Sukses

Kencing Berbusa, Pertanda Apa?

Tahukah Anda bahwa kencing berbusa bisa menjadi pertanda adanya suatu kondisi medis yang serius? Simak di sini!

Kencing berbusa. Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan kondisi ini. Atau jangan-jangan sering mengalaminya? Jangan anggap remeh!

Kencing berbusa merupakan kondisi yang sebenarnya dapat disebabkan oleh berbagai hal. Mulai dari variasi normal, hingga pertanda adanya gangguan ginjal yang memerlukan perhatian khusus.

Inilah 4 penyebab kencing berbusa:

  1. Kecepatan urine yang tinggi

Jika Anda buang air kecil dengan kecepatan tinggi, maka busa akan terbentuk dan merupakan hal yang normal. Hal ini khususnya terjadi ketika air seni tertahan cukup lama dan berada dalam jumlah banyak pada kandung kencing.

Namun, penyebab kencing berbusa pada kasus ini biasanya hanya bersifat sementara. Jika kencing berbusa terjadi terus-menerus, maka adanya penyebab lain perlu diwaspadai.

  1. Protein di urine

Busa dapat terbentuk apabila kandungan protein dalam urine tinggi. Kandungan protein yang tinggi pada urine dapat dijumpai pada beberapa jenis gangguan ginjal, misalnya sindrom nefrotik, atau gangguan ginjal karena diabetes.

Anda menderita diabetes atau hipertensi dan merasa bahwa air seni yang dikeluarkan membentuk busa secara berlanjut? Sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

  1. Kurang cairan (Dehidrasi)

Jika Anda kurang minum, maka jumlah cairan yang akan terbentuk dalam urine akan lebih pekat dan terkonsentrasi. Hal ini akan menyebabkan terbentuknya busa saat Anda buang air kecil

  1. Infeksi saluran kencing

Penyebab lain dari kencing berbusa adalah infeksi. Biasanya seorang yang menderita infeksi saluran kencing akan mengeluhkan berbagai kejadian, seperti nyeri saat buang air kecil, anyang-anyangan, buang air kecil terasa tidak tuntas dan demam.

Jika Anda mengeluhkan berbagai keluhan diatas, kunjungilah dokter terdekat untuk mendapatkan terapi yang sesuai.

Kencing berbusa dapat merupakan variasi normal dari pengeluaran urine. Namun jika terjadi dalam jangka panjang, waspadai adanya kondisi medis yang serius. Tapi kalau Anda memiliki adanya kesamaan pada kondisi-kondisi di atas, segera kunjungi dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebihlanjut.

(NB/RH)

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar