Kesehatan Umum

Lakukan Ini Saat Diberi Obat Pereda Nyeri oleh Dokter

Ayu Maharani, 04 Feb 2019

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Demi kesehatan Anda, ada beberapa hal yang wajib Anda tanyakan dan perhatikan saat diberi obat pereda nyeri oleh dokter.

Lakukan Ini Saat Diberi Obat Pereda Nyeri oleh Dokter

Memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter saat tubuh terasa demam tinggi dan nyeri memang baik. Sebab, semakin cepat penyakit Anda terdiagnosis, semakin cepat dan besar pula kemungkinan Anda untuk sembuh. Oleh karena itu ketika sudah sampai rumah sakit dan diperiksa oleh dokter, jangan pasif begitu saja. Tanyakan dengan saksama dari dokter yang memeriksa Anda, tentang penyakit yang menyerang Anda. Selain itu, tanyakan pula ketika Anda mendapat resep beberapa jenis obat, khususnya obat pereda nyeri.

Hal tersebut penting karena Anda perlu tahu sebab dan detail dari penyakit yang Anda derita. Dengan mendapatkan informasi yang jelas dari dokter – termasuk obat yang diresepkan – Anda bisa mencegah kambuhnya penyakit tersebut. Menurut dr. Reza Fahlevi dari KlikDokter, ada banyak informasi yang didengar oleh para pasien bahwa obat pereda nyeri dapat menyebabkan ketergantungan.

Nah agar Anda sebagai pasien tidak menerima informasi yang salah tentang hal-hal seputar obat ini, Anda perlu mencai tahu kebenarannya dari ahlinya, yakni dokter.

Tanyakan ini saat diresepkan obat pereda nyeri

Dilansir dari Reader’s Digest, ada beberapa poin penting yang wajib Anda tanyakan ketika diresepkan obat pereda nyeri oleh dokter. Dokter hanya berusaha memberikan pengobatan yang terbaik. Dan dengan menanyakan hal-hal penting seputar pengobatan yang diberikan, berarti Anda juga menghargai usaha tersebut.

Adapun beberapa pertanyaan yang bisa Anda ajukan kepada dokter, antara lain:

  • Apa diagnosis penyakit saya?

Menurut Gus Crothers, MD, seorang Direktur Medis Klinis untuk Grand Rounds, nyeri bukanlah diagnosis penyakit, melainkan gejala. Jadi, mintalah kejelasan kepada dokter tentang penyebab rasa nyeri Anda. Itu karena, tanpa diagnosis yang benar, sulit untuk meresepkan pengobatan terbaik.

  • Ini obat untuk nyeri akut atau kronis?

Nyeri akut sering datang tiba-tiba dan lebih mudah ditangani. Sedangkan nyeri kronis, berarti sebenarnya Anda – disadari atau tidak – sudah mengidapnya sejak lama. Dengan menanyakan hal ini, Anda menjadi tahu apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh Anda.

  • Ini obat jenis apa dan apakah bisa membuat ketergantungan?

Menurut dr. Reza, terdapat beberapa jenis obat pereda nyeri yang biasa diberikan oleh dokter kepada pasien yang mengalami nyeri, khususnya nyeri sendi, yakni acetaminofen (parasetamol), pereda nyeri nonsteroid, pereda nyeri steroid, dan pereda nyeri golongan opioid.

“Tidak semua golongan obat pereda nyeri dapat menyebabkan ketergantungan. Parasetamol, obat pereda nyeri nonsteroid, dan pereda nyeri steroid adalah golongan obat yang tidak menimbulkan ketergantungan.” jelas dr. Reza.

“Khusus untuk obat pereda nyeri golongan opioid, ini memang bikin ketergantungan dan diberikan dokter pada tahap akhir saat obat golongan lain tidak mampu lagi mengatasi nyeri Anda,” dr. Reza menegaskan. Jadi, tak ada salahnya bila Anda bertanya tentang jenis obat nyeri yang diberikan.

  • Apa efek samping lain dari obat ini?

Meski lebih banyak jenis obat pereda nyeri yang tidak membuat ketergantungan, tetapi bukan berarti obat-obatan tersebut tidak memiliki efek samping sama sekali.

Pasalnya, dikutip dari Reader’s Digest, mengonsumsi obat pereda nyeri dalam dosis tinggi dan jangka panjang bisa menimbulkan masalah pencernaan dan kerusakan hati. Maka, tak ada salahnya menanyakan lebih detail kepada dokter Anda terkait efek samping dari obat pereda nyeri yang diberikan.

  • Katakan jika Anda alergi terhadap jenis obat nyeri tertentu

Beberapa orang memiliki masalah alergi obat, entah itu alergi antibiotik maupun pereda nyeri. Jadi, jika sebelumnya Anda pernah mengonsumsi obat pereda nyeri, entah itu ibuprofen atau obat pereda nyeri nonsteroid lainnya lalu mengalami alergi, sebaiknya beritahukan kepada dokter agar ia tidak meresepkan obat pereda nyeri yang memicu alergi.

  • Bagaimana caranya agar tidak terlalu ketergantungan dengan opioid?

Mungkin saat Anda diberitahu bahwa obat jenis opioid itu bisa menyebabkan ketergantungan, Anda jadi takut untuk mengonsumsinya. Padahal, itu merupakan salah satu pengobatan terbaik yang bisa diberikan.

Ketimbang langsung melanggar anjuran dokter, sebaiknya tanyakan saja bagaimana caranya agar Anda tidak bergantung dengan obat jenis ini. Misalnya, harus dibantu dengan terapi fisik yang seperti apa dan lain sebagainya.

Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan solusi terbaik dan dokter jadi bisa memberikan dosis efektif terendah dan jangka pendek terhadap penggunaan opioid ini.

Itulah beberapa hal yang bisa Anda utarakan ketika hendak diberikan obat pereda nyeri oleh dokter. Selain itu, untuk membantu memaksimalkan pengobatan, Anda juga perlu mengonsumsi makanan sehat secara seimbang, dan menjalankan pola hidup sehat lainnya.  

[RVS]

dokter
ketergantungan obat
nyeri
Obat pereda nyeri
efek samping obat
Pereda Nyeri
Demam
alergi obat