Sukses

Pro Kontra Bioglass yang Perlu Anda Tahu

Apakah Bioglass benar-benar bermanfaat atau hanya sekadar gimik belaka? Simak penjelasannya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Mungkin Anda pernah mendengar tentang Bioglass yang diklaim memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Atau, mungkin Anda sudah membelinya? Terlepas dari apakah benar-benar bermanfaat bagi kesehatan atau tidak, Bioglass telah marak dijual, baik itu ditawarkan secara langsung oleh agennya atau pun dijual di berbagai laman belanja daring.

Bioglass diklaim bisa sembuhkan segala penyakit

Bioglass adalah sebuah lempeng kaca bundar yang dapat memancarkan energi skalar positif dalam radius 5 meter ke segala arah. Bioglass diklaim telah banyak digunakan di berbagai negara, seperti Jerman dan Australia dalam bidang pertanian, perkebunan, dan peternakan. Namun demikian, beberapa sumber menyebutkan bahwa Bioglass yang dijual ini diproduksi di Korea.

Bioglass terbuat dari kaca Amiran yang dikombinasi dengan 13 mineral alami yang dibuat dengan teknik khusus sehingga dapat memancarkan energi positif selama 20 tahun yang dapat bermanfaat positif untuk kesehatan tubuh. Energi tersebut diklaim dapat self healing atau menyembuhkan dirinya sendiri.

Banyak sekali klaim Bioglass yang berkaitan dengan kesehatan. Rasanya hampir semua penyakit diklaim dapat disembuhkan oleh Bioglass ini.

Bioglass dikatakan dapat membersihkan racun di dalam tubuh, melancarkan sembelit, mempercantik kulit, menyembuhkan autisme dan ayan, menghindari pengeroposan tulang, serta menyembuhkan penyakit diabetes, sakit kepala, influenza, penyakit jantung koroner, stroke, mag, ginjal, hipetensi, berbagai jenis kanker, asam urat, dan ambeien.

Tidak hanya bermanfaat menyembuhkan berbagai jenis penyakit, Bioglass bahkan diklaim dapat memperlambat pembusukan makanan dan juga bermanfaat bagi kualitas tumbuhan dankesehatan hewan. Semua manfaat itu disebut-sebut dapat diperoleh dengan meminum air yang telah melewati Bioglass, atau menggosokkan Bioglass ke daerah tubuh yang sakit. Benarkah demikian?

1 dari 2 halaman

Fungsi Bioglass

Bioglass ditemukan oleh Larry Hench dari Universitas Florida, Amerika, sekitar 50 tahun yang lampau. Bioglass yang selama ini dikenal dalam dunia ilmiah adalah sebuah material yang digunakan sebagai implan untuk menyambung tulang. Bioglass adalah material pertama yang dapat menyambung tulang dengan sangat baik, dan dapat didegradasi sendiri oleh tubuh, tapi tahan terhadap korosi.

Bioglass terbuat dari campuran berbagai mineral, yaitu silika, natrium, kalium, dan fosfat. Bioglass merupakan singkatan dari Bioactive Glass. Disebut bioaktif karena ia baru bisa aktif apabila terkena cairan tubuh, sementara disebut glass karena komponen utamanya adalah silika, yang merupakan bahan utama dari pembuatan gelas atau kaca.

Bioglass adalah bahan implan sintetis pertama yang dapat membentuk ikatan kimia dengan tulang, sehingga dapat menyatu dengan hampir sempurna dengan tulang. Hal itu menjadikan Bioglass dapat membentuk sambungan tulang yang lebih stabil dan dapat mengalami remodeling seiring dengan berjalannya waktu. Karena kelebihannya tersebut, Bioglass memiliki kemampuan menstimulasi sel-sel tulang untuk beregenerasi dan menghasilkan sel tulang yang baru.

Namun demikian, ada pula kekurangannya. Karena bukan merupakan bagian dari tubuh, Bioglass dapat mengaktifkan sistem kekebalan tubuh. Hal itu karena sistem imun tubuh mengenali Bioglass sebagai benda asing yang dapat membahayakan. Hal tersebut dapat membuat reaksi sistem imun, yakni menciptakan selubung mengelilingi Bioglass yang bisa menghambat penyatuan tulang dengan Bioglass.

Bermanfaat, tapi bukan segalanya

Penemuan Bioglass sangat membantu kemajuan teknologi di dunia kedokteran. Tentunya ini dapat sangat bermanfaat bagi para pasien, terutama pasien penderita masalah tulang dan gigi. Dengan bantuan implan Bioglass, masalah patah tulang dan gigi yang tanggal dapat tertangani dengan lebih baik.

Selain itu, baru-baru ini ditemukan juga bahwa Bioglass dapat digunakan untuk menutup luka yang sulit sembuh, seperti luka akibat diabetes maupun pasien yang berbaring terlalu lama (misalnya pasien stroke).

Meskipun demikian, bukti-bukti ilmiah yang ada dewasa ini merujuk kepada manfaat Bioglass sebagai implan untuk kasus tulang, gigi, dan luka kronis. Itu pun Bioglass harus dimasukkan ke dalam tubuh sebagai implan, tidak diminum atau digosok-gosok di tempat yang sakit, seperti anjuran penjual Bioglass di Indonesia. Lagipula, kemampuan suatu alat yang mengklaim dapat menyembuhkan berbagai penyakit sepertinya “terlalu indah” untuk dapat dipercaya.

Oleh karena itu, manfaat Bioglass yang diminum atau digosok di bagian tubuh yang sakit bagi kesehatan belumlah terbukti kebenarannya secara ilmiah. Untuk itu, jadilah konsumen dan pasien yang bijak dalam menyikapi berbagai terapi di dunia kesehatan dan kedokteran. Apabila Anda ragu akan kebenaran suatu informasi, berkonsultasilah kepada dokter untuk mendapatkan informasi yang benar.

[HNS/ RVS]

3 Komentar

  • Smart Plan

    Saya termasuk konsumen yang tdk percaya BioGlass tp tetap gunakan BioGlass krn benar-benar bisa menurunkan Hipertensi suami, sembuhkan deman & batuk anak, menghilangkan keluhan sakit kepala/migrain saya & keluhan nyeri sendi lutut dgn hanya menempelkan BioGlass sepanjang malam dilutut.

  • David Parinussa

    Saya termasuk salah satu yang meragukan Bioglass ini, meskipun istri saya sendiri sudah beli dan pakai. Saya penasaran saja kemana saya bisa melaporkan Bioglass ini agar dicek kebenarannya. Ini untuk melindungi konsumen Indonesia, yang sepertinya dimanfaatkan.

  • Maaf, saya hendak mengkoreksi. Bioactive Glass dengan Bioglass MCI SANGAT BEDA SEKALI. Bioglass MCI diadaptasi dari penemuan Biodisc oleh Dr. Ian Lyons yang telah dikembangkan kembali. Jadi Bioactive Glass (yang disingkat menjadi bioglass) BUKAN Bioglass produknya MCI, jadi tidak dapat di-Compare.