Sukses

Donor Plasma Darah, Ini Manfaat dan Efek Sampingnya

Sama halnya dengan donor darah, donor plasma darah juga memiliki manfaat dan efek samping untuk kesehatan. Ini fakta medisnya.

Apakah Anda rutin melakukan donor darah? Ternyata, selain donor darah, Anda juga dapat melakukan donor plasma darah. Apa manfaat donor plasma ini? Adakah efek sampingnya?

Mengenal Donor Plasma Darah

Plasma merupakan bagian cair dan bening dari darah setelah sel darah merah, sel darah putih, platelet, dan komponen seluler lainnya disingkirkan.

Sebanyak 35 persen komponen dalam darah adalah plasma sehingga merupakan komponen terbesar dari darah manusia. Kandungannya terdiri atas air, garam, enzim, antibodi, dan protein lainnya.

Fungsi plasma darah adalah sebagai pembawa berbagai zat penting, seperti protein, hormon, dan nutrisi ke sel-sel berbeda di dalam tubuh Anda. Ini termasuk hormon pertumbuhan yang membantu otot dan tulang tumbuh, serta hormon pembekuan yang membantu tubuh menghentikan pendarahan saat mengalami luka.

Donor plasma darah diperlukan untuk berbagai terapi pada kondisi medis tertentu, seperti membantu pemulihan penyakit langka, mengobati kanker, operasi transplantasi, dan hemofilia

Pada donor plasma, darah diambil dari dalam tubuh, lalu diproses melalui mesin yang memisahkan plasma dengan darah. Setelah selesai, komponen darah lainnya seperti sel darah merah dikembalikan ke dalam tubuh dan dicampurkan dengan cairan saline untuk menggantikan plasma yang diambil.

Artikel Lainnya: Kenali 5 Jenis Transfusi Darah

1 dari 3 halaman

Manfaat Donor Plasma untuk Kesehatan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, donor plasma dapat digunakan sebagai terapi medis tertentu. Berikut beberapa manfaat donor plasma darah untuk kesehatan:

  1. Mengatasi Gangguan Pembekuan Darah

Pasien dengan gangguan perdarahan rentan terkena gangguan pembekuan darah. Ketika terjadi cedera, pasien akan mudah mengalami perdarahan organ dalam, kerusakan organ, bahkan kematian. Donor plasma dapat bermanfaat untuk kondisi tersebut.

  1. Immunoglobulin atau IVIG

Terdapat lebih dari 150 gangguan defisiensi imun. Individu dengan gangguan sistem imun pada umumnya tidak berespons baik dengan antibiotik. Donor IVIG menurunkan risiko terpapar infeksi pada pasien dengan kondisi tersebut. 

  1. Alpha-1 Antitrypsin

Alpha-1 lebih dikenal dengan penyakit emfisema genetik. Penyakit ini merupakan penyakit keturunan yang dapat menyebabkan gangguan paru dan hati pada orang dewasa maupun anak-anak. Manfaat donor plasma darah dapat dirasakan pasien tersebut. 

  1. Albumin

Donor plasma darah dapat digunakan untuk pasien dengan gangguan albumin, seperti pada pasien luka bakar, pasien trauma, ataupun pasien yang baru melakukan tindakan operasi.

  1. Hiperimunoglobulin

Donor plasma dapat digunakan untuk mengganti hiperimunoglobulin seperti pada pasien rabies, tetanus, pasien cuci darah, atau penerima organ donor. Selain itu, manfaat donor plasma darah adalah sebagai terapi wanita hamil yang memiliki inkompatibilitas rhesus. 

Artikel Lainnya: Manfaat Terapi Plasma Darah untuk Kecantikan

2 dari 3 halaman

Efek Samping Donor Plasma Darah

Donor plasma sebetulnya merupakan proses yang aman, tetapi tidak menutup kemungkinan adanya dampak yang timbul. Beberapa efek samping donor plasma darah, antara lain: 

  1. Dehidrasi

Plasma mengandung banyak cairan. Oleh karena itu, dehidrasi merupakan salah satu efek samping dari donor plasma. Meski begitu, dehidrasi yang terjadi biasanya hanya dehidrasi ringan.

  1. Kepala terasa ringan

Plasma kaya akan berbagai nutrisi dan garam yang bermanfaat agar tubuh dapat berperan dengan baik. Kehilangan zat-zat tersebut melalui donor plasma dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit dan menyebabkan kepala pusing berputar, terasa ringan, bahkan pingsan. 

  1. Kelelahan

Kelelahan merupakan salah satu dampak donor plasma yang ringan. Kondisi ini dapat terjadi ketika tubuh kekurangan nutrisi dan garam.

  1. Memar dan Tidak Nyaman

Memar dan rasa tidak nyaman pada area tempat jarum disuntikkan saat donor merupakan efek samping dari donor plasma. Selain itu, pada area tersebut dapat terasa sensasi baal ataupun efek ditusuk-tusuk. 

  1. Infeksi

Jarum yang menusuk ke dalam kulit dapat menjadi fokus infeksi. Jaringan kulit yang tertusuk bisa menjadi sarana masuknya bakteri dari luar tubuh ke dalam tubuh, sehingga dapat berisiko menyebabkan infeksi di tempat penyuntikkan. 

Donor plasma memiliki manfaat untuk terapi berbagai penyakit. Meski begitu, terdapat juga beberapa efek samping dari donor plasma. Namun, dampak tersebut dapat diminimalkan dengan berbagai pencegahan sebelum melakukan donor plasma.

[WA/RS]

0 Komentar

Belum ada komentar