Sukses

Efektif Mana, Cuci Tangan dengan Air Dingin atau Panas?

Banyak pendapat tentang mana yang lebih baik antara cuci tangan dengan air dingin atau panas. Ini jawabannya.

Klikdokter.com, Jakarta Sebagian orang mengatakan bahwa cuci tangan dengan air panas lebih efektif untuk membunuh kuman. Yang lainnya lebih setuju dengan penggunaan air dingin. Sebenarnya, manakah yang lebih efektif?

Dilansir TIME, para peneliti di Universitas Rutgers-New Brunswick ingin mencari tahu apakah air dingin atau hangat lebih efektif dalam membunuh kuman saat cuci tangan. Mereka meminta 21 orang untuk mencuci tangan dengan air bertemperatur 15, 26, atau 38 derajat Celsius. Partisipan juga diharuskan mencuci tangan dengan berbagai sabun dan jumlah sabun yang berbeda-beda.

Setiap kali tes, pada tangan partisipan dioleskan bakteri E. coli yang tidak berbahaya. Mereka mengulang tes ini beberapa kali selama enam bulan. Setelah melalui beberapa tahap percobaan, ditemukan bahwa mencuci tangan dengan air dingin atau panas tidak ada bedanya.

Soal durasi cuci tangan, peneliti studi mengatakan bahwa 5 detik tidak cukup efektif untuk membersihkan tangan. Sedangkan durasi mencuci tangan selama 10 detik dinilai sudah cukup baik.

Tak jauh berbeda dengan studi di atas, National Health Service dari Inggris mengatakan bahwa orang dapat menggunakan air dingin atau panas untuk mencuci tangan mereka. Mereka menekankan tata cara cuci tangan yang benar, yakni dilakukan setidaknya selama 20 detik dengan menggunakan sabun yang cukup untuk membasuh seluruh permukaan tangan.

Ikuti langkah-langkah mencuci tangan yang benar di bawah ini:

  1. Basahi kedua tangan dengan air, kemudian ambil sabun secukupnya.
  2. Gosokkan kedua telapak tangan bersama-sama.
  3. Gosok tiap punggung tangan menggunakan telapak tangan sebelahnya, jangan lupa gosok bagian sela-sela jari.
  4. Tangkupkan kembali kedua tangan dan gosok pinggir jari-jari.
  5. Bersihkan jari dan buku-buku jari dengan menyatukan kedua tangan.
  6. Bersihkan sela jempol dan telunjuk dengan cara jempol digenggam oleh tangan sebelahnya.
  7. Bersihkan ujung-ujung jari dengan menggosokkannya ke telapak tangan sebelahnya.
  8. Bersihkan sabun di bawah air mengalir, keringkan dengan sempurna, bila perlu matikan keran dengan menggunakan tisu sekali pakai agar tidak perlu disentuh tangan.

 

1 dari 2 halaman

Pentingnya cuci tangan

Hari Cuci Tangan Sedunia jatuh setiap tanggal 15 Oktober. Berdasarkan sumber resmi, peringatan ini merupakan kampanye global yang dicanangkan oleh Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) bekerja sama dengan organisasi lainnya. Tujuannya adalah untuk menurunkan tingkat kematian balita dan pencegahan terhadap penyakit yang dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup manusia.

Kebiasaan mencuci tangan sudah banyak diteliti dapat menurunkan angka penyakit. Menurut sebuah studi, mencuci tangan bahkan dapat mengurangi angka kematian yang terkait dengan penyakit diare hingga hampir 50 persen.

Namun sayang, pentingnya kebiasaan tersebut tidak sejalan dengan fakta di lapangan saat ini.

“Sebagian besar orang sering menganggap enteng kegiatan mencuci tangan. Padahal, dengan meluangkan sedikit waktu untuk mencuci tangan, terutama setelah menggunakan toilet dan sebelum makan, Anda telah berjasa dalam mencegah penularan penyakit di lingkungan sekitar,” ujar dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter.

Mari tanamkan kebiasaan cuci tangan secara rutin. Anda dapat menggunakan air dingin atau panas, itu sama saja asalkan Anda merasa nyaman dengan suhunya. Sekali lagi, Selamat Hari Cuci Tangan Sedunia!

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar