Sukses

Ada Selaput Putih di Bola Mata, Berbahayakah?

Terkadang muncul selaput putih pada bola mata secara tiba-tiba, dan menyebabkan gangguan penglihatan. Mari kenali lebih jauh kondisi tersebut.

Ketika Anda merasakan ketidaknyamanan saat membaca buku, mata merah, kabur, hingga merasa gatal, Anda harus mulai waspada pada kesehatan mata Anda.

Sebagai salah satu organ terpenting, kesehatan mata merupakan hal yang patut Anda jaga. Jangan anggap sepele tanda-tanda gangguan pada mata, karena bisa jadi itu gejala pterygium.

Apa Itu Pterygium?

Pterygium merupakan pertumbuhan konjungtiva atau membran mukosa yang menyelimuti bagian bola mata Anda yang berwarna putih, di atas kornea. Kornea merupakan lapisan transparan yang menyelimuti bola mata. Adanya pertumbuhan jaringan berlebih ini bersifat jinak dan sering kali berbentuk segitiga.

Umumnya, pterygium tidak menyebabkan masalah dan tidak membutuhkan penanganan tertentu. Namun, apabila sudah mengganggu penglihatan Anda, maka membutuhkan operasi.

Penyebab terjadinya pterygium masih belum diketahui pasti hingga saat ini. Para ahli berhipotesis bahwa kondisi tersebut disebabkan oleh paparan sinar ultraviolet yang berlebihan. Selain itu, iritasi kronis akibat paparan debu, pasir, angin ataupun asap diduga turut berperan pada terjadinya pterygium.

Selain itu, faktor usia dianggap dapat menyebabkan Anda mengalami pterygium. Semakin bertambah usia seseorang, maka kemungkinan akan lebih sering terkena pterygium. Bahkan, laki-laki memiliki risiko lebih tinggi menderita pterygium dibandingkan dengan wanita.

Artikel lainnya: Ini Kriteria Kacamata Hitam untuk Halau Sinar Ultraviolet

1 dari 4 halaman

Apa Saja Gejala Pterygium?

Pterygium tidak selalu menimbulkan gejala. Namun, ketika gejala muncul biasanya akan bersifat ringan. Gejala ringan tersebut adalah sebagai berikut:

  • Mata merah
  • Pandangan yang kabur
  • Iritasi pada mata
  • Rasa terbakar atau gatal pada mata
  • Mengganggu pandangan, apabila selaput sudah menutupi kornea
  • Merasa ada benda asing di mata

Pada kondisi awal (pterygium ringan), akan muncul selaput putih keruh atau terkadang kekuningan pada sudut mata. Namun, lama kelamaan selaput tersebut akan menjalar hingga ke tengah mata. Terlebih lagi, bila berkembang menutupi pupil mata, sehingga mengganggu penglihatan hingga menyebabkan mata silinder.

Akibat gejala-gejala yang dirasakan, Anda mungkin tidak akan nyaman untuk menggunakan lensa kontak.

Artikel lainnya: Gangguan Penglihatan Bisa Picu Sakit Kepala?

2 dari 4 halaman

Pengobatan Pterygium

Apabila pterygium menyebabkan iritasi berlebihan dan membuat mata menjadi merah, dokter akan memberikan obat tetes mata yang mengandung steroid untuk mengurangi peradangan.

Namun, ketika obat tetes mata sudah tidak mempan, akan direkomendasikan untuk operasi. Ketika pterygium menyebabkan penurunan kemampuan pandangan mata atau disebut dengan astigmatisme, operasi juga akan direkomendasikan.

Setelah dilakukan operasi, mata akan terasa kering dan mudah teriritasi, sehingga akan diberikan obat tetes mata berupa air mata buatan untuk melumasi mata dan mengurangi risiko akan pterygium tumbuh kembali.

Artikel lainnya: 6 Nutrisi Baik untuk Kesehatan Mata

3 dari 4 halaman

Bagaimana Cara Mencegah Pterygium?

Beberapa tips yang dapat Anda terapkan untuk membantu mencegah terjadinya selaput putih di bola mata atau pterygium, di antaranya:

  • Lindungi mata Anda dari paparan sinar matahari, debu, angin, maupun pasir dengan menggunakan kacamata pelindung. Hal ini penting dilakukan, khususnya saat Anda beraktivitas di luar ruangan atau ketika naik kendaraan.
  • Jika Anda dituntut untuk seharian beraktivitas di bawah teriknya matahari, gunakan kacamata pelindung yang dapat menahan sinar ultraviolet A dan B.
  • Jika mata Anda sering terasa kering, jangan malas untuk menggunakan tetes air mata buatan (artificial tears). Tindakan ini dilakukan untuk membantu menjaga kelembapan mata, sehingga mengurangi risiko terjadinya iritasi lanjutan.

Itulah fakta-fakta seputar selaput putih pada bola mata atau pterygium. Jadi, jika memungkinkan, hindari paparan terhadap faktor lingkungan yang dapat memicu tumbuhnya pterygium. Anda juga dapat melakukannya dengan menggunakan kacamata hitam atau topi untuk melindungi mata dari sinar matahari, angin, dan debu.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai kondisi selaput putih pada bola mata? Tanyakan langsung kepada dokter-dokter kami melalui layanan Live Chat di aplikasi KlikDokter.

[NWS]

0 Komentar

Belum ada komentar