Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Wahai Para Pria, Kenali Ciri-Ciri Penis yang Sehat Berikut Ini

Wahai Para Pria, Kenali Ciri-Ciri Penis yang Sehat Berikut Ini

Bukan hanya soal ukuran atau kemampuan untuk berhubungan seksual, kesehatan penis lebih dari itu. Apa saja ciri-ciri penis yang sehat?

Penis yang sehat menjadi bagian penting dari kesehatan kaum pria secara keseluruhan. Tak sekadar kemampuan untuk mempertahankan ereksi, ejakulasi, dan bereproduksi, kesehatan penis lebih dari itu.

Terlepas dari beragamnya jenis penis seperti berbedanya bentuk, warna, ukuran, jenis rambut, sirkumsisi, dan hal yang lainnya, kesehatan penis tidak bergantung dari hal-hal tersebut saja.

Kesehatan pada penis bergantung pada banyak hal, seperti praktik kebersihan, perubahan gaya hidup, dan kondisi kesehatan yang mendasarinya. Secara garis besar, ciri-ciri penis sehat adalah sebagai berikut.

1. Ukuran Penis

Ukuran penis tentu menjadi hal utama yang diingat apabila membahas soal penis yang sehat. Namun, ingatlah bahwa ukuran penis bukan satu-satunya. Sebab, ukuran alat kelamin pria yang normal pada beberapa etnis dapat berbeda-beda.

Secara umum, panjang penis yang normal adalah 7–10 cm dengan garis keliling 9–10 cm saat lemas atau flaccid. Sementara, panjang kelamin pria sehat dan normal saat ereksi adalah 12–16 cm dengan garis keliling 12 cm.

Penis dianggap kecil atau abnormal jika panjangnya kurang dari 7,6 cm saat mengalami ereksi (mikropenis).

Kebanyakan pria tidak percaya diri karena memiliki penis yang kecil. Padahal, dari beberapa studi disebutkan bahwa 85% wanita merasa puas dengan ukuran penis pasangannya.

Artikel Lainnya: Kenali Faktor-faktor Penentu Ukuran Penis

1 dari 5 halaman

2. Kenyamanan Saat BAK

Penis berfungsi untuk urinasi atau buang air kecil dan berejakulasi. Tanda penis yang sehat adalah ketika Anda dapat BAK dengan nyaman tanpa adanya rasa sakit atau tersendat. 

Apabila Anda merasakan adanya masalah saat ingin BAK, seperti sulit untuk memulai BAK atau aliran urine yang keluar terasa lemah, mungkin itu adalah tanda-tanda dari benign prostate hypertrophy (BPH) atau pembesaran prostat yang sering terjadi pada pria usia tua.

Gejala lain dari BPH, yaitu:

  • Urine yang menetes setelah selesai BAK.
  • Perasaan kandung kemih yang tidak sepenuhnya kosong.
  • BAK yang sering.
  • Kemungkinan adanya darah dalam urine karena mengejan saat BAK. 

Sementara itu, nyeri saat BAK selain menunjukkan adanya gangguan pada prostat, dapat juga menjadi tanda adanya infeksi menular seksual (seperti chlamydia dan gonore), dan infeksi saluran kemih.

Artikel Lainnya: Kencing Bercabang, Pria Patut Khawatir atau Tidak?

2 dari 5 halaman

3. Kelengkungan Penis

Ciri-ciri penis sehat berikutnya bisa terlihat dari kelengkungan penis. Pada kebanyakan pria, saat ereksi, kelengkungan penis cenderung mengarah ke kiri atau kanan. Ini normal dan tak perlu dikhawatirkan. 

Namun, lain halnya jika penis melengkung lebih dari 15 derajat. Kondisi ini bisa menjadi tanda adanya penyakit Peyronie.

4. Kemampuan dalam Mempertahankan Ereksi

Penis yang sehat ditunjukkan dari kemampuan untuk mendapatkan dan mempertahankan ereksi. Gangguan yang terjadi karena ketidakmampuan mendapatkan dan mempertahankan ereksi ini biasa disebut dengan disfungsi ereksi

Terdapat banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko dari disfungsi ereksi, di antaranya: 

  • Diabetes.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Ketergantungan alkohol.
  • Obesitas.
  • Kolesterol yang tinggi.
  • Penggunaan tembakau.
  • Stres.

