Sukses

Inilah Penyebab Anak Kehilangan Nafsu Makan

Anak Anda kehilangan nafsu makan? Kenali penyebabnya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Sebagai orang tua pasti Anda pernah dihadapkan pada rewelnya anak ketika makan. Berbagai macam cara Anda lakukan untuk meningkatkan nafsu makannya, mulai dari mengemas makanan dengan tampilan menarik hingga mengikuti selera makan sang anak.

Umumnya pada beberapa kasus, sulitnya anak untuk makan pada saat-saat tertentu masih dikatakan normal. Namun, bila penurunan nafsu makan disertai dengan penurunan berat badan atau munculnya gejala penyakit, maka hal ini harus diwaspadai dan segera cepat ditangani.

Berikut ini adalah penyebab seorang anak mengalami penurunan nafsu makan:

  • Lambatnya pertumbuhan

Perubahan pertumbuhan bisa menyebabkan kemerosotan nafsu makan pada anak. Selama tahun pertama, anak-anak tumbuh dengan cepat. Tapi, setelah itu pertumbuhan anak akan melambat, dan ia mungkin bisa makan lebih sedikit.

Pada usia ini penurunan masih terbilang normal. Menurut dr. Dyah Novita Anggraini, anak sedang dalam fase 'negativistik'. Fase ini merupakan fase yang normal dimana anak usia 18 bulan hingga 3 tahun belajar untuk menolak dan egonya mulai tumbuh. Karena itu, teruslah menjalin komunikasi yang baik dengannya.

  • Penyakit

Sebuah penyakit dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan yang signifikan pada anak. Jika seorang anak menderita sakit tenggorokan, sakit perut, diare, sakit kepala, demam atau gejala lainnya, biasanya akan kehilangan nafsu makan dan makan lebih sedikit daripada biasanya. Meski demikian, biasanya anak akan pulih nafsu makannya saat kesehatannya sudah membaik.

  • Stres

Stres memiliki banyak efek negatif pada balita dan anak kecil, termasuk kehilangan nafsu makan. Jika Anda mendapati anak kehilangan minat untuk makan atau sulit tidur, maka ia mungkin menderita stres.

Untuk menyembuhkan nafsu makan anak, Anda perlu mengidentifikasi penyebab stresnya dan meringankannya. Beberapa penyebab umum stres selama masa kanak-kanak adalah masalah keluarga seperti kematian dalam keluarga, kematian hewan peliharaan, perundungan (bullying), ketidakmampuan mengatasi tekanan akademis atau alasan lainnya.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

  • Obat

Beberapa obat-obatan juga dapat mengurangi nafsu makan pada anak. Biasanya, anak kehilangan nafsu makan karena efek samping yang umum dari obat antibiotik.

  • Anemia

Anemia adalah penyebab lain dari penurunan nafsu makan pada anak-anak. Mereka yang menderita anemia tampak lebih lemah, lelah dan mudah tersinggung. Jika tidak segera diobati, anemia dapat mengganggu perkembangan anak dan aktivitas belajarnya.

  • Cacing usus

Cacing usus dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan pada anak. Cacing yang berada di dalam sistem pencernaan anak seperti parasit sehingga menyebabkan pendarahan usus, kehilangan nafsu makan, dan disentri.

Segera lakukan pemeriksaan ke dokter, jika terlihat satu dari beberapa gejala yang menyebabkan anak kehilangan nafsu makan. Selain itu, ajaklah anak Anda ke tempat makan favorit yang dapat menggugah selera makannya.

[DA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar