Sukses

Artis Bollywood, Sridevi, Meninggal akibat Serangan Jantung

Artis legendaris senior Bollywood, Sridevi Kapoor, dikabarkan meninggal dunia akibat serangan jantung.

Klikdokter.com, Jakarta Berita duka menyelimuti industri film Bollywood. Salah satu artis senior yang melegenda, Sridevi Kapoor, atau lebih dikenal sebagai Sridevi, dikabarkan meninggal dunia akibat serangan jantung di Dubai, Uni Emirat Arab, pada Sabtu (24/2/2018).

Mengutip NDTV, Sridevi dinyatakan meninggal dunia di kamar hotelnya sekitar pukul 11 malam waktu setempat. Para dokter mengonfirmasi bahwa kematian wanita berusia 54 tahun itu disebabkan oleh serangan jantung yang terjadi secara tiba-tiba.

Seorang aktor yang juga saudara ipar Sridevi, Sanjay Kapoor, mengatakan bahwa kepergian aktris veteran tersebut membuat seluruh anggota keluarga terkejut. Pasalnya, Sridevi diketahui tidak memiliki riwayat penyakit jantung sebelumnya.

“Kami benar-benar terkejut. Dia tidak memiliki riwayat serangan jantung,” kata Sanjay kepada Khaleej Times.

Mengenal Sridevi

Legenda Bollywood dengan nama lengkap Shree Amma Yanger Ayyapan itu lahir di Negara bagian Tamil Nadu, India Selatan, pada 13 Agustus 1963. Ia memulai debut Bollywood pada tahun 1979.

Sridevi kemudian menjadi ikon di industri perfilman India setelah membintangi lebih dari 300 judul film. Tak heran, dirinya sempat dianugrahi banyak penghargaan, salah satunya Filmfare Best Actress Award untuk filmnya yang berjudul English Vinglish pada tahun 2013.

Sekilas tentang serangan jantung

Serangan jantung merupakan salah satu penyebab kematian utama di dunia. Menurut dr. Jessica Florencia, serangan jantung terjadi setiap 34 detik di seluruh dunia dan merupakan pembuluh nomor satu bagi wanita. Hal ini karena serangan jantung pada wanita lebih sulit dideteksi, sehingga kerap terabaikan dan terjadi berlarut-larut.

Di sisi lain, dr. Dyan Mega Inderawati menyebutkan bahwa terdapat beberapa faktor yang menyebabkan seorang wanita berisiko tinggi mengalami serangan jantung di kemudian hari. Faktor-faktor tersebut, di antaranya:

  • Berusia lebih dari 55 tahun.
  • Memiliki riwayat penyakit jantung atau diabetes di keluarga.
  • Pernah terkena serangan jantung sebelumnya atau memiliki riwayat tekanan darah tinggi (hipertensi), gula darah, atau kolesterol tinggi yang tidak terkontrol.
  • Memiliki kebiasaan merokok dan minum alkohol berlebihan.
  • Pernah melakukan pemeriksaan fungsi jantung dan hasilnya tidak normal.

Melengkapi itu, dr. Nadia Octavia menyebutkan, terdapat beberapa ciri dan tanda bahwa seorang wanita berisiko terkena serangan jantung, yaitu:

  1. Mudah lelah

Perasaan mudah lelah yang bersifat ekstrem bisa menjadi salah satu gejala dari serangan jantung. Hal ini dibuktikan oleh sebuah studi yang menyebutkan bahwa lebih dari 70% subjek penelitian mengalami kelelahan kronis beberapa hari hingga minggu sebelum akhirnya mengalami serangan jantung.

  1. Gangguan tidur

Penelitian menyebutkan bahwa sebagian besar wanita yang diam-diam berisiko terkena serangan jantung biasanya akan mengalami gangguan tidur beberapa hari sebelum serangan terjadi.

  1. Sesak napas

Seseorang yang tidak menderita asma namun kesulitan menarik napas panjang ketika melakukan aktivitas sehari-hari dikatikan dengan gejala serangan jantung.

  1. Terbakar di dada atau heartburn

Heartburn atau perasaan seperti terbakar di dada biasanya terjadi beberapa saat sebelum akhirnya berujung pada serangan jatung. Wanita yang sering mengalami masalah saluran cerna juga dikaitkan dengan peningkatan risiko serangan jantung di kemudian hari.

  1. Cemas

Kecemasan ekstrem menjadi gejala awal serangan jantung pada lebih dari sepertiga wanita yang dijadikan subjek penelitian.

  1. Nyeri

Rasa nyeri yang terjadi di perut, dada, punggung, leher, bahu, lengan, rahang atau tenggorokan dapat menjadi gejala yang merujuk pada serangan jantung.

  1. Pusing dan berkeringat

Sebelum serangan jantung terjadi, seorang wanita yang memiliki risiko terhadap penyakit tersebut akan merasakan pusing atau kepala terasa ringan yang disertai dengan keringat dingin.

Berkaca dari peristiwa yang menimpa artis Bollywood, Sridevi Kapoor, Anda dianjurkan untuk terus memperhatikan kesehatan diri masing-masing. Jika merasakan gejala atau memiliki faktor risiko yang berkaitan dengan serangan jantung, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Selamat jalan, Legenda!

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar