Sukses

Manfaat Beras Hitam untuk Diabetes Mellitus

Meski tak begitu populer seperti beras putih, beras hitam ternyata punya manfaat yang besar bagi penderita penyakit diabetes mellitus. Ini fakta selengkapnya.

Di Indonesia, beras hitam mungkin kalah pamor dibanding beras putih. Namanya juga terdengar asing di telinga masyarakat karena sebutannya yang berbeda-beda tergantung daerahnya, dari mulai cempo ireng, padi hitam, ambo awok, hingga laka.

Padahal, manfaat beras hitam untuk kesehatan tubuh Anda sangat banyak, khususnya penderita diabetes mellitus.

Beras hitam terbuat dari gandum utuh dan banyak dikonsumsi di negara Asia. Beras berwarna gelap ini memiliki kandungan serat yang tinggi, serta mengandung zat antosianin yang merupakan antioksidan untuk menangkal radikal bebas yang masuk ke tubuh.

1 dari 3 halaman

Kandungan Nutrisi Beras Hitam

Kandungan beras hitam tidak hanya karbohidrat, tetapi juga menyimpan sumber nutrisi lainnya. Beras hitam diketahui juga memiliki zat besi, protein, dan antosianin yang berperan sebagai antioksidan di dalamnya.

Sepiring nasi hitam matang (sekitar ¼ cangkir beras mentah) mengandung kira-kira (dalam nilai yang direkomendasikan setiap hari):

  • 160 kalori
  • 1,5 gram lemak
  • 34 gram karbohidrat
  • 2 gram serat
  • 5 gram protein
  • Zat besi

Di banding dengan jenis nasi lainnya seperti nasi putih dan nasi merah, kalori yang dihasilkan dari beras hitam cenderung lebih rendah. Selain itu, kandungan serat dan antioksidan membuat manfaat beras hitam untuk diabetes semakin disarankan.

Artikel Lainnya: Menu Sarapan Sehat untuk Penderita Diabetes Mellitus

2 dari 3 halaman

Manfaat Beras Hitam untuk Penderita Diabetes Mellitus

Berikut adalah beberapa manfaat beras hitam untuk diabetes mellitus:

1. Kenyang Lebih Lama

Serat yang tinggi pada beras hitam akan membuat penderita diabetes merasa kenyang lebih lama.

Baiknya lagi, beras ini tidak menyebabkan peningkatan insulin di dalam tubuh dengan cepat, sehingga kadar gula darah akan lebih stabil.

2. Membantu Menjaga Berat Badan

Kandungan serat dalam beras hitam membuat proses pelepasan gula darah terjadi secara perlahan-lahan sehingga membuat Anda kenyang lebih lama. Kandungan protein juga meningkatkan perasaan cepat kenyang.

Selain itu, studi pada hewan menyebutkan antosianin membantu mengurangi lemak di tubuh dan membantu menurunkan berat badan.

3. Mencegah Oksidasi Radikal Bebas

Salah satu manfaat beras hitam untuk diabetes adalah untuk mencegah oksidasi radikal bebas.

Perlu diketahui bahwa pada penderita diabetes, gula darah yang tinggi menyebabkan proses oksidasi dan menghasilkan radikal bebas yang akan merusak sel-sel dalam tubuh serta meningkatkan risiko penyakit kanker, jantung, dan stroke.

Nah, antosianin pada beras hitam yang bersifat antioksidan akan melawan radikal bebas dan melindungi Anda dari penyakit berbahaya.

Artikel Lainnya: Antara Beras Putih, Merah, dan Hitam, Mana Lebih Baik?

4. Menurunkan Risiko Kanker

Proses oksidasi akibat tingginya gula darah penderita diabetes juga mungkin menyebabkan pembentukan kanker.

Dengan tingginya kandungan antioksidan pada beras hitam, radikal bebas akan dilawan dan risiko penyakit kanker dapat diturunkan.

5. Menjaga Kesehatan Mata

Salah satu komplikasi diabetes adalah katarak dan kebutaan karena retinopati diabetes. Selain antosianin, beras hitam juga mengandung jenis karotenoid, yaitu lutein dan zeaxantin, yang dihubungkan dengan kesehatan mata.

Kedua jenis antioksidan ini melindungi mata Anda dari kerusakan akibat radikal bebas dan menurunkan risiko kedua penyakit mata tersebut.

Dengan melihat kandungan dan manfaatnya, beras hitam dapat menjadi sumber karbohidrat yang aman dikonsumsi oleh penderita diabetes mellitus. Meski demikian, beras berwarna gelap ini tetap harus dikonsumsi dalam batas yang wajar.

Pastikan pula para penderita diabetes yang hendak mengonsumsi beras hitam tidak melupakan aturan 3J (Jadwal, Jenis dan Jumlah), menerapkan gaya hidup sehat, berolahraga secara rutin, serta kontrol ke dokter secara berkala.

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai diabetes mellitus, bisa berkonsultasi kepada dokter menggunakan fitur Live Chat 24 jam di aplikasi KlikDokter. Yuk, unduh aplikasinya sekarang!

[FY]

0 Komentar

Belum ada komentar