Sukses

Kelebihan Berat Badan dan Dampaknya pada Hati

Untuk menjaga kesehatan hati, berbagai hal perlu diperhatikan, salah satunya adalah menjaga berat badan. Mengapa demikian?

Hati merupakan salah satu organ yang sangat penting untuk tubuh kita. Hati berfungsi untuk menetralisir racun dalam tubuh, menyimpan kelebihan cadangan makanan dan vitamin, memproduksi protein, metabolisme berbagai jenis bahan makanan dan obat yang masuk ke dalam tubuh, dan membentuk cairan empedu. Jika hati mengalami gangguan, berbagai fungsi tubuh akan terganggu sehingga sangat berdampak terhadap kesehatan kita.

Untuk menjaga kesehatan hati, berbagai hal perlu diperhatikan, salah satunya adalah menjaga berat badan. Mengapa demikian? Jawabannya adalah karena kelebihan atau kekurangan berat badan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan hati. Kelebihan dan kekurangan berat badan terbukti dapat menyebabkan perlemakan hati, sehingga dapat menyebabkan gangguan fungsi hati.

Perlemakan hati adalah pengumpulan sel lemak yang berlebihan di dalam hati, yaitu mencapai lebih dari 5% berat hati. Perlemakan hati kini merupakan salah satu gangguan hati kronis yang paling sering terjadi dalam masyarakat. Sebanyak 2-4% dari populasi seluruh dunia mengalami perlemakan hati. Konsumsi alkohol dan obesitas merupakan dua penyebab terumum dari perlemakan hati.

Berbagai penelitian telah membuktikan hubungan antara kelebihan berat badan dengan perlemakan hati. Sebuah literatur medis melaporkan bahwa dibandingkan dengan orang yang memiliki berat badan yang normal, orang yang mengalami obesitas memiliki risiko 3.5 kali lipat lebih tinggi untuk mengalami perlemakan hati. Hal ini terjadi karena hati berfungsi sebagai salah satu tempat penyimpan kelebihan cadangan makanan. Pada orang yang mengalami obesitas, kelebihan kadar lemak akan disimpan dalam hati sehingga dapat  menyebabkan perlemakan hati.

Akan tetapi, ternyata tidak hanya kelebihan berat badan yang dapat menyebabkan perlemakan hati. Kekurangan nutrisi berat dalam jangka waktu lama ternyata juga dapat menyebabkan perlemakan hati. Kekurangan zat protein dalam tubuh akan menyebabkan penurunan sintesis suatu protein yang berfungsi untuk mengikat dan membawa lemak yang terdapat dalam darah. Akibatnya, lemak dalam darah akan menumpuk di dalam hati dan menyebabkan perlamakan hati.

Jadi, untuk menjaga kesehatan hati, kita harus menjaga berat badan agar tidak terlalu berlebihan atau malah terlalu kurang untuk mencegah perlemakan hati. Selain itu, hindari pula konsumsi alkohol serta suplemen ataupun obat-obatan yang tidak jelas keamanannya. Jika perlu, minumlah suplemen khusus untuk kesehatan hati Anda. Dengan demikianm kita dapat menjaga agar hati kita dapat menjalankan fungsinya dengan optimal.

0 Komentar

Belum ada komentar