Sukses

Pola Makan Sehat yang Sehat dan Tepat Ketika Haid

Pola makan sehat memengaruhi kelancaran haid dan dapat menghindari dampak buruk saat haid. Bagaimana pola makan yang tepat saat haid? Simak penjelasannya.

Haid atau menstruasi yang membuat pinggang dan bagian perut bawah terasa nyeri, mood swing atau bahkan sakit kepala, kadang dipengaruhi oleh pola makan Anda sehari-hari, lho. Untuk mencegah haid menjadi “drama” karena gejala-gejala yang berlangsung, yuk, cegah dan atasi dengan mengikuti panduan pola makan sehat berikut ini.

Penyebab Haid Terasa Tidak Nyaman

Sebagian besar wanita yang mengalami haid pasti ada yang mengalami nyeri atau kram di perut. Nyeri yang timbul saat menstruasi pada dasarnya disebabkan oleh peluruhan rahim. Proses peluruhan rahim ini sudah diatur oleh sistem hormon di dalam tubuh.

Saat menstruasi terjadi, reseptor nyeri di berbagai lokasi tubuh menjadi lebih aktif, tak hanya di rahim, bagian pinggul, berbagai persendian, bahkan di dalam lambung. Selain itu, gejala lain seperti sakit kepala, mood swing, dan juga ngidam makanan tertentu juga bisa terjadi karena meningkatkan hormon saat menjelang menstruasi.

Artikel lainnya: Arti Warna Darah Haid

1 dari 2 halaman

Pola Makan Sehat Agar Haid Lancar

 

Dengan  lambung yang sensitif, mood yang berubah-ubah, serta nyeri di beberapa bagian tubuh tentu membuat  wanita harus lebih memerhatikan apa yang dikonsumsi saat menstruasi dari siklus bulanannya tiba. Berikut adalah pola makan sehat dan tepat yang dapat diterapkan sebelum dan saat menstruasi.

  1. Buah, Sayuran Hijau, Jahe dan Kunyit

Buah dan sayuran yang mengandung banyak cairan seperti semangka dan timun, baik untuk menjaga tubuh Anda agar tetap terhidrasi. Selain itu, beberapa buah yang terasa manis dapat mengurangi rasa ngidam tanpa mengonsumsi banyak gula tambahan.

Pada sayuran hijau seperti bayam, ini dapat meningkatkan kadar zat besi dan kaya akan magnesium. Kedua zat dalam sayur bayam tersebut bermanfaat untuk mengganti kadar darah yang hilang saat menstruasi.

Sedangkan pada jahe, Anda bisa mengonsumsinya sebagai minuman hangat. Ya, jahe punya  manfaat mengurangi gejala nyeri sendi akibat kandungan zat antiperadangan di dalamnya

Namun, batas konsumsi minum jahe hanya boleh 4 gram per hari, ya. Apabila kebanyakan, jahe dapat menimbulkan nyeri pada lambung.

Kunyit juga dipercaya dapat meredakan gejala haid. Di dalam kunyit, ditemukan manfaat zat analgesik dapat meredakan rasa nyeri saat menstruasi berlangsung.

Artikel lainnya: Ini Lo, 7 Makanan yang Bisa Meredakan Nyeri Haid

  1. Daging Ayam dan Ikan

Ayam dan ikan adalah makanan yang kaya akan zat besi serta protein. Makanan yang mengandung protein penting untuk menjaga kesehatan Anda secara keseluruhan, dan itu dapat membantu perut tetap kenyang selama menstruasi. Anda pun jadi tidak merasakan ngidam yang berlebihan dan dapat mengurangi keinginan makan.

Sedangkan zat besi, bermanfaat untuk membantu tubuh menghasilkan darah yang cukup saat menstruasi, sehingga Anda bisa terhindar dari kondisi anemia.

Pada ikan, terdapat kandungan omega-3 yang dapat menambah gizi ke dalam pola makan sehat Anda saat haid, Menurut suatu studi, omega-3 dapat membantu mengurangi rasa nyeri saat haid, di mana artinya para wanita dapat mengurangi konsumsi obat anti-nyeri seperti ibuprofen.

Tak hanya itu, mood swing yang tak menentu serta  gejala depresi yang dirasakan saat haid, dapat disiasati juga oleh konsumsi asam lemak omega-3 yang sehat.

Artikel lainnya: 5 Mitos Haid yang Wajib Anda Ketahui

  1. Dark Chocolate, Kacang, dan Tofu

Dark chocolate (cokelat hitam) dan tofu adalah makanan yang mengandung akan zat besi dan magnesium, yang juga telah diteliti dapat mengurangi gejala PMS. Keduanya bisa membantu tubuh menghasilkan produksi darah sehat yang cukup untuk mencegah anemia.

Selain itu, pada kacang, ditemukan zat  omega-3 yang memiliki khasiat meredakan nyeri perut bawah saat menstruasi. Apabila tidak suka kacang, Anda bisa mengambilnya dalam bentuk selai dan dicampurkan pada minuman seperti smoothie.

  1. Yogurt, Teh Peppermint, dan Kombucha

Tak jarang para wanita yang sedang maupun sudah selesai haid terkena infeksi bakteri, akibat  mengalami keputihan. Jika Anda termasuk orang yang rentan mengalami keputihan, Anda wajib mengonsumsi makanan yang kaya akan probiotik seperti yogurt untuk meningkatkan bakteri baik dalam vagina. Bakteri baik ini dapat memerangi infeksi di dalam vagina.

Lalu, ada kombucha yang juga memiliki khasiat yang sama seperti yoghurt, namun pilihlah minuman kombucha dengan kadar gula yang rendah. Sedangkan keluhan seperti kram saat menstruasi, mual, serta BAB cair, dapat diatasi dengan konsumsi teh peppermint.

Berbagai gejala tak nyaman yang dialami oleh wanita yang sedang haid, ternyata dapat diminimalisir dengan menjaga asupan pola makan yang sehat dan tepat.

Agar kesehatan secara keseluruhan tetap terjaga, perhatikan pula apa yang Anda konsumsi sebelum dan sesudah menstruasi. Ini bisa disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing. Jika masih ada yang ingin ditanyakan mengenai pola makan saat haid, Anda dapat menggunakan fitur Live Chat 24 jam di aplikasi Klikdokter, ya.

(OVI/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar