Sukses

Benarkah Ukuran Penis Memengaruhi Performa Seksual?

Untuk memuaskan pasangan dalam berhubungan seksual, ada hal lain yang tak kalah penting dari ukuran penis Anda. Apakah itu?

Penis memiliki fungsi utama untuk menyalurkan sel sperma ke dalam vagina saat berhubungan seksual. Pertemuan sel sperma dan sel telur dalam organ reproduksi wanita merupakan proses biologis untuk memeroleh keturunan. Agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik, penis tentu harus berfungsi dengan baik juga.

Satu hal mengenai penis yang kerap menimbulkan kecemasan pada pria adalah ukurannya. Banyak yang menganggap bahwa ukuran penis yang normal adalah seperti yang mereka saksikan dalam film panas. Padahal menurut penelitian, panjang penis rata-rata pria di dunia saat mengalami ereksi penuh hanyalah sekitar 13 cm.

Banyak faktor yang memengaruhi ukuran penis pria –antara lain faktor genetik, ras, suku, hormon, dan gaya hidup. Namun demikian, sebenarnya ukuran penis bukanlah faktor utama performa hubungan seksual maupun keberhasilan organ reproduksi untuk menghasilkan keturunan. Performa hubungan seksual sangat ditentukan oleh gairah kedua pasangan, suasana, jenis aktivitas seksual, kemampuan ereksi, serta daya tahan ereksi.

Dalam melakukan hubungan seksual dikenal dengan istilah foreplay, yaitu berbagai aktivitas yang dilakukan untuk membangkitkan gairah seksual secara fisik dan emosional. Ini menunjukkan bahwa faktor emosional juga berperan dalam suatu hubungan seksual. Tanpa ketertarikan secara emosional ataupun mood yang baik, kepuasan hubungan seksual akan sulit dicapai.

Selain faktor emosional, faktor fisik juga sangat berperan dalam suatu hubungan seksual. Ciuman, pelukan, dan sentuhan merupakan hal yang sangat penting dalam aktivitas seksual, karena dapat membangkitkan gairah dan kenikmatan hubungan seksual. Variasi posisi juga memengaruhi kualitas hubungan seksual. Dari sisi penis sendiri, kemampuan ereksi dan daya tahan ereksi merupakan dua hal yang sangat vital. Tanpa kemampuan ereksi dan daya tahan yang baik, kepuasan pasangan akan sulit diperoleh. Itulah sebabnya mengapa kemampuan ereksi dan daya tahan penis dikatakan lebih menentukan kepuasan seksual bagi seorang wanita dibandingkan dengan ukuran penis.

Untuk mendapatkan penis yang keras dan tahan lama, berbagai modifikasi gaya hidup perlu dilakukan. Hal-hal yang dapat dilakukan untuk menambah performa penis adalah meningkatkan aktivitas fisik dan olahraga, konsumsi makanan yang bergizi dengan jumlah yang tepat, cegah kelebihan berat badan, istirahat yang cukup, hindari stres psikologis yang berlebihan, serta menjauhi rokok, alkohol, dan obat-obatan terlarang. Dengan memiliki penis yang dapat berfungsi baik, kepuasan pasangan saat berhubungan seksual pun dapat diperoleh.

(RS/RH)

Baca juga:

0 Komentar

Belum ada komentar