Sukses

Lakukan Ini Bila Anak Sakit Telinga Saat Batuk Pilek

Anak Anda sakit telinga saat mengalami batuk pilek? Jangan terburu-buru panik. Simak dulu penjelasan di bawah ini.

Klikdokter.com, Jakarta Batuk pilek merupakan gejala yang paling sering dialami oleh anak dan biasanya disebabkan oleh infeksi virus. Pada dasarnya, infeksi virus dapat sembuh cukup dengan pola makan yang baik serta istirahat yang cukup. Namun demikian, terkadang batuk pilek pada anak sering disertai dengan gejala sakit telinga.

Penyebab sakit telinga saat batuk pilek

Pada dasarnya, rongga hidung dan telinga saling berkaitan. Antara rongga hidung dan telinga terdapat penghubung yang dinamakan dengan tuba eustachius. Saat terjadi batuk pilek, kombinasi antara pembengkakan jaringan serta cairan ingus yang kental dapat menyebabkan penyumbatan tuba eustachius.

Penyumbatan tersebut dapat memicu pertumbuhan kuman pada telinga bagian tengah (otitis media). Kondisi inilah yang menyebabkan munculnya gejala sakit telinga pada anak yang mengalami batuk pilek.

Pada anak yang sudah besar, gejala sakit telinga dapat diutarakan oleh anak. Akan tetapi, anak di bawah 3 tahun belum dapat menyampaikan keluhannya. Gejala sakit telinga dapat ditandai dengan tingkah lakunya. Anak yang mengalami sakit telinga akan lebih sering memegang telinganya.

Infeksi telinga tengah dan dampaknya bagi anak Anda

Batuk pilek pada anak tidak selalu dapat menyebabkan infeksi telinga tengah. Namun demikian, jika dibandingkan dengan orang dewasa, kemungkinan anak untuk mengalami infeksi telinga tengah lebih besar. Mengapa?

Penyebabnya adalah tuba esutachius anak lebih mendatar, sedangkan pada orang dewasa lebih miring, sehingga kuman dari hidung lebih mudah masuk ke telinga anak yang sedang mengalami batpil.

Selain menimbulkan rasa nyeri, infeksi pada telinga tengah dapat menyebabkan anak terkena demam. Pada sebagian kasus, infeksi telinga tengah dapat sembuh dengan sendirinya. Namun pada sebagian kasus, infeksi ini akan berlanjut hingga menyebabkan pecahnya gendang telinga anak.

Hal ini berbahaya karena dapat menyebabkan gangguan pendengaran. Itulah mengapa infeksi telinga tengah pada anak harus segera ditangani dengan baik.

Lakukan ini jika anak mengalami infeksi telinga tengah

Jika anak mengeluhkan nyeri pada telinga atau jika Anda memperhatikan anak lebih sering memegang telinga saat sedang mengalami batuk pilek, segera berkonsultasi dengan dokter untuk dilakukan pemeriksaan telinga. Pengobatan akan dilakukan sesuai dengan stadium penyakit.

Jika infeksi telinga tengah terdeteksi pada stadium awal, pengobatan akan dilakukan untuk mencegah infeksi semakin meluas. Jika infeksi terdeteksi saat gendang telinga anak sudah terisi penuh oleh cairan, dokter akan merujuk anak Anda ke dokter spesialis THT agar dilakukan pengeluaran cairan dari dalam telinga anak.

Jika infeksi baru terdeteksi setelah gendang telinga pecah, maka pengobatan akan dilakukan hingga gendang telinga dapat tertutup kembali.

Saat anak mengalami batuk pilek, bisa jadi ia mengalami sakit telinga juga. Agar kondisi si Kecil tidak semakin parah, segera bawa ke dokter ketika Anda melihat gejalanya sudah dirasakan oleh si Kecil. Dengan deteksi dini, kemungkinan penyembuhan akan lebih besar, sehingga risiko pecahnya gedang telinga pada anak dapat dicegah. 

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar