Sukses

Penyebab Badan Lemas Setelah Makan

Setelah makan siang dan harus kembali bekerja, badan justru jadi lemas dan mengantuk. Apa penyebabnya?

Setelah makan, sering kali kita merasa mengantuk dan sulit untuk berkonsentrasi. Kondisi seperti ini sering disebut sebagai food coma. Mari kita bahas lebih lanjut mengenai penyebab badan lemas setelah makan.

1 dari 2 halaman

Penyebab Badan Lemas Setelah Makan

Saat bekerja, pasti Anda menanti waktu makan siang agar bisa beristirahat sebentar dan mengisi energi. Namun tidak jarang setelah jam istirahat, Anda justru menjadi mengantuk dan tidak produktif untuk melanjutkan pekerjaan sebelumnya. Apakah kondisi seperti ini merupakan hal yang harus dikhawatirkan?

Jawabannya belum tentu. Kondisi tersebut normal terjadi setelah makan, khususnya jika makan dalam jumlah yang cukup banyak dan disebut sebagai food coma atau somnolence postprandial. Food coma menyebabkan seseorang merasa lelah setelah makan, malas, kembung, dan perut yang sesak.

1. Konsumsi Makanan Tinggi Gula dan Karbohidrat Olahan

Makanan yang tinggi karbohidrat, khususnya karbohidrat olahan, mengandung gula yang cukup tinggi. Mengonsumsi terlalu banyak dapat meningkatkan kadar gula dalam darah secara cepat, dan ketika terjadi penurunan bisa menyebabkan turunnya energi.

Artikel Lainnya: Mengapa Masih Ingin Makan Meski Sudah Kenyang?

Untuk mencegah terjadinya hal tersebut, lebih disarankan untuk mengonsumsi makanan dengan sumber karbohidrat kompleks atau yang tinggi serat. Contohnya seperti gandum, kacang polong, dan jenis kacang-kacangan lain.

2. Konsumsi Makanan Tinggi Protein

Protein memang penting untuk fungsi tubuh sehari-hari. Tapi jika dikonsumsi terlalu banyak, justru akan membuat tubuh lemah.

3. Porsi Makan yang Terlalu Besar

Porsi makan yang terlalu besar dapat menghasilkan kadar gula berlebih dalam tubuh. Kondisi ini juga dapat membuat Anda lemas serta mudah mengantuk.

4. Siklus Sistem Pencernaan

Setelah makan, khususnya jika makan terlalu banyak, metabolisme tubuh akan membutuhkan waktu dan energi untuk mencerna makanan yang baru saja dikonsumsi.

5. Diabetes

Penyebab badan lemas setelah makan lainnya adalah diabetes. Pada penderita diabetes mellitus (DM), terjadi gangguan sensitivitas insulin di dalam tubuh untuk mengatur kadar gula dalam darah.

Artikel Lainnya: Lapar Palsu, Kenali Tanda-Tandanya

Setelah makan, hasil metabolisme pencernaan dalam bentuk gula seharusnya disimpan di dalam sel. Namun jika Anda memiliki riwayat diabetes mellitus, tubuh akan memiliki gangguan dalam regulasi tersebut. Hal ini dapat memicu peningkatan kadar gula dalam darah, dan memicu tubuh lelah.

6. Kurang Berolahraga

Sering lemas dan mengantuk setelah makan juga dipengaruhi oleh pola hidup setiap harinya. Salah satunya adalah kebiasaan olahraga. Pasalnya, olahraga yang dilakukan secara rutin dapat membantu meningkatkan energi dan mengurangi rasa lelah.

7. Kurang Tidur

Kurang tidur bisa didefinisikan menjadi dua golongan, yaitu kuantitas tidur yang kurang atau kualitas tidurnya yang kurang. Untuk dapat fit saat beraktivitas sepanjang hari, kuantitas dan kualitas tidur harus terpenuhi dengan baik.

Jika seseorang kurang tidur, akan lebih mudah merasa lemas dan mengantuk setelah makan. Terlebih jika terlalu banyak makan saat istirahat, tubuh menjadi lebih relaks dan merasa butuh istirahat, khususnya jika sudah mengalami kurang tidur sebelumnya.

8. Alergi atau Intoleransi Makanan

Penyebab badan lemas setelah makan lainnya adalah adanya alergi atau intoleransi makanan tertentu. Kondisi ini juga bisa menimbulkan gangguan pencernaan seperti perut terasa kembung, sulit BAB (konstipasi) atau bahkan diare.

Artikel Lainnya: 10 Pengaruh Buruk Gula pada Kesehatan

Jika terdapat kecurigaan terhadap hal tersebut, sebaiknya menghentikan konsumsi makanan tersebut selama sekitar dua minggu. Jika keluhan berkurang atau hilang, bisa dicoba kembali secara perlahan untuk memastikan apakah benar keluhan yang dialami disebabkan oleh alergi atau intoleransi makanan.

9. Gangguan Tiroid

Gangguan pada kelenjar tiroid dapat memengaruhi keseimbangan hormon, sehingga memicu gejala lemas. Hal ini juga berkaitan erat dengan kadar gula dalam darah yang menghasilkan energi bagi tubuh. Apabila energi yang dihasilkan tidak cukup besar untuk aktivitas sehari-hari, tubuh bisa menjadi mudah lelah.

10. Gangguan Penyerapan di Saluran Cerna

Ketika seseorang mengalami gangguan penyerapan di saluran cerna, sumber energi yang dikonsumsinya juga tidak dapat terserap sempurna. Alhasil, tubuh menjadi lemas dan mudah lelah.

Penyebab lainnya bisa jadi karena kondisi anemia, kelenjar tiroid yang kurang aktif, penyakit celiac, dan sleep apnea.

Penyebab badan lemas setelah makan bisa merupakan hal yang bersifat wajar dan tidak memerlukan terapi khusus. Namun, bisa juga menjadi pertanda adanya masalah kesehatan serius.

Jika kondisi lemas ini sudah Anda alami dalam jangka waktu yang cukup lama, sebaiknya segera temui dokter. Nantinya dokter akan melakukan pemeriksaan untuk menentukan penyebabnya dan penanganan yang tepat.

[FY/ RS]

0 Komentar

Belum ada komentar