Sukses

Solusi Tepat Atasi Lupus pada Ibu Hamil

Lupus pada ibu hamil meningkatkan terjadinya berbagai komplikasi merugikan. Jangan langsung panik, lakukan ini sebagai solusinya.

Klikdokter.com, Jakarta Lupus atau systemic lupus erythematosus merupakan penyakit autoimun yang dapat menimbulkan peradangan kronik di berbagai area tubuh, seperti kulit, ginjal, jantung, paru, otak hingga sel darah. Penyakit ini sering hadir tanpa disadari, karena memiliki gejala yang mirip dengan gangguan kesehatan lainnya. Bagaimana jika kondisi ini terjadi pada ibu hamil?

Faktanya, penyebab pasti lupus masih belum diketahui pasti hingga saat ini. Terjadinya mekanisme autoimun pada lupus diduga berhubungan dengan faktor genetik dan lingkungan.

Ya, para ahli percaya bahwa adanya riwayat lupus pada keluarga meningkatkan risiko terjadinya penyakit tersebut hingga 20 kali lipat. Parahnya, seseorang yang membawa genetik lupus juga lebih mudah mengalami penyakit tersebut jika terpapar faktor lingkungan, seperti sinar matahari, infeksi, dan penggunaan obat tertentu.

Selain hal tersebut, kejadian lupus juga dipengaruhi oleh faktor jenis kelamin. Diketahui bahwa lupus lebih sering terjadi pada wanita, termasuk mereka yang sedang dalam masa kehamilan.

Lupus pada kehamilan

Pada wanita hamil, lupus meningkatkan risiko berbagai komplikasi. Beberapa yang paling sering, di antaranya:

  • Keguguran
  • Kelahiran prematur
  • Bayi lahir dengan berat badan rendah
  • Preeklamsia
  • Tekanan darah tinggi dalam kehamilan.

Mengingat adanya kemungkinan tersebut, wanita lupus yang ingin hamil harus melakukan sederet persiapan matang. Persiapan tersebut biasanya melibatkan tim dokter yang terdiri dari dokter spesialis kebidanan dan kandungan, serta dokter spesialis penyakit dalam. Tim dokter yang tergabung akan terus memberikan pengawasan ketat selama kehamilan.

Dokter akan memastikan bahwa penyakit lupus sudah terkontrol minimal enam bulan sebelum merencanakan kehamilan. Lupus yang tidak terkontrol dan sedang aktif selama kehamilan dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi seperti yang telah disebutkan. Di samping itu, ada sebagian obat lupus yang harus dihentikan selama kehamilan, ada pula yang dapat diganti dengan pilihan obat lainnya.

Biasanya, ada beberapa golongan obat yang digunakan untuk pengobatan lupus, yaitu obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), obat antimalaria, kortikosteroid, dan immunosuppressant (penekan sistem imunitas).

Penggunaan obat-obatan tersebut disesuaikan pula dengan gejala-gejala dan masalah yang muncul pada setiap pasien lupus. Obat pengencer darah juga kadang diperlukan dalam kasus ibu hamil dengan lupus yang berisiko mengalami thrombosis (darah beku).

Tak sebatas itu, pemeriksaan darah juga mungkin dilakukan pada ibu hamil dengan lupus. Hal yang menjadi perhatian dalam pemeriksaan darah adalah antibodi yang terbentuk pada penyakit lupus, termasuk antibodi fosfolipid. Jika ditemukan antibodi positif, maka kehamilan akan lebih berisiko mengalami komplikasi.

Adapun beberapa hal yang perlu dilakukan wanita lupus yang sedang hamil agar kondisi diri dan janin tetap sehat, yaitu:

  1. Mencukupi waktu istirahat

Ibu hamil wajib mencukupi waktu istirahat setiap hari. Ini artinya, mereka harus tidur malam dengan waktu yang cukup dan teratur, menjadwalkan waktu istirahat di siang hari, serta menghindari aktivitas berlebihan yang dapat membuat lelah.

  1. Konsumsi makanan sehat

Secara umum, konsumsi makanan yang memiliki gizi seimbang perlu dipenuhi ibu hamil. Pastikan pula makanan yang dikonsumsi tidak memiliki jumlah kalori yang berlebihan, agar tidak terjadi kenaikan berat badan yang terlalu signifikan. Konsultasi dengan dokter spesialis gizi juga diperlukan untuk mengatur pola makan yang baik.

  1. Hindari kebiasaan buruk

Kebiasaan buruk seperti merokok dan konsumsi alkohol harus sepenuhnya dihindari.

  1. Olahraga secara rutin dan teratur

Ibu hamil dengan lupus dianjurkan untuk berolahraga secara rutin dan teratur. Olahraga yang bersifat aerobik seperti jalan cepat atau berenang dapat menjadi pilihan. Namun sebelum olahraga, pastikan terlebih dahulu ke dokter bahwa kondisi kehamilan Anda memungkinkan untuk melakukannya.

Bagi ibu hamil, jangan terlalu khawatir jika Anda mengalami penyakit lupus. Lebih baik Anda fokus menjaga kondisi kesehatan dan melakukan pemeriksaan kehamilan secara berkala. Dengan pengawasan yang ketat, diharapkan lupus yang Anda alami dapat dikontrol selama kehamilan sehingga berbagai komplikasi yang mungkin terjadi bisa dihindari.

[NB/ RVS]

1 Komentar