Sukses

Kaki Melepuh di Cuaca Panas Saat Ibadah Haji

Berjalan di cuaca panas saat ibadah haji dapat menyebabkan kaki melepuh. Bagaimana mencegah dan menanganinya?

Klikdokter.com, Jakarta Di samping rentan mengalami dehidrasi dan kelelahan, cuaca panas saat ibadah haji juga dapat menyebabkan kaki melepuh. Apalagi berjalan merupakan aktivitas sehari-hari saat melakukan haji. Tentu saja jika kaki melepuh, Anda bisa sulit berjalan sehingga aktivitas ibadah akan terganggu. Padahal para jemaah haji sudah menunggu bertahun-tahun lamanya untuk menunaikan ibadah.

Cuaca di Mekah

Menurut data perkiraan cuaca, cuaca di Arab Saudi pada bulan Agustus memang cukup tinggi, dengan puncak hingga 46o C. Suhu ini terasa panas pada siang hari, terutama bagi para jemaah haji yang datang dari daerah dingin di tanah air. Selain itu, kondisi udara di Arab termasuk kering dan berbeda dengan kondisi udara yang lebih lembap di Indonesia.

Namun, pada malam hari, suhu di sana dapat lebih dingin dibandingkan suhu malam hari di tanah air. Ini karena perbedaan cuaca siang dan malam di daerah gurun lebih tinggi dibandingkan di daerah khatulistiwa. Hal inilah yang biasanya membuat kondisi tubuh para jemaah haji menurun, sebab mereka belum terbiasa dengan cuaca dan udara di sana.

Penyebab kaki melepuh

Kaki melepuh kerap terjadi pada kondisi panas. Pada cuaca yang panas, ditambah gesekan pada kaki saat berjalan menyebabkan terbentuknya blister pada kulit kaki. Blister ini merupakan kantong kecil yang berisi cairan dengan ukuran yang bervariasi. Selain karena panas, beberapa faktor lain seperti berjalan jauh, infeksi, kulit kering, dan alergi dapat memperparah kondisi ini.

Menggunakan sepatu atau alas kaki terlalu sempit atau terlalu longgar juga dapat menyebabkan munculnya blister pada kaki. Tak hanya panas, berjalan di daerah yang terlalu dingin atau berjalan terlalu jauh pada malam hari saat melakukan ibadah haji juga dapat memicu kaki melepuh.

Menangani dan mencegah kaki melepuh

Pada dasarnya, kaki yang melepuh dapat diobati sendiri. Diperlukan kesabaran untuk mengatasinya. Biasanya orang ingin memecahkan blister tapi sebenarnya ini tidak dianjurkan karena berisiko menyebabkan infeksi dan justru memperparah kondisi.

Oleh karena itu, cara terbaik merawat kaki yang melepuh adalah membiarkan blister dalam kondisi demikian (terisi cairan), kemudian menutupnya dengan kassa steril dan membiarkannya menghilang sendiri. Namun terkadang dengan cara ini, kaki Anda tetap tidak nyaman dan nyeri karena masih ada cairan didalam blister.

Jika memang ingin memecahkan blister, Anda dapat melakukannya dengan teknik steril. Langkah-langkahnya adalah:

  • Cuci tangan dengan sabun terlebih dahulu
  • Bersihkan blister dengan alkohol atau antiseptik
  • Tusuk blister dengan menggunakan jarum steril
  • Biarkan cairan dalam blister keluar
  • Berikan salep antibiotik di atas blister
  • Tutup dengan kassa steril
  • Ganti kassa dan bersihkan luka setiap hari hingga blister kering dan menghilang

Jika Anda tidak yakin dapat melakukannya sendiri, atau memiliki blister dengan ukuran besar atau jumlah yang banyak, sebaiknya Anda ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Untuk mencegah kulit melepuh saat ibadah haji, beberapa hal yang dapat Anda lakukan adalah menjaga kelembapan kulit kaki dengan memakai losion setiap hari, dan mandi dengan sabun yang mengandung pelembap. Selain itu Anda juga bisa memelihara kebersihan kaki, menggunakan alas kaki yang pas, serta menghindari berjalan tanpa alas kaki di cuaca panas atau terlalu dingin.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar