Sukses

Efek Disengat Lebah pada Tubuh

Sengatan lebah bisa terjadi di mana saja, kapan saja, dan pada siapa saja. Lalu, apa kira-kira efek sengatan lebah pada tubuh? Simak penjelasannya di sini.

Lebah dikenal luas karena kemampuannya menghasilkan madu yang bermanfaat bagi kesehatan. Akan tetapi, Anda tetap harus berhati-hati. Pasalnya, hewan berdengung ini juga punya sengatan! Efek disengat lebah pun bisa terasa sangat menyakitkan.

Saat merasa terusik dan terancam, lebah melindungi dirinya dengan cara menyerang di pengganggu.

Pada posisi ini, Anda yang secara tak sengaja mengganggu sarangnya pun dapat menjadi incaran sengatan lebah.

Hewan mungil bersayap ini akan menusukkan penyengatnya ke kulit. Sengatan lebah beracun tersebut mengandung protein yang akan memengaruhi sel-sel kulit dan sistem kekebalan tubuh.

Hal ini yang akan menyebabkan reaksi yang berbeda-beda, yaitu dari ketidaknyamanan atau rasa nyeri yang bersifat sementara hingga reaksi alergi yang berat.

Pernah mengalami salah satu efek disengat di atas, bukan berarti Anda akan selalu mengalami reaksi yang sama kata kena sengatan lagi. Bisa saja, reaksi selanjutnya yang timbul akan lebih parah.

Artikel Lainnya: Ruam Seperti Gigitan Serangga Bisa Jadi Gejala Baru Virus Corona

Efek disengat lebah dapat menimbulkan berbagai reaksi tubuh sebagai berikut:

1. Reaksi Ringan

Pada kebanyakan kasus, gejala disengat lebah bersifat ringan. Reaksi ini meliputi:

  • Rasa nyeri terbakar yang tajam dan instan pada lokasi sengatan.
  • Kemerahan di area sengatan.
  • Bengkak ringan di sekitar area sengatan.

Bagi sebagian besar orang, bengkak dan nyeri hilang akan dalam waktu beberapa jam.

2. Reaksi Sedang

Sengatan lebah pada sebagian orang akan menyebabkan reaksi yang lebih kuat dengan tanda dan gejala berikut.

  • Kemerahan berlebihan.
  • Pembengkakan pada lokasi sengatan yang berangsur-angsur membesar selama satu atau dua hari berikutnya.

Jenis reaksi sedang ini cenderung hilang dalam 5-10 hari.

3. Reaksi Alergi Berat

Reaksi alergi berat atau dikenal sebagai reaksi anafilaksis, berpotensi mengancam jiwa dan membutuhkan penanganan secepatnya.

Sebagian kecil orang yang disengat lebah mengalami reaksi ini dengan cepat. Tanda dan gejalanya meliputi:

  • Reaksi kulit berupa gatal-gatal, kulit memerah atau memucat yang menyebar.
  • Sulit bernapas.
  • Pembengkakan pada wajah, tenggorokan, atau lidah.
  • Mengi atau kesulitan menelan.
  • Denyut nadi yang cepat dan lemah.
  • Gelisah dan cemas.
  • Mual, muntah, atau diare.
  • Nyeri perut.
  • Pusing atau pingsan.
  • Kehilangan kesadaran.
  • Penurunan tajam tekanan darah.

Orang dengan reaksi alergi berat terhadap sengatan lebah berpeluang 25-65% mengalami anafilaksis di sengatan berikutnya.

Artikel Lainnya: Viral Kondisi Kulit Akibat Semut Charlie, Ini Fakta Medisnya

Sebagian besar kasus, disengat lebah hanya menghasilkan satu atau mungkin beberapa sengatan.

Hal ini karena lebah sendiri sifatnya tidak agresif dan hanya menyengat untuk melindungi dirinya.

Namun, terdapat beberapa kasus di mana seseorang mengalami banyak sengatan. Hal ini mungkin karena orang tersebut mengganggu sarang lebah atau gerombolan lebah.

Jika disengat lebah lebih dari selusin kali, akumulasi racun dapat menyebabkan reaksi toksik dan menyebabkan beragam keluhan, antara lain:

Reaksi sengatan dapat merupakan kegawatdaruratan medis pada anak-anak, lansia, dan orang yang memiliki gangguan jantung atau pernapasan.

Artikel Lainnya: 7 Pertolongan Pertama Setelah Disengat Lebah

1 dari 2 halaman

Cara Mengatasi Sengatan Lebah

Itu sebabnya, setelah disengat lebah, lakukan beberapa langkah ini sebagai cara mengatasi sengatan lebah.

1. Lepaskan Penyengat Sesegera Mungkin

Sesaat setelah disengat lebah, segera lepaskan penyengat yang tertinggal di kulit secepatnya atau dalam waktu 30 detik. Anda dapat menggunakan kuku, pinset atau lainnya.

Lakukan ini dengan hati-hati agar tidak meremas kantong racun tersebut. Dengan melakukan hal ini, Anda telah membatasi jumlah racun yang masuk ke aliran darah.

2. Lepas Aksesori atau Benda Lain di Sekitar Area yang Tersengat

Bila Anda menggunakan cincin dan mengalami sengatan di area jari atau sekitarnya, segera lepaskan cincin tersebut. Hal ini untuk menghindari efek pembengkakan yang dapat timbul.

3. Cuci Area yang Disengat

Setelah melepaskan penyengat dari permukaan kulit, cuci area tersebut dengan air dan sabun.

4. Kompres Dingin

Selanjutnya, Anda dapat melakukan kompres dingin pada area sengatan untuk mengurangi pembengkakan.

5. Konsumsi Antihistamin

Anda dapat mengonsumsi obat golongan antihistamin untuk mengurangi sensasi gatal, pembengkakan, dan reaksi radang lainnya.

6. Segera Mencari Pertolongan

Bila Anda mengalami tanda dan gejala reaksi alergi berat atau anafilaksis, segera cari pertolongan medis.

Pada sebagian besar kasus, efek disengat lebah memang bersifat ringan. Namun, ini bukan berarti Anda bisa coba-coba mengganggu lebah.

Anda tidak tahu efek apa yang akan timbul usai tersengat. Dapatkan informasi terbaru terkait kesehatan di aplikasi KlikDokter.

(HNS/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar