Sukses

6 Masalah pada Kaki yang Umum Terjadi

Kaki adalah bagian tubuh yang rentan terkena masalah. Ada beberapa masalah pada kaki yang kerap terjadi dan perlu Anda waspadai.

Klikdokter.com, Jakarta Salah satu bagian tubuh yang sering mengalami masalah adalah kaki. Wajar saja, sebab kaki dipakai untuk berjalan, berlari, melompat, dan memanjat. Mulai dari bau, cedera, hingga peradangan bisa membuat masalah pada kaki.

Kaki terbentuk dari 26 tulang. Itulah yang membuat kaki menjadi salah satu bagian tubuh yang paling rumit. Di sisi lain, menurut College of Podiatry, seseorang akan berjalan sekitar 150.000 mil dalam hidup mereka, atau kira-kira setara dengan berkeliling dunia enam kali. Ini menunjukkan bahwa kaki sangat rentan mengalami masalah.

Ada beberapa masalah yang sangat umum terjadi pada kaki. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Athlete's Foot

Kondisi ini sangat umum terjadi pada siapa saja. Athlete's Foot atau kaki atlet adalah infeksi jamur pada kulit kaki, biasanya terjadi di antara jari-jari kaki. Infeksi ini dapat menyebar dan menyebabkan ketidaknyamanan yang signifikan, seperti gatal bahkan rasa sakit.

Seseorang bisa terkena infeksi kaki atlet di tempat-tempat umum saat tidak menggunakan alas kaki, seperti gym, shower, atau kolam renang. Jamur cenderung tumbuh subur di daerah yang hangat dan basah. Memakai sepatu yang lembab juga dapat menyebabkan jamur tumbuh dan menyebar. Kondisi ini sangat menular, dan dapat menyebar ke area kulit lainnya, termasuk tangan, selangkangan, dan kulit kepala.

2. Kuku kaki yang tumbuh ke dalam

Kaki yang tumbuh ke arah dalam terasa sangat sakit. Ini biasanya terjadi ketika kuku mulai tumbuh ke dalam alur kuku. Memakai sepatu yang tidak pas rentan mengakibatkan kondisi ini. Tekanan dari sepatu yang terlalu sempit di bagian atas atau terlalu ketat dapat memberi tekanan ekstra pada jari kaki.

Penyebab lainnya adalah kuku kaki yang tidak dipotong dengan benar atau terlalu pendek. Trauma pada kaki juga bisa terjadi karena aktivitas fisik termasuk olahraga misalnya lari. Menariknya, faktor genetik juga dapat meningkatkan risiko.

3. Sakit di bagian lengkungan kaki

Kondisi ini juga sering disebut plantar fasciitis. Menurut American Academy of Orthopedic Surgeons, rasa sakit biasa diawali dari sakit nyeri tumit. Kemudian plantar fascia di bagian bawah kaki menjadi meradang. Ligamen ini bertanggung jawab untuk mendukung lengkungan kaki.

Sejauh ini, belum jelas apa penyebab plantar fasciitis. Faktor risiko termasuk obesitas, memiliki lengkungan yang sangat tinggi, memiliki otot betis yang kencang, dan berpartisipasi dalam kegiatan yang secara berulang menekankan tumit, seperti lomba lari.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

4. Melepuh

Melepuh adalah kejadian yang umum terjadi pada kaki. Kondisi ini biasanya muncul setelah berjalan atau berlari untuk jangka waktu yang lama, terutama jika kaki telah berkeringat atau ketika memakai sepatu yang tidak pas dengan benar.

Melepuh berarti ada bagian dari kaki yang mengalami lepuhan seperti gelembung berisi cairan. Umumnya kondisi ini tidak menjadi masalah serius. Namun sebaiknya jangan pecahkan gelembung itu, biarkan sembuh sendiri. Sementara itu, jika lecet terjadi secara teratur bersamaan dengan gejala mirip flu, berkonsultasilah dengan dokter.

5. Kaki cakar

Kaki cakar adalah ketika ada sendi jari kaki mengarah ke atas dan sendi jari kaki lainnya mengarah ke bawah. Kadang-kadang kondisi ini sudah ada sejak lahir, tapi bisa juga muncul tiba-tiba. Bagi sebagian orang itu tidak terlalu masalah, tetapi bagi sebagian yang lain, itu bisa menyakitkan. Kaki cakar mungkin merupakan tanda kondisi lain, termasuk diabetes, rheumatoid arthritis, dan cerebral palsy.

6. Bunion

Bunion adalah kelainan kaki yang menyebabkan benjolan berkembang pada sendi jempol kaki. Ini dapat menyebabkan posisi jempol kaki sedikit ke dalam. Perempuan cenderung mengalami bunion karena tekanan yang meningkat dari alas kaki yang sempit. Memiliki riwayat keluarga yang terkena bunion juga merupakan faktor risiko. Selain itu, beberapa kondisi, termasuk rheumatoid arthritis atau polio, juga meningkatkan kemungkinan mengembangkan bunion.

Itulah beberapa masalah kaki yang sering terjadi, mulai dari yang umum sampai yang cukup berat. Yang dapat Anda lakukan untuk menghindari masalah ini adalah dengan menggunakan sepatu atau alas kaki yang sesuatu ukuran. Jangan terlalu sempit atau longgar. Selain itu, penting juga untuk selalu menjaga kebersihan kaki agar tidak timbul jamur dan bau. Namun jika masalah pada kaki sudah sangat mengganggu, segera temui dokter.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar