Sukses

Benarkah Ekstrak Kulit Manggis Menyehatkan?

Apa benar kulit manggis itu memiliki khasiat yang didukung fakta medis? Berikut penjelasan dr. Citra Rosenon disini.

KlikDokter.com - Saat ini kita sering melihat dan mendengar tentang ekstrak kulit manggis dan khasiatnya dari berbagai media. Mungkin Anda akan bertanya, apa benar kulit manggis itu memiliki khasiat yang didukung fakta medis? Apakah sebenarnya ekstrak kulit manggis tersebut? Amankah bila kita mengonsumsinya?

Untuk menjawab semua pertanyaan-pertanyaan tersebut, berikut ini adalah ulasan medis mengenai kulit manggis dan penelusuran dasar penelitiannya yang ditemui. Mari kita mengenal lebih jauh ekstrak kulit manggis di berbagai belahan dunia.

Bagian kulit buah, daging buah, daun, dan kulit akar manggis telah digunakan selama ribuan tahun  dalam pengobatan tradisional. Khususnya bagian kulit buah, yang telah digunakan sejak lama dalam dunia pengobatan tradisional untuk:

  • mengencerkan dahak,
  • pengobatan radang kandung kemih (Cystitis),
  • diare,
  • disentri,
  • demam,
  • serta pengobatan untuk penyakit kulit seperti eksim dan pruritus.

Di Amerika Serikat, manggis umumnya dikonsumsi dalam bentuk jus, atau dalam bentuk kapsul atau tablet oral, dan sering dikombinasikan dengan ekstrak herbal lainnya. Di Asia, bagian kulit manggis sering digunakan sebagai bahan minuman teh. 

1 dari 4 halaman

Bagaimana di Asia?

Beberapa ahli pengobatan tradisional membuat salep dari ekstrak manggis untuk mengobati kondisi penyakit kulit seperti eksim, luka dan infeksi. Bagian daun dan kulit akar juga sering digunakan sebagai obat herbal untuk penyembuhan luka. Di Thailand khususnya, manggis telah digunakan sebagai astringen dalam tata laksana kesehatan untuk diare non infeksius.

Banyak studi ilmiah yang menyimpulkan bahwa buah manggis mengandung zat kimia organik Xanthone dalam konsentrasi tinggi. Studi eksperimental pada tikus yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Xanthone tersebut memiliki efek:

  • Anti oksidan,
  • anti bakterial,
  • anti jamur,
  • anti inflamasi,
  • anti tumor,
  • anti virus,
  • anti agregrasi platelet, dan masih banyak lagi.

Bagi buah manggis itu sendiri, Xanthone memiliki fungsi alami sebagai pelindung sang buah terhadap serangga, jamur, virus tanaman, bakteri, selagi buah manggis tersebut belum matang. 

2 dari 4 halaman

Adakah Dasar Penelitiannya?

Disamping temuan manfaat yang didasarkan pengalaman, masih dibutuhkan penelitian ilmiah lebih lanjut pada manusia untuk mengetahui efek klinis pada kesehatan manusia. U.S Food and Drug Administration (FDA) saat ini sedang mengobservasi manfaat manggis sebagai pengobatan penyakit.

Apakah ditemukan efek samping dari konsumsi suplemen dari manggis tersebut? Ahli kesehatan dari Memorial Sloan-Kettering Cancer Center menyebutkan bahwa terdapat satu kasus asidosis laktat berat pada seorang pria berusia 58 tahun setelah konsumsi manggis dalam bentuk jus, setiap hari selama 12 bulan. Asidosis laktat merupakan kondisi dimana asam laktat menumpuk secara berlebihan dalam aliran darah, gejalanya antara lain mual, dan lemas, yang bila tidak segera diatasi akan memicu kondisi syok. Selain dari kasus tersebut, belum ditemukan efek samping serius lain hingga Januari 2014. Namun American Cancer Society mengingatkan bahwa manggis merupakan suatu tanaman, dan risiko alergi pada orang yang rentan tetap ada. 

3 dari 4 halaman

Ekstrak Kulit Manggis

Ekstrak kulit manggis memiliki banyak manfaat potensial yang hingga saat ini terus dikembangkan dan diteliti sebagai terapi dalam dunia kedokteran. Di samping manfaat potensial untuk pencegahan dan terapi kanker, terdapat teori medis yang juga menyebutkan kandungan beberapa zat dalam manggis dapat mempengaruhi efek terapi beberapa jenis obat kemoterapi pada pasien kanker yang sedang dalam pengobatan.

Sebelum Anda mengkonsumsi ekstrak kulit manggis tersebut, hendaknya Anda mengenali terlebih dahulu kondisi kesehatan Anda, misalnya apakah Anda memiliki riwayat alergi pada tanaman tertentu. Pasien diabetes sebaiknya melakukan konsultasi terhadap dokter penyakit dalam sebelum mengkonsumsi suplemen ini.

Pastikan bahwa Anda mengkonsumsi sesuai anjuran yang tertera di kemasan dan jangan ragu untuk melakukan konsultasi dengan dokter Anda apabila Anda mempunyai masalah kesehatan sebelum mengkonsumsi suplemen ekstrak manggis tersebut.

Sumber:
Anti-Cancer Effects of Xanthones from Pericarps of Mangosteen, International Journal of Molecular Sciences, 2008, 9, 355-370
Medicinal properties of mangosteen (Garcinia mangostana), Food and Chemical Toxicology 46 (2008) 3227-3239
Formulation of mangosteen (Garcinia mangostana L.) peel extract granules for the treatment of diarrhea, Planta Med 2009; 75 - PJ35

0 Komentar

Belum ada komentar