Sukses

Kenali Diet Putri Tidur untuk Turunkan Berat Badan

Diet putri tidur atau sleeping beauty diet adalah sebuah pola diet di mana seseorang memperbanyak waktu tidur agar tidak makan. Kenali lebih jauh di sini.

Memiliki tubuh ramping dan berat badan ideal menjadi impian banyak orang. Demi mencapainya, tak sedikit yang rela mempraktikkan berbagai cara diet, bahkan dengan cara yang ekstrem sekalipun.

Tahukah Anda bahwa ada sebuah teori yang memanfaatkan waktu tidur untuk diet? Ya, salah satu metode diet yang dipercaya dapat menurunkan berat badan adalah diet putri tidur.

Ini adalah pola diet ekstrem di mana seseorang tidur dalam waktu yang lama agar tidak makan. Secara logika, saat seseorang tidur, maka ia tak makan dan dapat membantunya mendapatkan berat badan yang ideal serta tubuh yang ramping. Berbahayakah? Simak penjelasannya di bawah ini.

1 dari 3 halaman

Diet Putri Tidur, Apa Itu?

Diet putri tidur (sleeping beauty diet) dicetuskan oleh seorang ahli gangguan tidur, dr. Michael Breus, melalui bukunya yang berjudul The Sleep Doctor’s Diet Plan: Lose Weight Through Better Sleep. Ia menciptakan diet ini dengan dasar pemikiran yang sederhana, yaitu rasa lapar akan hilang saat tidur.

Peserta diet putri tidur diwajibkan tidur setidaknya selama 9 jam di malam hari, dan diperbolehkan untuk tidur hingga 20 jam per hari. Tidur yang panjang bertujuan agar jam makan terlewati.

Padahal, tidur yang terlalu lama akan membuat jam biologis atau ritme sirkadian tubuh Anda menjadi bingung.

Ritme sirkadian ini harus mengatur fungsi tubuh seperti metabolisme, sistem kekebalan tubuh, nafsu makan, sampai dengan mood atau suasana hati. Sehingga bila Anda tidur terlalu lama, jam biologis tubuh ini menjadi kacau.

Fungsi tidur yang awalnya untuk mengistirahatkan tubuh, malah jadi merusak tubuh secara perlahan.

Artikel lainnya: 6 Hal Tidak Terduga Penyebab Berat Badan Turun Drastis

2 dari 3 halaman

Diet Putri Tidur Justru Berbahaya?

Metode diet ini ditentang oleh banyak praktisi medis dan ahli gizi di berbagai belahan dunia. Pasalnya, menghindari makanan bukanlah cara yang baik untuk menurunkan berat badan.

Diet dengan memperbanyak jam tidur seperti ini justru dapat menyebabkan seseorang menjadi kekurangan nutrisi, kekurangan energi, gangguan konsentrasi, dan meningkatkan risiko terjadinya gangguan makan seperti anoreksia dan bulimia.

Tak hanya itu, beberapa orang memaksakan tidur hingga 20 jam sehari dengan bantuan pil tidur, atau obat-obatan yang mengandung obat tidur sehingga dapat menyebabkan kecanduan hingga overdosis. 

Artikel lainnya: 5 Cara Membakar Kalori Meski Anda Sedang Tidur

Obat tidur yang digunakan secara berlebih juga dapat membahayakan fungsi otak, liver, ginjal, paru-paru, dan organ vital lainnya.

Selain itu, terlalu banyak tidur tidak dianjurkan karena dapat meningkatkan risiko obesitas dan hipertensi, serta menyebabkan seseorang menjadi tidak produktif.

Belum lagi berbagai bahaya tidur terlalu lama lainnya bagi kesehatan Anda, seperti:

  • Gangguan mengingat atau mudah lupa
  • Gangguan depresi, cemas, dan gangguan mood lainnya
  • Meningkatnya risiko radang di tubuh
  • Nyeri tubuh tanpa sebab yang jelas
  • Meningkatnya risiko penyakit jantung dan stroke

Sekalipun diet putri tidur ini terkesan mudah dan menarik, Anda tidak dianjurkan untuk melakukannya. Hal ini disebabkan efek kebanyakan tidur bagi kesehatan yang lebih merugikan daripada efek menurunnya berat badan yang bisa diraih dengan cara lain yang lebih sehat.

Jadi, lakukanlah diet yang lebih sehat untuk menurunkan berat badan dan kombinasikan dengan olahraga secara rutin. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis gizi jika ingin mendapat anjuran diet yang sesuai dengan kondisi tubuh saat ini.

Masih penasaran dengan topik ini? Jangan ragu untuk bertanya langsung kepada dokter-dokter kami melalui layanan Live Chat di aplikasi KlikDokter. Gratis, lho!

[NWS]

0 Komentar

Belum ada komentar