Sukses

Kebiasaan Ini Bisa Ganggu Metabolisme Tubuh Anda

Metabolisme adalah salah satu aset tubuh untuk membakar kalori. Ada banyak faktor yang bisa memengaruhi metabolisme, termasuk kebiasaan sehari-hari Anda.

Metabolisme merupakan serangkaian proses kimia yang terjadi di dalam tubuh. Proses ini berperan penting dalam menghasilkan energi bagi fungsi dasar tubuh. Terdapat banyak faktor yang memengaruhi metabolisme seseorang, seperti genetik dan pola hidup (kebiasaan sehari-hari).

Lalu, apa jadinya jika metabolisme tubuh terganggu atau melambat? Penurunan laju metabolisme, misalnya, bisa saja menyebabkan kenaikan berat badan.

Nah, berikut adalah beberapa kebiasaan yang bisa menjadi penyebab metabolisme lambat:

1 dari 6 halaman

1. Pola Makan yang Salah

Manusia memerlukan makanan sebagai sumber energi, agar tubuh dapat melakukan fungsi-fungsi dasarnya. Mulai dari bernapas, mengatur suhu tubuh, mencerna makanan, dan lainnya.

Beberapa dari Anda mungkin memiliki kebiasaan tidak sarapan, diet ketat dengan porsi mini, makan tidak teratur atau yang lainnya. Nah, semua hal ini bisa menjadi penyebab metabolisme lambat.

Agar metabolisme dapat berjalan dengan lancar, para ahli menyarankan untuk makan tiga kali pada jam teratur setiap harinya. Selain itu, porsi makan juga tidak boleh terlalu sedikit.

Artikel Lainnya: Metabolisme Tubuh Lambat Bisa Picu Obesitas?

2. Kurang Minum Air

Kekurangan cairan bisa menjadi penyebab metabolisme lambat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa segelas air dapat membantu tubuh membakar energi dan memicu penurunan berat badan. Pada suhu berapa pun, air juga membantu Anda kenyang, jadi Anda makan lebih sedikit.

Untuk memastikan asupan cairan Anda cukup, minumlah sekitar delapan gelas air putih per hari. Anda juga bisa konsumsi lebih banyak makanan yang secara alami kaya akan air, seperti semangka atau mentimun.

2 dari 6 halaman

3. Takut Sinar Matahari

Jarang terkena sinar matahari ternyata juga bisa menjadi penyebab metabolisme terganggu. Kulit putih mungkin memang menarik bagi beberapa orang, namun jangan sampai Anda menghindari sinar matahari sama sekali. Apalagi sampai menganggap sinar matahari sebagai musuh.

Pasalnya, sinar matahari dapat membantu tubuh mendapatkan vitamin D yang cukup. Vitamin D berperan dalam metabolisme, agar tidak terjadi pemecahan jaringan otot. Untuk hasil terbaik, Anda disarankan untuk terpapar sinar matahari setidaknya selama 30 menit pada pukul 6.00-9.00 pagi.

Artikel Lainnya: Benarkah Keringat Berlebih Berarti Metabolisme Tinggi?

4. Waktu Tidur yang Kurang

Begadang termasuk salah satu kebiasaan buruk bagi kesehatan. Terkadang tuntutan tugas dan deadline membuat waktu tidur terpaksa dikorbankan. Kebiasaan ini akan menyebabkan seseorang menjadi kurang tidur, yang berujung pada lambatnya metabolisme tubuh.

Masalahnya, kurang tidur dapat mengakibatkan tubuh menggunakan lebih sedikit energi saat beristirahat. Karena itu, Anda disarankan untuk tidur setidaknya delapan jam sehari.

Saat metabolisme tubuh rendah, maka pembakaran energi yang menggunakan kalori sebagai bahan bakarnya juga berkurang. Karena itu, wajar saja bila berat badan tubuh dapat meningkat.

3 dari 6 halaman

5. Anda Tidak Makan Cukup Kalsium

Anda membutuhkan kalsium, tidak hanya sekadar untuk mendukung kekuatan tulang Anda. Kalsium memegang peranan penting dalam menjaga kesehatan tubuh dan jalannya metabolisme Anda.

Anda bisa mendapatkan kalsium dari susu dan produk turunan susu.

6. Obat-obatan yang Anda Minum

Obat-obatan yang Anda konsumsi juga bisa menjadi penyebab metabolisme rusak. Beberapa obat dapat memperlambat metabolisme tubuh Anda, misalkan beberapa antidepresan dan antipsikotik tertentu.

Beritahu dokter Anda, jika Anda memiliki keluhan seperti kenaikan berat badan setelah menggunakan obat tersebut.

Artikel Lainnya: Cara Meningkatkan Metabolisme Tubuh untuk Turunkan Berat Badan

4 dari 6 halaman

7. Jadwal Tidur yang Tidak Teratur

Salah satu penyebab metabolisme lambat adalah jadwal tidur yang berantakan. Jika Anda sering begadang, maka bisa jadi siklus tidur Anda menjadi berbeda.

Perubahan tersebut dapat menyebabkan metabolisme yang lambat, bahkan berhubungan dengan peningkatan risiko kegemukan dan diabetes.

8. Stres Kronis

Saat Anda berada dalam situasi stres, tubuh dapat membuat hormon yang disebut kortisol. Hal ini untuk memberikan tubuh Anda dorongan energi yang cepat. Tetapi jika Anda terjebak dalam zona stres, maka kortisol akan terus diproduksi.

Kadar hormon yang tinggi ini membuat tubuh Anda lebih sulit menggunakan insulin. Hal ini dapat menjadi penyebab metabolisme lambat.

5 dari 6 halaman

9. Terlalu Banyak Makanan Berlemak

Konsumsi banyak makanan berlemak seperti hamburger bukanlah pola makan yang sehat. Kebiasaan ini dapat mengubah cara tubuh Anda memecah makanan.

Selain itu, kemampuan tubuh untuk menggunakan insulin juga terpengaruh. Berbagai hal ini berkaitan dengan obesitas dan diabetes.

Jadi, jika Anda merasa metabolisme Anda terganggu, maka perhatikan berbagai penyebab metabolisme lambat ini. Tanyakan diri Anda apakah Anda sudah melakukan pola hidup sehat, istirahat cukup dan memperhatikan gizi Anda? Bisa jadi, jawabannya berada pada pola hidup Anda!

Untuk membaca informasi dan artikel kesehatan lainnya, Anda bisa mengunduh aplikasi KlikDokter.

[FY]

0 Komentar

Belum ada komentar