Sukses

Wajah Pria Berjanggut Lebih Kotor dan Banyak Bakteri?

Tren memanjangkan janggut pada pria masih bertahan hingga hari ini. Namun benarkah wajah pria berjanggut lebih kotor dan banyak bakteri?

Klikdokter.com, Jakarta Memanjangkan janggut masih menjadi hal yang digemari banyak pria hingga saat ini. Pria berjanggung memang terlihat lebih maskulin. Wajar saja bila minat pria terhadap tren tersebut semakin tinggi.

Masalahnya, banyak orang menganggap bahwa wajah pria berjanggut lebih kotor dan banyak bakteri dibandingkan pria yang tidak memilikinya. Benarkah?

Jawabannya adalah tidak. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa pertumbuhan bakteri pada wajah pria berjanggut dan tanpa janggut tidak jauh berbeda. Bahkan, penelitian tersebut menyatakan bahwa beberapa spesies bakteri justru lebih banyak tumbuh di wajah pria tanpa janggut.

Para peneliti mencurigai adanya hubungan antara perkembangbiakan bakteri dengan penipisan luka pada pria dengan wajah yang bercukur rapi. Pria yang bercukur hingga wajahnya bersih dari janggut akan memiliki kulit yang terpapar lingkungan.

Jika terdapat luka kecil pada kulit akibat bercukur, maka kulit yang terpapar lingkungan ini beresiko lebih besar menjadi tempat kuman berkembang biak. Hal ini tidak terjadi pada pria berjanggut, dengan catatan bahwa janggut dirawat dan dijaga kebersihannya.

Bagi pria berjanggut, helai-helai rambut yang tumbuh di wajah ini juga perlu dijaga kebersihannya layaknya rambut di kepala. Anda sebagai pria berjanggut wajib membersihkan dan merawat secara rutin bila ingin bebas dari persoalan bakteri.

Anda dapat menggunakan sabun atau sampo untuk membersihkannya. Bila janggut sudah memanjang, sisirlah untuk mencegah janggut kusut dan tidak terawat. Jadi boleh yakin bahwa wajah pria berjanggut tak melulu kotor dan banyak bakteri.

[BA/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar