Sukses

Waspadai Bawang Merah Palsu, Ini Cara Membedakannya

Bawang merah ‘palsu’ kerap disalahartikan sebagai bawang merah lokal. Padahal, terdapat perbedaan di antara keduanya.

Bawang merah adalah salah satu bumbu masak yang umum ditemui di dapur. Bawang ini dapat dimanfaatkan sebagai penyedap rasa alami pada hampir setiap masakan.

Namun, sempat beredar kabar buruk di tahun 2018 mengenai adanya bawang merah palsu. Bawang merah ini diimpor dari India secara ilegal untuk masuk ke pasar Indonesia. Mengapa sampai disebut bawang merah palsu?

Bawang merah india pada dasarnya adalah bawang bombai dengan ukuran kurang dari 5 sentimeter. Karena itu, bawang merah ini bisa juga disebut bawang bombai mini. Bawang bombai ini dinilai sebagai bawang reject atau tidak lulus uji standar.

1 dari 3 halaman

Adakah Dampak Bawang Merah Palsu bagi Kesehatan?

Sebenarnya, Menteri Pertanian telah menetapkan bahwa impor bawang bombai berukuran kurang dari 5 sentimeter telah ditutup. Pasalnya, bentuk bawang ini menyerupai bawang merah lokal sehingga berpotensi mengelabui calon pembeli dan merugikan petani lokal.

Dijual dengan harga lebih murah inilah yang membuat para petani lokal mengalami kerugian. Bahkan kabarnya, kerugian akibat keberadaan bawang merah palsu ini diperkirakan mencapai 5,8 trililun rupiah.

Selain bagi penjual, konsumen juga ikut dirugikan. Pasalnya, meskipun harga lebih murah, rasa dan aroma bawang ini tidak sesedap bawang merah lokal.

Artikel Lainnya: 5 Cara Mudah Hilangkan Bau Mulut Akibat Makan Bawang

Lalu, bagaimana dengan dampaknya terhadap kesehatan, mengingat bawang palsu ini adalah bawang bombai yang ‘gagal’?

Dari segi kesehatan, sejauh ini belum diketahui mengenai kandungan dalam bawang merah palsu yang dapat membahayakan bagi tubuh. Hal tersebut masih ditelusuri hingga saat ini dan perlu pemeriksaan di laboratorium.

Namun sebenarnya, bawang ini tetaplah jenis bawang bombai yang secara umum aman untuk dikonsumsi.

2 dari 3 halaman

Cara Membedakan Bawang Merah Asli dan Palsu

Meskipun impor bawang ini telah dihentikan, ada baiknya Anda tahu perbedaan bawang merah palsu dengan bawang merah lokal asli. Ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar Anda tidak dirugikan.

Beberapa hal berikut adalah perbedaan antara bawang bombai mini dengan bawang merah lokal yang telah disampaikan oleh pemerintah:

1. Siung

Hal pertama yang bisa Anda perhatikan adalah siung bawang karena ciri ini cukup jelas terlihat. Bawang merah lokal memiliki dua hingga lima siung, sedangkan ciri bawang merah palsu umumnya hanya memiliki satu siung.

2. Kadar Air

Selanjutnya, perbedaan keduanya dapat terlihat dari kadar air yang dimiliki masing-masing bawang. Bawang merah india memiliki kadar air lebih tinggi, atau termasuk dalam jenis bawang basah. Di sisi lain, bawang merah lokal cenderung lebih padat dan kering.

Artikel Lainnya: Fakta di Balik Kebiasaan Menurunkan Demam Anak dengan Bawang Merah

3. Aroma

Dari segi aroma, terdapat perbedaan antara bawang merah mini dengan bawang merah lokal. Anda dapat membedakannya dari aroma bawang merah yang memiliki aroma lebih kuat, sedangkan bawang merah palsu cenderung tidak beraroma. Hal ini berlaku baik saat bawang masih dalam keadaan mentah ataupun saat digoreng.

4. Olahan 

Karena memiliki lebih dari satu siung dengan lapisan tipis, bawang merah lokal tidak dapat diolah menjadi onion ring. Sementara, bawang bombai mini dapat dijadikan onion ring. Bawang merah lokal lebih pas dibuat sebagai bawang goreng.

5. Kulit 

Cara membedakan bawang merah asli dan palsu selanjutnya dapat terlihat dari kulit bawang. Saat kulit bagian luar terkelupas, bawang bombai mini memiliki warna lebih gelap, sedangkan bawang merah lokal cenderung berwarna lebih pucat.

6. Harga 

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, salah satu kerugian dari hadirnya bawang bombai mini yang kerap membingungkan konsumen ini adalah dari segi harga. Harga jual bawang merah palsu lebih murah dibandingkan bawang merah lokal.

Nah, itulah beberapa perbedaan antara bawang merah asli dengan bawang merah yang palsu. Sebenarnya, Kementerian Pertanian telah melakukan audit terhadap perusahaan-perusahaan importir bahan pangan di tahun 2018 kemarin dan siap memberikan sanksi tegas bagi pihak-pihak yang melanggar.

Meski demikian, Anda tetap saja harus hati-hati. Sebab, meskipun bawang merah india memang lebih murah dan terkesan menguntungkan bagi para pembeli, dampak terhadap kesehatan dari konsumsi bawang ini masih belum dapat dibuktikan oleh Dinas Kesehatan.

Perlu diingat juga bahwa saat Anda membeli dan menggunakan bawang merah palsu, banyak pihak yang dirugikan, seperti petani lokal, diri Anda sendiri, dan lebih jauh lagi perekonomian negara. Oleh karena itu, tetaplah waspada. Saat membeli bawang merah, perhatikan baik-baik struktur dan aromanya. Semoga bermanfaat!

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar