Sukses

6 Penyakit yang Bisa Ditularkan Hewan Peliharaan

Hewan peliharaan memiliki manfaat bagi kita, namun ada juga beberapa resiko kesehatan yang mampu disebabkan oleh mereka.

Memiliki hewan peliharaan seperti kucing atau anjing membuat kita sangat terhibur. Namun, banyak orangtua yang enggan memelihara hewan peliharaan karena takut seluruh keluarga tertular berbagai penyakit akibat dari hewan tersebut.

Perlu diketahui, bahwa hewan peliharaan merupakan cerminan dari pemiliknya. Jika pemiliknya mampu merawat mereka, hewan lucu ini dapat menjadi kawan sekaligus penghibur di tengah-tengah keluarga.

Akan tetapi, jika ditelantarkan tentunya ada beberapa penyakit yang dapat mereka tularkan. Penting bagi kita mengetahui penyakit apa saja yang dapat ditularkan oleh peliharaan kita, serta apa solusinya agar mereka tetap sehat dan aman untuk dipelihara.

Berikut beberapa penyakit yang dapat ditularkan oleh peliharaan kepada manusia, serta bagaimana kita menanganinya:

  1. Penyakit kulit

Penyakit ini disebabkan karena bersemayamnya kutu di permukaan tubuh hewan. Kutu-kutu ini dapat melompat ke sela-sela permadani, kasur, dsb, serta dapat pula langsung melompat dan menggigit kulit sehingga kulit menjadi gatal. Kulit yang gatal jika digaruk akan menyebabkan infeksi pada kulit. Kita dapat memandikan hewan peliharaan dengan sampo khusus hewan setiap 2-3 kali seminggu untuk menghilangkan kutu.

  1. Cacingan

Penyakit ini  dapat ditularkan melalui kotoran binatang. Telur cacing dapat masuk ke dalam tubuh dengan banyak cara, salah satunya melalui tangan yang kurang bersih setelah membelai bulu hewan peliharaan. Selain rutin memandikan hewan, kita juga harus senantiasa mencuci tangan sebelum dan sesudah bermain dengan hewan peliharaan, agar tangan terbebas dari telur-telur cacing.

  1. Rabies

Penyakit ini ditularkan melalui hewan lain yang terinfeksi virus rabies. Biasanya didapat saat peliharaan berkelahi dengan hewan yang sudah tertular. Rabies merupakan penyakit yang sangat mematikan, anjing maupun kucing dapat menularkan rabies melalui luka gigitan. Untuk mencegah hal tersebut, berikan vaksin rabies berkala setiap tahun untuk peliharaan kesayangan Anda. Kini Pemda DKI Jakarta memberikan vaksinasi gratis bagi hewan-hewan peliharaan.

  1. Asma

Berdasarkan penelitian, bulu kucing terbukti tidak menyebabkan asma pada orang yang tidak memiliki riwayat. Namun pada orang yang memiliki riwayat asma atau alergi, dapat menjadi faktor pencetus berulangnya asma. Untuk penderita asma disarankan untuk tidak memelihara segala jenis peliharaan berbulu.

  1. Toksoplasmosis

Toksoplasmosis merupakan sebuah penyakit yang dapat menyebabkan keguguran berulang pada ibu hamil atau gangguan pada otak bagi penderita HIV-AIDS. Ini dapat dicegah dengan cara tidak memberikan makan-makanan mentah kepada peliharaan, jangan biarkan peliharaan Anda berburu tikus, cuci tempat makannya setiap hari, dan bersihkan peliharaan kita setiap saat.

  1. Luka akibat cakaran

Untuk menghindari hal tersebut, harap berhati-hati saat bermain. Memotong kuku peliharaan bukan merupakan hal yang dibenarkan karena akan mengurangi kemampuan alamiahnya.

 

Selain itu, ajaklah hewan peliharaan kita bermain. Dengan bermain, mereka akan senang dan  daya tahan tubuh mereka pun akan meningkat, sehingga mereka tidak mudah untuk terserang penyakit. Jangan lupa untuk membawa hewan peliharaan kita ke dokter hewan jika mereka sakit, sebelum penyakitnya bertambah berat dan berpotensi menular kepada kita.

0 Komentar

Belum ada komentar