Artikel Lainnya: Penis Tidak Ereksi di Pagi Hari, Apakah Berbahaya?

3 dari 5 halaman

5. Ada atau Tidaknya Benjolan dan Luka

Apa yang terlihat pada penis dapat membantu mengidentifikasi masalah kesehatan pada penis. Pasalnya, beberapa tanda infeksi menular seksual dapat terlihat pada penis, meski terkadang tanda ini termasuk ringan dan tidak terlihat dengan mata telanjang.

Jika Anda mendapati adanya benjolan, kemerahan, bintik atau luka pada kulit penis, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Bisa jadi hal tersebut merupakan pertanda penyakit tertentu, misalnya infeksi kelamin.

Berikut beberapa tanda penyakit kelamin yang dapat ditunjukkan oleh penampakan penis:

  • Herpes kelamin dapat diketahui dari lepuh (satu atau beberapa) yang berisi cairan. Biasanya sering ditemukan di batang penis.
  • Kutil kelamin (yang disebabkan oleh human papillomavirus) ditandai oleh benjolan kecil yang menonjol. Penampilannya seperti kembang kol dan dapat muncul sendiri atau berkelompok. 
  • Fase primer sifilis ditandai dengan luka merah yang tidak nyeri. Luka ini biasanya disebut dengan chancre.

6. Warna Penis

Selain melihat ada atau tidaknya luka dan benjolan, ciri-ciri penis sehat dapat dilihat dari warnanya. Umumnya, warna kelamin pria sehat serupa dengan warna kulit tubuh seseorang.

Namun, hal itu tidak bisa menjadi patokan. Sebab bisa saja seseorang memiliki warna penis yang satu hingga dua tingkat lebih gelap, kemerahan, atau cokelat dari warna kulit.

Selain itu, penyakit kanker penis dapat diketahui dengan melihat penis Anda. Adanya perubahan warna kulit, penebalan kulit, atau timbulnya luka dapat menjadi tanda-tanda kanker langka ini.

Artikel Lainnya: Penis Menghitam Setelah Tak Sengaja Tergigit, Apakah Itu Normal?

4 dari 5 halaman

7. Cairan yang Keluar dari Penis

Cairan yang keluar dari alat kelamin pria juga bisa menunjukkan ciri-ciri penis sehat. Ketika ejakulasi, seorang pria biasanya mengeluarkan cairan berwarna putih susu atau agak kekuningan dengan jumlah kurang dari satu sendok teh.

Sementara itu, tekstur maupun konsistensi dari air mani ini dapat berubah. Hal ini biasanya dipengaruhi oleh pola makan sebelum terjadinya ejakulasi.

Cairan abnormal yang keluar dari penis atau warna urine yang abnormal dapat menunjukkan gangguan kesehatan. Berikut beberapa tanda yang sebaiknya Anda waspadai:

  • Chlamydia ditunjukkan dengan nanah yang cenderung berair dan berwarna putih. Pada hampir 50% pria yang terinfeksi tidak memiliki gejala yang mencolok.
  • Pada gonore, nanah cenderung lebih kental dan bisa berwarna kehijauan atau kekuningan.
  • Urine berdarah dapat menjadi tanda penyakit ginjal atau kandung kemih, termasuk kanker. Ini juga bisa menjadi tanda penyakit prostat, infeksi saluran kemih, infeksi menular seksual, atau berbagai penyebab lainnya.
  • Warna urine yang keruh dapat menjadi tanda infeksi saluran kemih.
  • Urine yang pekat bisa menjadi tanda dehidrasi.

Terkait dengan warna urine, beberapa makanan dapat memengaruhi warna urine. Bit bisa memberikan semburat kemerahan, asparagus dapat membuat menjadi hijau, asupan vitamin B12 yang tinggi dapat menyebabkan warna urine menjadi kuning berpendar. Pengobatan-pengobatan tertentu juga dapat memengaruhi warna urine.

Ciri-ciri penis sehat dapat dilihat dari berbagai sisi, bukan hanya soal ukuran. Apabila Anda merasa ada sesuatu yang tidak seperti biasanya, periksakanlah diri Anda ke dokter.

Konsultasikan juga masalah kesehatan Anda melalui fitur Live Chat 24 jam di aplikasi KlikDokter. Gratis!

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar