Kesehatan Umum

Vitamin C untuk Anak: Manfaat, Fungsi, dan Dosis yang Perlu Diketahui

Tory Diaz Alvito, 14 Sep 2026

Ditinjau oleh dr. Steven Alviano Yuwono

|0/5.0(0 Ulasan)

Vitamin C untuk anak berperan dalam pertumbuhan, pembentukan kolagen, penyerapan zat besi, dan fungsi sistem imun. Ketahui kebutuhan dan sumber vitamin C yang tepat.

Vitamin C untuk Anak: Manfaat, Fungsi, dan Dosis yang Perlu Diketahui

Vitamin C merupakan salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan anak selama masa pertumbuhan. Tubuh tidak dapat memproduksi vitamin C sendiri sehingga kebutuhan vitamin C untuk anak perlu diperoleh melalui makanan atau, pada kondisi tertentu, suplemen. Vitamin C dapat ditemukan dalam berbagai buah dan sayuran, seperti jeruk, kiwi, stroberi, brokoli, serta pepaya dan tomat.


Lalu, apa saja manfaat vitamin C, bagaimana fungsi vitamin C bagi anak, dan berapa dosis vitamin C untuk anak yang dibutuhkan setiap hari?


Apa Fungsi Vitamin C untuk Anak?

Salah satu fungsi vitamin C yang penting adalah membantu pembentukan kolagen. Kolagen merupakan protein yang dibutuhkan untuk menjaga jaringan ikat, kulit, pembuluh darah, tulang, serta membantu proses penyembuhan luka.


Selain itu, vitamin C juga berperan sebagai antioksidan dan mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh. Vitamin C membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas serta meningkatkan penyerapan zat besi non-heme yang banyak ditemukan pada makanan nabati.

Karena itu, vitamin C untuk anak bukan hanya berkaitan dengan daya tahan tubuh, tetapi juga mendukung berbagai proses penting selama masa pertumbuhan.


Baca Artikel Lainnya: Alasan Mengapa Anda Perlu Konsumsi Vitamin C


Manfaat Vitamin C untuk Anak

Beberapa manfaat vitamin C yang perlu diperhatikan antara lain:

Mendukung sistem imun. Vitamin C berperan dalam fungsi normal sistem kekebalan tubuh. Namun, mengonsumsi vitamin C dalam jumlah tinggi tidak berarti anak akan kebal dari flu atau infeksi.


Membantu penyembuhan luka. Karena terlibat dalam pembentukan kolagen, vitamin C membantu mempertahankan jaringan tubuh dan proses penyembuhan.


Membantu penyerapan zat besi. Vitamin C dapat meningkatkan penyerapan zat besi non-heme dari makanan seperti sayuran dan kacang-kacangan. Hal ini penting untuk mendukung pembentukan sel darah merah.


Mendukung kesehatan jaringan tubuh. Kolagen dibutuhkan untuk kulit, tulang, gigi, pembuluh darah, dan jaringan ikat lainnya sehingga kecukupan vitamin C ikut mendukung pertumbuhan anak.


Baca Artikel Lainnya: 9 Manfaat Vitamin C untuk Tubuh, Baik untuk Jantung Hingga Kulit


Berapa Dosis Vitamin C untuk Anak?

Istilah dosis vitamin C untuk anak perlu dibedakan antara kebutuhan harian dan dosis suplemen. Anak tidak selalu membutuhkan suplemen karena kebutuhan vitamin C dapat dipenuhi melalui pola makan yang beragam.

Menurut National Institutes of Health (NIH), kebutuhan harian vitamin C adalah:

  • 0–6 bulan: 40 mg per hari
  • 7–12 bulan: 50 mg per hari
  • 1–3 tahun: 15 mg per hari
  • 4–8 tahun: 25 mg per hari
  • 9–13 tahun: 45 mg per hari
  • 14–18 tahun: 75 mg untuk laki-laki dan 65 mg untuk perempuan.

Angka tersebut merupakan kebutuhan harian dari seluruh sumber, bukan anjuran untuk memberikan suplemen dalam jumlah yang sama.


Baca Artikel Lainnya: Konsumsi Vitamin C Setiap Hari, Apakah Berbahaya?


Dari Mana Anak Mendapatkan Vitamin C?

Sumber terbaik vitamin C untuk anak umumnya berasal dari makanan. Beberapa pilihan yang mudah ditemukan antara lain:

  • Jeruk ukuran sedang: sekitar 70 mg
  • Kiwi: sekitar 64 mg per buah
  • Stroberi: sekitar 49 mg per setengah cangkir
  • Brokoli matang: sekitar 51 mg per setengah cangkir
  • Paprika merah: sekitar 95 mg per setengah cangkir.

Karena vitamin C larut dalam air dan sensitif terhadap panas, penyimpanan terlalu lama dan pemasakan dapat mengurangi kandungannya. Buah dan sayuran segar atau pengolahan dengan waktu singkat dapat membantu mempertahankan lebih banyak vitamin C. Selain mendapatkan vitamin C untuk anak dari makanan, bunda juga dapat membantu penuhi asupan vitamin C si kecil dari suplemen vitamin C seperti Hevit-C


Baca Artikel Lainnya: Sayur dan Buah yang Mengandung Vitamin C Tinggi


Apakah Anak Perlu Suplemen Vitamin C?

Saat anak mengonsumsi makanan yang beragam dan mendapatkan buah serta sayuran secara rutin, kebutuhan vitamin C biasanya dapat dipenuhi dari makanan.


Suplemen seperti Hevit-C juga dapat dipertimbangkan untuk anak. Namun, penggunaan suplemen sebaiknya disesuaikan dengan anjuran tenaga kesehatan.


Memberikan vitamin C dalam jumlah berlebihan juga bukan tanpa risiko. Batas atas asupan vitamin C adalah 400 mg per hari untuk anak usia 1–3 tahun, 650 mg untuk usia 4–8 tahun, 1.200 mg untuk usia 9–13 tahun, dan 1.800 mg untuk usia 14–18 tahun. Asupan berlebihan dapat menyebabkan diare, mual, dan kram perut.


Karena itu, vitamin C untuk anak sebaiknya dipenuhi terutama melalui makanan bergizi seimbang. Suplemen bukan pengganti pola makan, melainkan pilihan tambahan ketika memang terdapat kebutuhan tertentu.

  • National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. Vitamin C – Fact Sheet for Health Professionals.https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminC-HealthProfessional/
  • National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. Vitamin C – Fact Sheet for Consumers.https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminC-Consumer/
  • National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. Vitamin C and Health Professional Fact Sheet.https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminC-HealthProfessional/
  • National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine. Dietary Reference Intakes for Vitamin C.https://www.nationalacademies.org/read/9810/chapter/1
Memuat...

Ulasan Pembaca

0(0 Ulasan)