Sukses

Manfaat Peregangan Sebelum Berolahraga

Anda dianjurkan untuk melakukan peregangan sebelum mulai berolahraga. Ini dia sederet manfaat peregangan bagi kesehatan tubuh Anda!

Hal pertama yang harus Anda lakukan sebelum berolahraga adalah peregangan. Gerakan yang juga dikenal dengan istilah stretching ini adalah cara terbaik untuk mempersiapkan otot sebelum berolahraga.

Apakah manfaat peregangan sebelum olahraga hanya itu saja? Tidak. Faktanya, peregangan juga mampu meningkatkan mobilitas dan menurunkan risiko nyeri sendi.

Tidak berhenti di situ, berikut ini adalah manfaat peregangan bagi kesehatan yang juga bisa Anda rasakan:

 

1 dari 5 halaman

1. Memperkuat Otot

Manfaat peregangan untuk mempersiapkan otot sebelum berolahraga tidak bisa dibantah. Pasalnya, dengan peregangan yang tepat, risiko cedera otot bisa diminimalkan. 

Lebih dari itu, peregangan dapat pula membantu otot agar tetap fleksibel, kuat, dan sehat.

Tanpa peregangan, otot akan memendek dan menjadi kaku. Akibatnya, otot akan terasa lemah dan tidak kuat menyangga beban yang diberikan. Hal ini akan memunculkan risiko cedera otot hingga masalah sendi, seperti terkilir.

Artikel Lainnya: Manfaat Peregangan Saat Gagal Olahraga di Luar Ruangan

2. Menjaga Kesehatan Sendi

Otot yang kuat adalah modal yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan sendi. Untuk mewujudkan otot dan sendi yang kuat, Anda butuh melakukan gerakan peregangan dengan tepat.

Fakta menyebut, peregangan dapat menjaga fleksibilitas sendi. Dalam kaitannya dengan penuaan, gerakan tersebut dapat menjaga kemunduran mobilitas yang sering terjadi pada orang berusia lanjut. 

3. Sirkulasi Darah Lebih Optimal

Peregangan dapat mengoptimalkan sirkulasi darah ke otot. Darah tersebut mengalir dengan membawa oksigen dan sari makanan, serta menyingkirkan zat-zat tidak berguna dari jaringan otot. 

Sirkulasi darah yang optimal dapat mempersingkat waktu pemulihan jika Anda mengalami cedera otot saat berolahraga.

2 dari 5 halaman

4. Postur Tubuh Lebih Baik

Peregangan membuat otot di tubuh lebih lentur dan fleksibel, sehingga Anda dapat memiliki postur yang lebih baik. 

Postur tubuh yang baik dapat memperkecil rasa tidak nyaman dan mencegah keluhan nyeri saat melakukan kegiatan apa pun.

Sebuah studi menemukan, kombinasi latihan kekuatan dan peregangan pada bagian otot tertentu dapat mengurangi nyeri otot serta mendukung kesegarisan tulang belakang yang benar. Pada akhirnya, postur tubuh Anda akan terjaga.

5. Menjaga Keseimbangan Tubuh

Peregangan dapat membuat otot tetap fleksibel dan kuat. Pada penderita gangguan keseimbangan tubuh, otot yang sehat berkat peregangan yang tepat dapat menurunkan risiko terjatuh. 

Artikel Lainnya: 10 Peregangan Saat Bangun Tidur Ini Bikin Badan Segar

6. Pelepas Ketegangan Otot

Otot kencang dan tegang yang sering terjadi saat berolahraga dapat dilemaskan dengan gerakan peregangan. Otot yang kencang dapat mengurangi jangkauan gerak Anda, lho!

Peregangan rutin  juga dapat mencegah nyeri punggung di masa yang akan datang, dengan melemaskan otot punggung. 

3 dari 5 halaman

7. Koordinasi Tubuh Meningkat

Gerakan peregangan yang dilakukan dengan benar dan secara rutin dapat mengoptimalkan fungsi koordinasi tubuh. Alhasil, Anda dapat bergerak aktif tanpa perlu khawatir terjatuh atau cedera sekalipun usia tidak lagi muda. 

8. Meredakan Stres

Siapa sangka, manfaat peregangan ternyata juga bisa berguna untuk meredakan stres. Pasalnya, saat seseorang mengalami stres, sangat mungkin terdapat otot-otot yang juga ikut menegang. 

Dengan berupaya membuat otot kembali pada status asalnya, beban stres yang dirasakan akan ikut berkurang. 

Adapun area otot yang paling terdampak saat stres, yaitu leher, bahu, dan punggung bagian atas.

Artikel Lainnya: Tips dan Cara Pemanasan Sebelum Lari Agar Tidak Cedera

4 dari 5 halaman

Tips Melakukan Peregangan

Sangat penting untuk melakukan gerakan peregangan dengan tepat. Dengan begitu, Anda tidak akan cedera dan manfaat peregangan itu sendiri bisa dirasakan optimal. 

Lantas, bagaimana cara melakukan peregangan yang baik dan benar?

  • Peregangan dapat dimulai dengan aktivitas ringan, misalnya berjalan kaki selama 10 menit. Peregangan juga bisa dimulai dengan aktivitas aerobik lain, misalnya berlari pelan.
  • Lakukan gerakan peregangan untuk berbagai area tubuh dan tahan setidaknya selama 30 detik. Tahan regangan Anda setidaknya 30 sampai 60 detik untuk otot atau area yang berpeluang tinggi cedera.
  • Lakukan gerakan peregangan setidaknya selama 10 menit. 
  • Fokuslah pada peregangan yang tidak membuat Anda sakit. Jika merasa sakit saat peregangan, itu artinya Anda sudah terlalu berlebihan dalam melakukannya.
  • Relaks dan bernapas lega. Jangan menahan napas saat Anda melakukan gerakan peregangan.
  • Pastikan rentang gerak sendi pada tiap sisi tubuh sejajar.
  • Lakukan sebelum dan sesudah olahraga. Kombinasi tersebut bertujuan untuk mencegah cedera.

Lakukan gerakan peregangan dengan benar, agar semua manfaatnya bisa Anda rasakan. Apabila Anda butuh saran atau arahan lebih lanjut, tak perlu ragu untuk berkonsultasi kepada dokter melalui LiveChat 24 jam atau di aplikasi KlikDokter.

(NB/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar