Sukses

Apakah Ada Obat untuk Atasi Mendengkur?

Mendengkur menjadi salah satu gangguan kesehatan yang belum ditemukan solusinya. Sejauh apa upaya tim medis membenahi hal ini?

Klikdokter.com, Jakarta Mendengkur saat tidur merupakan suatu kondisi yang dapat dialami oleh siapa saja, bahkan oleh anak sekalipun. Meski identik dengan tersumbatnya sebagian saluran napas, ternyata kondisi ini juga dapat menjadi gejala dari penyakit yang lebih serius.

Menurut dr. Fiona Amelia, MPH., mendengkur terjadi ketika udara melewati otot-otot dan jaringan di tenggorokan yang mengalami relaksasi (lemas), sehingga menyumbat saluran napas sebagian. Jaringan tersebut kemudian bergetar ketika Anda bernapas dan menimbulkan suara dengkuran.

“Semakin besar sumbatan, semakin tinggi tekanan udara yang lewat, semakin besar pula getaran yang timbul. Akhirnya semakin besar suara dengkuran yang diproduksi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dr. Fiona menjelaskan tentang sejumlah kondisi yang dapat menyebabkan dengkuran, yakni:

· Anatomi saluran napas

Langit-langit mulut (palatum) yang lunak dapat mempersempit saluran napas. Orang yang obesitas atau kegemukan memiliki jaringan 'ekstra' di belakang tenggorok, yang dapat mempersempit saluran napas. Pada akhirnya, kondisi-kondisi tersebut membuat dengkuran tak bisa lagi dihindari.

· Pengaruh alkohol

Alkohol dapat menyebabkan dengkuran bila dikonsumsi terlalu banyak sebelum tidur. Hal ini karena alkohol akan membuat otot-otot tenggorok dan saluran napas mengalami relaksasi.

· Masalah pada hidung

Hidung yang tersumbat secara kronis atau hidung bengkok akibat deviasi septum dapat menyebabkan dengkuran.

· Kurang tidur

Kurang tidur kronis dapat menyebabkan dengkuran, karena otot-otot saluran napas semakin lemas.

· Posisi tidur

Posisi tidur telentang paling sering menyebabkan terjadinya dengkuran.

· Obstructive sleep apnea (OSA)

Ini adalah kondisi penyakit serius yang menyebabkan sumbatan sebagian hingga total pada saluran pernapasan. Orang yang mengalami kondisi ini akan cenderung kesulitan bernapas atau bahkan tak bisa bernapas sama sekali ketika tertidur.

Adakah obat untuk atasi mendengkur?

Penelitian tentang mendengkur telah dipaparkan oleh The British Snoring and Sleep Apnoea Association (BSSAA) sejak beberapa waktu lalu. Berdasarkan penelitian yang pernah dilakukan, sekitar 41,5% masyarakat di Inggris tidur mendengkur. Sementara di Amerika Serikat, 44% pria dan 28% wanita mendengkur.

Secara konkret, pihak peneliti belum menemukan obat dari mendengkur selain mengurangi kebiasaan buruk yang telah dipaparkan di atas. Meski begitu, sejumlah terapi dapat dilakukan berdasarkan langkah-langkah tertentu.

"Tidak akan pernah ada penyembuhan cepat, karena mendengkur dapat terjadi akibat banyak alasan. Penyebab dengkuran Anda bisa saja berbeda dengan tetangga sebelah.  jadi kami harus menyesuaikan perawatan dengan masing-masing individu. Meski begitu, pasien harus bekerja sama dengan perawat agar bisa sukses dalam mengelola mendengkur," kata direktur BSSAA, Marianne Davey.

Penanganan tersebut bisa dilakukan dengan mengubah gaya hidup sehari-hari, seperti menurunkan berat badan dan menghindari minuman beralkohol. Sejumlah obat dan penanganan medis tertentu dapat diterapkan jika penyebab utama dengkuran adalah masalah kesehatan tertentu. Bahkan dalam beberapa kasus, orang yang mendengkur harus menggunakan alat bantu yang dipasang di rongga mulut hingga hidung.

Masa depan obat mendengkur

Adalah Josef Wirth. Seorang peneliti tidur dan terapis yang menaruh perhatian lebih terhadap kejadian mendengkur. Bahkan, ia memiliki sebuah museum yang mengoleksi barang-barang terdahulu yang konon berfungsi untuk mengatasi dengkuran.

Wirth mengaku bahwa obat mendengkur belum ditemukan. Namun ia percaya, seiring berjalannya waktu, teknologi akan maju dan mampu mengatasi masalah ini.

“Saya percaya, mungkin 30 tahun dari sekarang, akan banyak penelitian dan solusi untuk kasus gangguan kesehatan berupa mendengkur. Dari pengalaman saya, jika Anda memiliki orang tua yang mendengkur, maka sang anak cenderung mendengkur juga. Jadi, mungkin mendengkur akan terpecahkan jika Anda bisa mengatasi penyebab genetik,” katanya.

Selagi obat mendengkur masih ditelaah lebih lanjut, masalah ini dapat diperkecil dengan menerapkan pola hidup sehat. Misalnya, mengurangi konsumsi minuman beralkohol, rokok, dan menjaga berat badan tetap ideal. Bila ada masalah kesehatan lain, Anda dapat berkonsultasi secara langsung pada dokter. Dengan begitu, tidur akan lebih nyaman, dan pasangan tidak perlu terganggu sepanjang malam.

[NB/ RVS]

1 Komentar