Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Bolehkah Berhubungan Intim Saat Keputihan?

Ketika seorang wanita sedang mengalami keputihan, bolehkah berhubungan intim dengan pasangan?

Setiap wanita pasti pernah mengalami keputihan. Keputihan merupakan suatu kondisi keluarnya cairan bening dari vagina. Hal ini berkaitan dengan hormon kesuburan wanita, yaitu hormon estrogen. Ketika seorang wanita sedang mengalami keputihan, apakah boleh berhubungan intim dengan pasangan? Sebelum menjawab pertanyaan ini, mari kita mengenal mengenai keputihan

Keputihan sendiri terbagi menjadi dua jenis, yaitu keputihan fisiologis atau normal dan patologis atau abnormal. Umumnya, keputihan fisiologis terjadi saat 2 minggu menjelang masa haid, saat kehamilan, ataupun pada penggunaan pil KB hormonal. Sedangkan keputihan patologis biasanya terjadi akibat infeksi bakteri, jamur, atau parasit.

 

1 dari 3 halaman

Berhubungan Intim Ketika Mengalami Keputihan

Masalah bisa timbul ketika sedang mengalami keputihan, Anda dan pasangan ingin melakukan hubungan intim. Perlu Anda ketahui, sebenarnya cairan yang keluar saat keputihan memiliki beberapa fungsi, salah satunya sebagai pelumas ketika berhubungan intim.

Pada keadaan normal, produksi lendir keputihan berkisar antara 2-5 ml per hari. Namun, saat ada rangsangan seksual, produksi lendir keputihan dapat bertambah banyak, mengingat fungsinya sebagai pelumas. Jadi, selama keputihan yang Anda alami bersifat fisiologis atau normal, maka tentu boleh saja berhubungan intim dengan pasangan.

Artikel lainnya: Benarkah Alat Kontrasepsi Sebabkan Keputihan?

Ketika cairan yang keluar dari vagina Anda memiliki gejala keputihan yang tidak normal, seperti keputihan berbau, berwarna, dan gatal jangan sekali-kali mencoba untuk melakukan hubungan intim.

Selain rasa tidak nyaman yang dapat timbul saat berhubungan intim, pasangan Anda juga bisa tertular penyakit menular seksual (PMS) bila memang keputihan abnormal yang Anda alami disebabkan oleh infeksi. Bila sudah menulari pasangan, pastinya Anda dan pasangan harus sama-sama diobati hingga tuntas.

2 dari 3 halaman

Hindari Keputihan Abnormal

Tentu saja keputihan abnormal bisa membuat Anda khawatir ketika ingin berhubungan intim dengan pasangan. Oleh karena itu, agar terhindar dari keputihan abnormal, Anda bisa mencoba beberapa cara di bawah ini:

  • Pastikan area vagina selalu bersih, dengan cara membilas dengan air yang hangat. Selalu bilas vagina dari sisi depan ke belakang.
  • Keringkan area vagina dan sekitarnya setelah melakukan pembasuhan seperti setelah mandi, buang air kecil, atau buang air besar.
  • Hindari kebiasaan membersihkan vagina dengan produk pembersih area kewanitaan, seperti cairan, spray, dan bedak. Cara-cara pembersihan vagina tersebut dapat menyebabkan terganggunya keseimbangan flora normal di area vagina, yang pada akhirnya dapat memberi kesempatan kepada kuman jahat untuk berkembang biak.
  • Jangan menggunakan celana (termasuk celana dalam) yang terlalu ketat. Pastikan mengganti celana dalam setiap hari.
  • Gunakan celana dalam yang bahannya menyerap keringat seperti katun.

Sebenarnya boleh saja berhubungan intim dengan pasangan selama keputihan yang Anda alami merupakan keputihan normal. Jika Anda masih ragu dengan jenis keputihan yang dialami, tak ada salahnya untuk memeriksakan diri ke dokter. Apabila ditemukan adanya infeksi, penanganan yang cepat dan tepat akan mengobatinya secara tuntas.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar