Sukses

Ada Selaput Putih di Bola Mata, Berbahayakah?

Apakah Anda mendapati adanya selaput putih di bola mata? Keadaan itu dikenal dengan sebutan pterygium.

Klikdokter.com, Jakarta Mata Anda sering terasa gatal dan merah? Jika ya, cobalah berkaca. Apakah Anda melihat adanya selaput putih tipis yang tumbuh di sekitar bola mata? Selaput putih itu disebut dengan pterygium.

Pterygium merupakan selaput putih berbentuk segitiga yang umumnya muncul pertama kali di daerah mata dekat hidung. Selaput ini bisa terus tumbuh hingga mencapai bagian hitam mata. Pertumbuhan pterygium bersifat jinak dan dapat ditangani dengan tindakan medis. Pterygium itu sendiri dapat terjadi pada salah satu maupun kedua mata.

Apa penyebab pterygium?

Penyebab terjadinya pterygium masih belum diketahui pasti hingga saat ini. Para ahli berhipotesis bahwa kondisi tersebut disebabkan oleh paparan sinar ultraviolet yang berlebihan. Oleh sebab itu, pterygium juga sering disebut dengan surfer’s eye. Kondisi ini sering dialami para peselancar akibat sering terpapar sinar matahari.

Selain paparan sinar ultraviolet berlebih, peneliti juga yakin bahwa iritasi kronik akibat paparan debu, pasir, angin ataupun asap juga turut berperan pada terjadinya pterygium. Mata yang cenderung kering juga meningkatkan risiko terjadinya kelainan tersebut.

Kondisi pterygium banyak terjadi pada orang-orang yang tinggal di negara tropis. Baik pria maupun wanita berisiko mengalami kelainan ini, khususnya bila mereka berada di rentang usia 20–40 tahun.

Apa saja gejala dan pengobatan pterygium?

Pada dasarnya, pterygium tidak menimbulkan gejala. Tetapi, tak sedikit pula penderitanya yang mengeluhkan mata merah, sensasi panas, rasa gatal dan mengganjal seperti ada benda asing yang tersangkut di mata.

Penderita pterygium yang merasa tidak nyaman dengan kondisinya dianjurkan untuk berkonsultasi lebih lanjut pada dokter spesialis mata. Dengan demikian, pasien bisa mendapatkan tindakan medis yang paling sesuai.

Pada kasus yang ringan, pasien pterygium biasanya hanya akan diresepkan obat tetes mata atau salep khusus mata yang mengandung kortikostreoid untuk mengurangi peradangan.

Sementara pada kasus yang berat, pasien pterygium mungkin butuh mendapat tindakan bedah. Pertimbangan tindakan pembedahan dilakukan apabila keluhan hingga mengganggu ketajaman penglihatan, misalnya membuat buram saat melihat objek sehingga menimbulkan kondisi yang disebut dengan astigmatisme.

Mencegah pterygium

Beberapa tips yang dapat Anda terapkan untuk membantu mencegah terjadinya selaput putih di bola mata atau pterygium, di antaranya:

  • Lindungi mata Anda dari paparan sinar matahari, debu, angin, maupun pasir dengan menggunakan kaca mata pelindung. Hal ini penting dilakukan, khususnya saat Anda beraktivitas di luar ruangan atau ketika naik kendaraan.
  • Jika Anda dituntut untuk seharian beraktivitas di bawah teriknya matahari, gunakan kacamata pelindung yang dapat menahan sinar ultraviolet A dan B.
  • Jika mata Anda sering terasa kering, jangan malas untuk menggunakan tetes air mata buatan (artificial tears). Tindakan ini dilakukan untuk membantu menjaga kelembapan mata, sehingga mengurangi risiko terjadinya iritasi lanjutan.

Meski selaput putih pada bola mata alias pterygium tergolong tidak berbahaya, kehadirannya tetap bisa mengganggu keseharian dan menurunkan kualitas hidup Anda. Karenanya, jika memang Anda merasa risih dengan kehadiran selaput tersebut, jangan sungkan untuk berkonsultasi lebih lanjut pada dokter umum atau dokter spesialis mata.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar