Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Cara Menahan Nafsu untuk Berhubungan Seksual

Nafsu birahi yang menggebu-gebu kadang harus dikendalikan. Bagaimana cara menahan nafsu birahi? Simak cara mengurangi nafsu seksual berikut ini.

Pada momen-momen tertentu, kita terjebak dalam situasi harus menahan nafsu seks untuk kebaikan bersama.

Mungkin karena Anda belum menikah, pasangan belum siap pascamelahirkan, ataupun alasan lainnya.

Meski kadang terasa sulit dikendalikan, namun ada beberapa cara menahan nafsu birahi yang bisa Anda lakukan. Simak cara mengurangi nafsu seksual berikut ini.

 

1 dari 5 halaman

1. Lakukan Olahraga

Aktivitas fisik seperti olahraga atau melakukan hobi akan membantu mengalihkan energi dan gairah yang dimiliki.

Olahraga dapat membantu mengeluarkan hormon endorfin, yaitu salah satu hormon yang membuat bahagia dan meningkatkan mood.

Hormon endorfin juga dikeluarkan setelah berhubungan intim. Jadi, Anda dapat mencapai efek yang sama dengan cara berbeda.

2. Jangan Berduaan Saja

Hindari aktivitas yang membuat Anda berdua saja dengan pasangan. Sebisa mungkin adakan agenda yang melibatkan banyak orang. Misalnya, jalan-jalan ke mall bersama teman-teman.

Pada dasarnya, cara menghilangkan nafsu seksual adalah mengurangi kesempatan dan pemicu yang biasanya membuat Anda terangsang.

Artikel Lainnya: Sex Appeal, Bisa Dibentuk atau Bawaan Lahir?

2 dari 5 halaman

3. Hindari Bermesraan

Jika terjebak dalam situasi berduaan saja, maka hindari bermesraan. Ciuman-ciuman kecil yang bergulir dapat menjadi ciuman penuh gairah. Hal ini justru merupakan proses stimulasi ke arah hubungan seks.

Kalau sedang berduaan dengan pasangan, coba lakukan aktivitas lain yang tidak mengarah ke hubungan intim.

Misalnya, mengobrol dari hati ke hati untuk memperbaiki hubungan, berolahraga bersama, atau main game.

Aktivitas berduaan non-fisik juga penting untuk membentuk hubungan emosional yang kuat dengan pasangan.

4. Miliki Prinsip Hidup

Jangan termakan pengaruh lingkungan mengenai seks bebas. Anda harus memiliki pendirian teguh dan yakin dengan prinsip sendiri.

Kenalilah bahaya seks bebas, seperti risiko kehamilan tidak terencana atau tertular infeksi seksual. Hal ini dapat menjadi cara menahan nafsu birahi.

3 dari 5 halaman

5. Bagi Pria, Be a Gentleman

Ingatlah untuk menjaga harga diri pasangan sah kita di masa depan, terutama wanita. Jika belum sah untuk berhubungan seksual, Anda mengemban amanat besar kehormatan pasangan dan keluarganya.

Bagi Anda yang sudah sah berhubungan intim, ingatlah bahwa hubungan seksual harus dapat dinikmati kedua belah pihak dan terjadi secara konsensual. Jika salah satu tidak menginginkannya, maka jangan dilakukan.

Artikel Lainnya: Sehatkah Berhubungan Seksual setelah Bertengkar Hebat?

6. Pendekatan Agama

Cara menahan nafsu birahi bisa dicoba secara religius. Perdalam pengetahuan agama agar Anda terhindar dari perilaku-perilaku buruk.

4 dari 5 halaman

7. Puaskan Diri dengan Cara Lain

Terkadang, nafsu untuk berhubungan intim tidak perlu dibuang, namun disalurkan secara sehat. Jika tidak memungkinkan untuk berhubungan seksual, maka Anda dapat memuaskan diri dengan cara lain, misalnya masturbasi.

Mengenali apa yang membuat Anda terangsang juga dapat membantu pasangan lebih memahami saat nanti dapat berhubungan. Hubungan intim akan menjadi lebih memuaskan.

8. Simpan Hasrat untuk Waktu yang Tepat

Hasrat berhubungan bisa saja muncul di saat yang kurang tepat, misalnya saat bekerja di kantor. Kalau ini keadaannya, kuatkan diri untuk menyimpan dulu pikiran tersebut.

Anda dapat menyalurkannya dengan pasangan saat waktu sudah lebih sesuai, misalnya setelah pulang kerja.

Demikian beberapa cara menahan nafsu birahi yang dapat Anda coba. Bila masih kesulitan mengendalikan nafsu seks, khususnya hingga menimbulkan dampak negatif bagi Anda atau orang sekitar, coba cari bantuan tenaga ahli.

Psikolog atau psikiater dapat membantu Anda menyelami penyebab sulit mengendalikan nafsu seks dan mengatasinya. Konsultasi ke psikolog bisa lebih mudah dan nyaman lewat LiveChat.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar