Sukses

Mengenal Fatty Liver dan Cara Mencegahnya

Fatty liver atau perlemakan hati dapat menyerang siapa saja, termasuk Anda. Cegah sekarang juga dengan melakukan cara ini.

Klikdokter.com, Jakarta Hati menjadi salah satu organ tubuh yang sering diselimuti lemak dalam jumlah berlebihan. Dalam dunia medis, keadaan ini dikenal dengan sebutan fatty liver alias perlemakan hati.

Fatty liver terjadi ketika jumlah lemak mencapai 5-10% dari berat hati Anda. Keadaan berbahaya ini dapat terjadi akibat alkohol dan faktor non-alkohol.

● Fatty liver alkohol

Sel-sel di dalam hati berfungsi sebagai “penyaring racun” yang ada di dalam alkohol. Jadi, jika Anda hobi mengonsumsi alkohol, apalagi dalam jumlah berlebihan, sel-sel tersebut harus bekerja lebih keras, sehingga cepat atau lambat akan mengalami kerusakan.

Jika sudah terjadi kerusakan yang parah, sel-sel hati dapat mengalami kematian. Alhasil, kemampuan hati untuk menyaring “racun” menjadi sangat berkurang atau bahkan hilang sama sekali.

● Fatty liver non-alkohol

Pada kondisi normal, sel-sel yang ada di dalam hati hanya mengandung sedikit lemak. Namun, saat seseorang mengalami obesitas alias kelebihan berat badan atau memiliki kadar lemak berlebih di dalam tubuh, tingkat lemak di hati bisa ikut meningkat, sekalipun Anda tidak mengonsumsi alkohol.

Anda dikatakan mengalami fatty liver non-alkohol saat lemak yang menumpuk di hati mencapai 5-10% dari berat hati normal.

1 dari 3 halaman

Kenali gejala fatty liver

Secara garis besar, fatty liver atau perlemakan hati dapat memberikan gejala sebagai berikut:

  • Badan lemas
  • Penurunan nafsu makan
  • Penurunan berat badan
  • Mual
  • Sulit berkonsentrasi
  • Nyeri perut kanan atas atau tengah
  • Pembesaran organ hati

Selain di atas, penderita fatty liver juga dapat mengalami perubahan warna kulit menjadi kehitaman, terutama pada bagian leher atau ketiak. Bila tidak segera melakukan tindakan pengobatan, munculnya gejala-gejala lain seperti tubuh menjadi kuning, perdarahan di dalam tubuh serta kegagalan fungsi hati tak bisa dihindari lagi.

Tak berhenti di situ, fatty liver yang tidak diobati dan dibiarkan dalam waktu lama juga dapat menyebabkan munculnya jaringan ikat yang disebut dengan sirosis. Bila sudah seperti ini, penderita memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami kanker atau bahkan kematian dini.

2 dari 3 halaman

Cara mencegah fatty liver

Meski berbahaya, fatty liver bisa dicegah. Berikut beberapa tindakan yang bisa Anda lakukan:

1. Menurunkan berat badan

Jika Anda termasuk orang yang memiliki berat badan berlebih alias obesitas, cara terbaik untuk mencegah kejadian fatty liver adalah menurunkan berat badan ke rentang normal. Dengan demikian, kadar insulin dan enzim hati bisa kembali ke rentang normal.

Satu hal yang perlu Anda ingat saat menurunkan berat badan adalah hindari melakukannya dengan cara instan. Lakukan penurunan berat badan secara perlahan dan berproses. Pastikan berat badan yang hilang tidak lebih dari 1,6 kg per minggu.

2. Olahraga secara rutin dan teratur

Banyak penelitian menyebutkan bahwa olahraga yang dilakukan secara rutin dan teratur dapat membantu menurunkan atau bahkan menghilangkan risiko fatty liver. Anda dianjurkan untuk berolahraga dengan durasi 30 menit sehari, setidaknya sebanyak 3 kali seminggu.

Beberapa jenis olahraga yang bisa Anda jadikan pilihan adalah aerobik, berjalan, bersepeda, angkat beban, bermain sepak bola, berenang dan lainnya. Pastikan jenis olahraga yang dipilih sesuai dengan minat dan kondisi tubuh Anda.

3. Konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang

Hindari konsumsi asupan yang mengandung banyak gula, bersoda atau mengandung lemak jenuh dan trans. Sebagai gantinya, Anda dapat mengonsumsi sayur-sayuran, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, susu, dan buah-buahan.

Pastikan susunan menu harian Anda tidak melebihi kebutuhan gizi sehari-hari, sekalipun makanan atau minuman yang dikonsumsi baik untuk kesehatan.

4. Hindari alkohol

Seperti telah disinggung di atas, konsumsi alkohol secara berlebihan dapat menyebabkan terjadinya fatty liver. Oleh karena itu, jika tidak ingin mengalami kondisi berbahaya ini, Anda sebaiknya membatasi atau menghindari sama sekali segala asupan yang mengandung alkohol di dalamnya.

5. Jangan konsumsi obat sembarangan

Obat-obatan atau suplemen jenis tertentu dapat meningkatkan risiko Anda terkena fatty liver. Untuk mencegah terjadinya hal ini, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan untuk mengonsumsi obat atau suplemen jenis tertentu.

Jangan biarkan fatty liver atau perlemakan hati terjadi pada diri Anda. Terapkan gaya hidup sehat mulai sekarang, dan jangan ragu untuk segera berobat ke dokter jika Anda mengalami gejala yang merujuk pada penyakit berbahaya ini.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar