Sukses

Adakah Vaksin untuk Mencegah Flu Unta?

Penyakit yang lama “tertidur” ini tiba-tiba bangkit kembali. Adakah vaksin untuk mencegah flu unta?

Klikdokter.com, Jakarta Middle East Respiratory Syndrome (MERS), atau disebut juga flu unta, merupakan penyakit saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus MERS-CoV. Virus ini termasuk dalam kelompok virus korona, keluarga besar virus yang dapat menimbulkan berbagai penyakit pada manusia, mulai dari flu biasa hingga SARS. Penyakit mematikan ini pada umumnya menimbulkan masalah di saluran pernapasan atas yang berat, dengan gejala-gejala yang timbul seperti demam, batuk, dan sesak napas.

Menurut organisasi kesehatan dunia Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sejak pertama kali ditemukan di Arab Saudi pada tahun 2012, tercatat sudah ada 2.123 kasus di 27 negara seluruh dunia dan menyebabkan sedikitnya 740 kematian. Lama 'tertidur', awal bulan Januari tahun 2018 kasus flu unta kembali ditemukan di negeri jiran, Malaysia. Mengingat kasus tersebut terjadi di negara tetangga, tentu menimbulkan perhatian khusus bagi masyarakat Indonesia.

Flu unta kembali diperbincangkan setelah viralnya video unggahan seseorang yang meminum kencing unta dicampur dengan susu unta tanpa melalui proses sterilisasi. Tentu saja hal ini menuai kontroversi, mengingat pada tahun 2015 WHO sudah mengeluarkan peringatan untuk melarang minum kencing unta dalam upaya membatasi penyebaran flu unta. Selain itu WHO juga menyerukan sejumlah hal menyangkut berbagai standar kebersihan umum seperti menghindari kontak dengan hewan, terutama unta, dan cuci tangan setelah menyentuh unta.

Untuk orang-orang yang akan bepergian ke negara di Timur Tengah, atau merencanakan untuk pergi ke Saudi Arabia untuk beribadah umroh, atau mereka yang akan melaksanakan ibadah haji pada bulan Agustus mendatang, flu unta pasti merupakan sesuatu yang menakutkan.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

Lakukan upaya pencegahan

Berbagai upaya pencegahan seyogyanya harus dilakukan oleh semua lapisan masyarakat agar terhindar dari flu unta. Sampai saat ini memang belum ada upaya pencegahan yang konkrit secara medis. Vaksin untuk mencegah flu unta belum dapat ditemukan dan masih terus dalam proses pengembangan.

Virus yang menjadi penyebab flu unta dapat menyebar dari unta ke manusia, maupun dari manusia ke manusia. Mengingat penularan flu unta sering berasal dari hewan unta itu sendiri, akhir-akhir ini penelitian mengenai vaksin khusus untuk unta pun sedang dilakukan. Harapannya adalah agar penyebaran flu unta langsung dapat dicegah dari sumbernya.

Meski belum ada vaksin untuk mencegah flu unta, jangan berkecil hati. Anda dapat melindungi diri dan menurunkan risiko terjadinya flu unta dengan melakukan langkah-langkah pencegahan berikut:

  • Rajin mencuci tangan dengan sabun
  • Menghindari konsumsi produk olahan unta yang tidak matang
  • Memastikan kebersihan makanan yang dikonsumsi
  • Menggunakan masker, terutama di tengah keramaian
  • Menghindari paparan dengan hewan yang sakit
  • Menghindari paparan dengan pasien yang terduga atau sudah dipastikan mengalami flu unta
  • Menerapkan pola makan sehat dan menjaga kebugaran tubuh olahraga demi mendepatkan kekebalan tubuh yang lebih baik

Jadi, meskipun belum ada vaksin untuk mencegah flu unta, melakukan langkah-langkah pencegahan yang disebutkan di atas dapat menjaga kesehatan sekaligus melindungi Anda dari flu unta. Jika Anda baru saja berkunjung ke daerah endemis dan setelahnya Anda mengalami gejala infeksi saluran pernapasan, segeralah periksakan diri ke dokter.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar