Sukses

Ini Tanda Sakit Kepala Akibat Dehidrasi

Sakit kepala bisa timbul karena dehidrasi. Lalu, bagaimana cara membedakannya dari sakit kepala akibat penyakit lainnya?

Sakit kepala memiliki banyak penyebab, dimulai dari gangguan pembuluh darah, saraf, atau bahkan karena kekurangan cairan (dehidrasi). Salah satu yang sering dilupakan adalah sakit kepala akibat dehidrasi. 

Ketika mengalami sakit kepala karena dehidrasi, Anda biasanya akan mengalami tanda-tanda seperti mulut kering, kehausan, dan tubuh yang terasa lemas.

Mengapa dehidrasi memicu sakit kepala? Kondisi dehidrasi membuat otak menyusut untuk mengompensasi kekurangan cairan, dan tarikan antara otak yang mengecil dengan tengkorak dapat mencetuskan rasa nyeri di kepala.

Lalu bagaimana mengenali sakit kepala akibat dehidrasi? Apa bedanya dengan sakit kepala yang disebabkan oleh penyakit berbahaya? Berikut adalah ciri sakit kepala karena dehidrasi.

1. Perhatikan Karakteristik Sakit Kepala

Sakit kepala akibat dehidrasi dapat berupa sensasi tumpul atau migrain yang muncul di bagian depan, belakang, samping, atau di seluruh bagian kepala. 

Pada sakit kepala karena dehidrasi, Anda tidak akan merasa nyeri di bagian wajah, seperti sakit kepala akibat sinus. Rasa nyeri juga biasanya tidak muncul di belakang leher, seperti yang biasa terjadi pada sakit kepala tension.

2. Perhatikan Gejala Penyerta Lainnya

Karena dipicu oleh dehidrasi, sakit kepala biasanya akan disertai dengan gejala dehidrasi lainnya –seperti mulut kering, haus, lemas, dan urine berwarna gelap. 

Lebih lanjut, sakit kepala akibat dehidrasi juga dapat menyebabkan tekanan darah rendah dengan detak jantung yang meningkat.

Artikel lainnya: Yuk Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh Setiap Hari, Ini Manfaatnya

3. Perhatikan Kondisi Tubuh

Apakah Anda berada di tempat atau situasi yang panas dan terik? Atau, Anda baru saja melakukan aktivitas fisik yang berat dan mengeluarkan banyak keringat? Perhatikan kondisi tubuh dan lingkungan tempat Anda berada. Dengan demikian, Anda bisa tahu sakit kepala yang Anda alami akibat dehidrasi atau karena penyakit lain.

Perlu diketahui, sakit kepala akibat dehidrasi bisa terjadi saat tubuh kekurangan cairan berat maupun ringan. Kondisi ini berbeda-beda pada setiap orang. 

Oleh karena itu, cegah dehidrasi dengan selalu memenuhi kebutuhan cairan tubuh Anda. Sesuaikan asupan cairan dengan beratnya aktivitas fisik dan mental yang Anda jalani. 

4. Perhatikan Asupan Cairan Anda

Untuk mengetahui kemungkinan penyebab sakit kepala Anda, cobalah hitung jumlah cairan yang Anda minum. Apakah Anda tidak minum dalam jumlah yang cukup akhir-akhir ini? 

Kebutuhan cairan setiap orang berbeda dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti aktivitas fisik, berat badan, dan adanya penyakit tertentu (misalkan jantung dan ginjal). 

Tapi, secara kasar seorang pria sehat membutuhkan sekitar 13 gelas air sehari, dan wanita biasanya membutuhkan 11 gelas per hari. Asupan air ini juga termasuk cairan yang didapat dari makanan dan buah.

5. Perhatikan Warna dan Jumlah Urine Anda

Salah satu parameter mudah yang dapat dijadikan patokan apakah Anda sudah minum dengan cukup adalah urine Anda. Jika Anda tidak buang air kecil dalam waktu lama atau warna urine kuning pekat, maka ada yang salah dengan asupan cairan Anda.

Artikel lainnya: Benarkah Dehidrasi Bisa Picu Hipertensi?

1 dari 2 halaman

Cara Mengatasi Sakit Kepala Akibat Dehidrasi

Sakit kepala tentunya akan mengganggu aktivitas sehari-hari. Untuk mengobati sakit kepala akibat dehidrasi, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Tingkatkan Asupan Air

Cobalah untuk meningkatkan asupan cairan Anda. Jangan memilih minuman ringan berpemanis yang tinggi kalori. Anda cukup memenuhi kebutuhan cairan dengan air putih, atau minuman olahraga rendah gula untuk menggantikan elektrolit yang hilang.

  • Konsumsi Obat Penghilang Nyeri Kepala

Untuk menghilangkan nyeri kepala dengan cepat, Anda dapat menggunakan obat pereda sakit kepala seperti obat golongan paracetamol atau ibuprofen. Namun, obat ini hanya meredakan gejala dan tidak mengobati penyebab yang sebenarnya.

  • Istirahat Sejenak

Anda juga perlu mengurangi aktivitas fisik sementara dan menghindari panas untuk mengurangi keringat. Pejamkan mata Anda dan berbaring sejenak untuk mengurangi keluhan sakit kepala.

  • Konsultasi dengan Dokter

Sementara langkah-langkah di atas dapat mengobati dehidrasi, perlu beberapa saat agar sakit kepala dehidrasi bisa sepenuhnya hilang. Tapi, jika keluhan sakit kepala dirasakan semakin berat, ada kelemahan tubuh, dan disertai mual muntah, segeralah berkonsultasi dengan dokter.

Nah, sekarang Anda sudah bisa membedakan sakit kepala akibat dehidrasi dengan sakit kepala akibat penyakit lainnya. Ingat, jangan sepelekan sakit kepala, karena kondisi ini bisa mengganggu kualitas hidup Anda.

Ingin mengetahui info kesehatan lainnya? Tanyakan langsung kepada dokter-dokter kami melalui layanan Live Chat di aplikasi KlikDokter.

[NWS]

0 Komentar

Belum ada komentar