Sukses

Bahaya Tersembunyi di Balik Debu

Debu mungkin ada di sekitar kita tanpa disadari. Waspadalah, debu ternyata bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan, lho! Simak bahaya debu di sini.

Di mana pun Anda berada, debu tak bisa dipisahkan dari keseharian. Mulai dari kasur, meja kerja, hingga pakaian yang digunakan. Makhluk hidup juga bisa berkontribusi pada debu di lingkungan. Misalnya, partikel bulu hewan peliharaan, kecoak yang sudah mati, spora jamur, dan tungau debu.

Pernahkah Anda bertanya-tanya apa bahaya debu saat terhirup dan masuk ke dalam tubuh? Berikut beberapa bahaya debu bagi kesehatan.

1 dari 5 halaman

1. Memicu Alergi

Efek negatif paling umum bahaya debu bagi kesehatan adalah alergi. Tanda dan gejala alergi debu, meliputi mata gatal, berair, dan merah, bersin, serta hidung meler.

Kondisi ini bisa diperparah ketika Anda melakukan banyak aktivitas di luar ruangan, tapi urung menjaga kebersihan rumah, serta mengabaikan higienitas hewan peliharaan.

Tentunya, jika Anda atau anggota keluarga lainnya memiliki alergi debu, penting untuk membersihkan rumah secara teratur. Saat siang hari, bukalah semua jendela agar sirkulasi udara berjalan baik. 

Sinar matahari juga dapat masuk ke dalam rumah dan mengurangi kelembapan sehingga jamur juga tidak mudah tumbuh.

Artikel lainnya: Hati-hati, Debu Kayu Dapat Menyebabkan Kanker Paru!

Hindari juga penggunaan karpet pada lantai, terutama di kamar tidur. Anda bisa menggantinya dengan keramik, marmer, atau lantai kayu. Gunakan pula seprai dan sarung bantal antitungau untuk kamar.

2 dari 5 halaman

2. Meningkatkan Risiko Resistensi Antibiotik

Resistensi antibiotik ialah kemampuan bertahan bakteri dari efek antibiotik. Alih-alih mati, bakteri malah bertambah banyak.

Kondisi tersebut akan mempersulit proses penyembuhan penyakit yang disebabkan bakteri. Ada sejumlah hal yang dapat menyebabkan resistansi antiobiotik, seperti penggunaan antibiotik secara berlebih maupun tidak tepat. 

Terkait debu, perlu diingat bahwa debu bukanlah benda mati. Ada berbagai senyawa hidup di dalam butiran debu, salah satunya antibakteri bernama triklosan. Ia umum sekali ditemukan di dalam debu.

Di sisi lain, banyak sekali produk rumah tangga, seperti deterjen, pasta gigi, sabun, yang mengandung triklosan dan diklaim dapat membunuh bakteri. Hal ini kemudian dapat memicu dan memperburuk kondisi resistensi bakteri.

Para peneliti di Northwestern University, Chicago, Amerika Serikat, mencoba membandingkan 42 sampel debu yang diambil dari fasilitas olahraga.

Hasilnya, pada debu yang memiliki konsentrasi triklosan yang tinggi, bakterinya berpeluang mengalami perubahan gen yang mengarah pada resistensi antibiotik.

Artikel lainnya: 5 Penyebab Mengapa Anda Bersin Terus-menerus

3 dari 5 halaman

3. Iritasi Saluran Napas

Tak hanya udara di luar rumah yang bisa mengandung polutan. Debu yang beterbangan di udara dalam rumah juga merupakan polutan.

Debu rumah dapat mengandung berbagai komponen kecil yang ikut beterbangan, termasuk zat kimia di dalam produk pembersih dan perawatan rumah. Misalnya, cairan pembersih, pelapis kayu, tiner, dan cairan pembersih karat.

Jika cairan ini menguap dan ikut terbang bersama debu dalam rumah lalu terhirup, tentu dapat menimbulkan risiko.

Paparan komponen berbahaya tersebut pada saluran pernapasan terus-menerus dalam jangka panjang dapat merusak lapisan epitel. Akibatnya, bahaya debu bisa menimbulkan iritasi dan berbagai masalah saluran pernapasan, seperti batuk, suara serak, dan sesak napas.

4 dari 5 halaman

4. Iritasi Mata

Bahaya debu selanjutnya adalah bisa memicu iritasi mata. Ukuran partikel debu yang cukup kecil untuk terbang di udara juga dapat mengganggu kesehatan mata jika tidak rajin dibersihkan. Gejala yang paling mudah adalah mata terasa seperti berpasir atau terasa gatal.

Oleh karena itu, perhatikan kebersihan diri, lingkungan, serta produk-produk kebersihan yang selama ini Anda gunakan. Terlalu banyak menggunakan produk antibakteri mungkin tak diperlukan, bahkan dapat berakibat buruk bagi kesehatan.

Mungkin mustahil jika ingin rumah 100 persen bebas dari debu. Namun, Anda bisa mengupayakan untuk meminimalkan risiko kesehatan akibat debu di rumah.

Itulah empat bahaya debu bagi kesehatan yang harus diketahui. Jika Anda masih punya pertanyaan seputar debu dan bahayanya? Sampaikan langsung pada dokter melalui fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter.

[HNS/JKT]

0 Komentar

Belum ada komentar