dikonsumsi lebih lama. 

Kendati demikian, makanan memiliki jangka waktu bertahan tertentu saat disimpan dalam kulkas. Lalu, berapa lama Anda bisa menyimpan makanan di kulkas?

1 dari 3 halaman

Faktor Penentu Daya Tahan Makanan

Anda harus mengetahui apa saja yang mempengaruhi daya tahan makanan di dalam kulkas. Dengan demikian, Anda dan keluarga akan terhindar dari keracunan makanan ataupun gangguan saluran pencernaan lainnya.

Nah, berikut adalah hal-hal yang harus Anda perhatikan ketika akan menyimpan makanan di kulkas:

1. Perawatan Kulkas

Suhu kulkas yang baik adalah ≤ 5 ºC. Anda mungkin perlu melakukan pengecekan berkala apabila memiliki termometer internal kulkas agar senantiasa akurat.

Bersihkan dan periksaa kulkas Anda secara rutin untuk memastikannya tetap bersih dan berfungsi optimal.

2. Tanggal Kedaluwarsa

Sebaik apa pun Anda menyimpan makanan di kulkas, tidak ada makanan yang bertahan selamanya. Anda perlu memperhatikan tanggal kedaluwarsa, terutama jika kebanyakan makanan yang Anda simpan adalah makanan kemasan.

Sebagian besar makanan kemasan memiliki tanggal ‘use by’ atau ‘best before’. ‘Use by’ menandakan makanan tersebut harus cepat dihabiskan, dan akan berbahaya bila Anda mengonsumsinya lewat dari tanggal tersebut. 

Artikel Lainnya: Daftar Makanan yang Tak Perlu Anda Simpan di Kulkas

Makanan tersebut dapat tampak dan tercium baik-baik saja setelah tanggal ‘use by’ terlewati. Namun, ini tak berarti makanan tersebut aman untuk dikonsumsi.

Sementara itu, ‘best before’ digunakan pada makanan dengan waktu konsumsi yang lebih lama. Tanggal yang tertera menunjukkan sampai kapan makanan tersebut masih dalam kualitas prima untuk dikonsumsi.

Mengonsumsi makanan yang melewati tanggal ‘best before’ selama beberapa hari tidaklah berbahaya. Namun, kualitasnya tentu sudah menurun.

3. Membekukan Makanan

Hampir semua makanan dapat dibekukan, seperti:

  • Produk susu dan turunannya: susu, yoghurt, dan keju.
  • Protein: berbagai jenis daging dan ikan, telur.
  • Karbohidrat: telur (termasuk telur rebus), beras, roti.
  • Buah: pisang, yang dikupas terlebih dahulu dari kulitnya dan dibungkus, atau disimpan di dalam wadah sebelum dibekukan.
  • Makanan yang telah dipanggang.

Makanan dengan kadar air yang tinggi, seperti stroberi dan tomat, akan melembek meski dibekukan. Namun, akan tetap baik untuk diolah dalam masakan.

Artikel Lainnya: Awas, Keracunan Freon Kulkas Bisa Terjadi di Rumah Anda!

4. Jenis Makanan

Lamanya menyimpan makanan di kulkas bergantung pada jenis makanan tersebut. Berikut variasi daya tahan makanan yang disimpan dalam kulkas dengan suhu 4.4 ºC ke bawah:

  • 1-2 hari: sosis mentah yang terbuat dari ayam, kalkun, maupun sapi, serta ayam atau kalkun yang utuh maupun sudah dipotong-potong.
  • 3-4 hari: sup sayur, pizza, chicken nugget.
  • 3-5 hari: berbagai salad telur, ayam, tuna, potongan daging, protein yang telah dipanggang.
  • 1 minggu: hotdog yang terbuka.

Apabila berbagai makanan di atas disimpan di dalam freezer, daya tahan yang dimiliki tentunya akan lebih panjang.

2 dari 3 halaman

Bahaya Menyimpan Makanan Terlalu Lama di Kulkas

Menyimpan makanan terlalu lama di dalam kulkas akan membuat bakteri yang menempel pada makanan berlipat ganda. 

Hal ini memicu proses dekomposisi yang melepaskan zat kimiawi ke dalam makanan, sehingga menimbulkan rasa tengik. 

Bakteri tumbuh paling cepat pada suhu ruangan (antara 5 ºC hingga 60 ºC). Walau makanan tersebut disimpan di dalam kulkas, hal itu tidak akan menghentikan proses yang dilakukan oleh bakteri secara penuh.

Bakteri yang merugikan tubuh dapat tumbuh pada makanan yang sudah dimasak maupun dihangatkan kembali. Sebut saja salmonella, Esherischia coli, dan listeria, yang merupakan bakteri pemicu keracunan makanan.

Jika Anda mengonsumsi makanan yang sudah terlalu lama di kulkas, Anda bisa saja mengalami gangguan kesehatan. Contohnya nyeri perut yang hebat, mual, muntah, dan diare.

Komplikasi dehidrasi juga bisa dialami, apabila Anda kehilangan cairan berlebih dari muntah maupun diare tersebut. 

Bila Anda akan menyimpan makanan di dalam kulkas, perhatikan tanggal kedaluwarsa dan hal-hal yang memengaruhi daya tahan makanan tersebut. Makanan yang disimpan terlalu lama dikhawatirkan akan basi dan memicu bakteri untuk berkembang biak.

Jika Anda ingin menyimpan makanan sisa, dinginkan secepat mungkin (dalam 2 jam), kemudian simpan di dalam kulkas, dan konsumsi maksimal dalam 2 hari. 

Informasi menarik lainnya seputar kesehatan bisa Anda dapatkan dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar