Sukses

Cara Mengatasi Nyeri saat Berhubungan Seksual Usai Keguguran

Nyeri saat berhubungan seksual setelah mengalami keguguran tentu sangat meresahkan. Bagaimana cara mengatasinya?

Klikdokter.com, Jakarta Setelah mengalami keguguran, sebagian wanita mengeluhkan nyeri saat berhubungan seksual. Nyeri tersebut kebanyakan dirasakan di perut bagian bawah. Agar kenikmatan bercinta dengan pasangan tak terganggu rasa nyeri, Anda perlu mengetahui beberapa penyebab dan solusinya, yaitu:

  1. Rahim belum pulih dari keguguran

    Sebagian kasus keguguran harus diatasi dengan tindakan kuret atau pemberian obat-obatan. Hal ini bertujuan untuk mengeluarkan semua sisa jaringan janin dan plasenta. Namun tindakan ini juga menyebabkan luka di bagian dalam rahim. Bila jaringan dalam rahim belum pulih benar, hal ini bisa menyebabkan nyeri saat hubungan intim.

    Bila hal ini yang terjadi, Anda sebaiknya menunda berhubungan seksual dengan pasangan. Tunggu hingga siklus haid berikutnya untuk kembali berhubungan intim, karena kemungkinan besar kondisi rahim telah pulih.

  2. Masih ada sisa plasenta

    Saat keguguran, ada kemungkinan masih terdapat sisa plasenta yang tertinggal di dalam rahim. Kondisi ini juga dapat menyebabkan nyeri saat hubungan seksual.

    Adanya sisa plasenta umumnya ditandai dengan perdarahan di luar siklus haid, darah haid lebih banyak dari biasanya, atau nyeri perut bagian bawah. Untuk mengatasinya, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan agar sisa plasenta dapat dibersihkan.

  3. Vagina kering

    Setelah keguguran, hormon estrogen dan progesteron masih dalam keadaan yang tidak stabil. Hal ini bisa menyebabkan jumlah produksi cairan pelumas di vagina berkurang dan berakibat nyeri saat berhubungan seksual. Untuk mengatasinya, Anda dapat menggunakan cairan pelumas yang banyak dijual di apotik.

  4. Infeksi di rahim

    Infeksi di rahim merupakan salah satu komplikasi dari keguguran. Umumnya, infeksi rahim ditandai dengan demam, nyeri perut bawah yang hilang dan timbul, atau keputihan yang berbau. Penyakit ini juga bisa menyebabkan nyeri saat bercinta.

Bila mengalami hal ini, Anda sebaiknya langsung berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk mendapat pengobatan yang tepat, agar infeksi dapat segera diatasi.

Agar terhindar dari nyeri saat berhubungan seksual setelah keguguran, penyebab nyeri harus diketahui terlebih dahulu. Jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui penyebab pasti dari nyeri yang dialami.

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar