Kesehatan Umum

Ini Daftar Penyakit yang Ditangani Dokter Penyakit Dalam

dr. Alvin Nursalim, 05 Okt 2022

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Sering kali orang berobat tanpa tahu penyakit apa saja yang ditangani dokter penyakit dalam. Agar tak keliru, simak penjelasannya di sini, ya.

Ini Daftar Penyakit yang Ditangani Dokter Penyakit Dalam

Selain dokter umum dan dokter anak, ada satu lagi dokter yang sering dijumpai yaitu dokter penyakit dalam alias internis. Nah, apa kamu pernah berobat ke dokter penyakit dalam tanpa tahu masalah kesehatan yang dialami?

Jika ya, kamu tidak sendiri. Pasalnya, istilah “penyakit dalam” dianggap sangat luas oleh masyarakat, sehingga banyak yang langsung berobat ke internis padahal kondisi yang diderita belum tentu sesuai. 

Tidak setiap penyakit yang melibatkan organ tubuh bagian dalam dapat ditangani dokter penyakit dalam. Lantas, dokter penyakit dalam mengobati apa saja? Baca terus ulasan berikut.

Dokter Penyakit Dalam, Apa Itu?

Setiap dokter spesialis tentu memiliki pendidikan dan gelarnya tersendiri. Untuk dokter penyakit dalam, ia sebenarnya seorang dokter yang melanjutkan kembali sekolah medisnya dan menyelesaikan Program Pendidikan Spesialis Ilmu Penyakit Dalam. 

Ilmu penyakit dalam adalah ilmu kedokteran yang menangani lansia dan orang dewasa dengan cakupan hampir seluruh bagian tubuh manusia. 

Artikel lainnya: Mengenal Dokter Spesialis Geriatri dan Bidang Keahliannya

Meski kamu mendapatkan diagnosis penyakit dan rekomendasi tindakan bedah, dokter spesialis penyakit dalam tidak melakukan pembedahan. Tindakan operasi diberikan kepada dokter spesialis bedah atas rekomendasi internis yang memeriksa. 

Tugas dokter spesialis penyakit dalam yang utama adalah mendiagnosis dan merekomendasikan perawatan maupun pengobatan (tindakan klinis) penyakit akut maupun kronis pada orang dewasa dan lansia. 

Dokter spesialis penyakit dalam juga memberikan penjelasan tentang kondisi kesehatan kepada pasien dan bagaimana cara menjaga kondisi tersebut agar tidak semakin parah atau kambuh. 

Kapan Harus ke Dokter Spesialis Penyakit Dalam?

Secara umum, kamu bisa mengunjungi dokter spesialis penyakit dalam ketika memiliki berbagai keluhan terkait organ dalam, seperti:

  • Keluhan pernapasan seperti batuk, sesak, dan batuk darah
  • Diabetes mellitus
  • Keluhan saluran cerna seperti diare, buang air besar berdarah, dan mual muntah
  • Keluhan terkait jantung dan pembuluh darah
  • Gangguan ginjal dan tekanan darah tinggi

Artikel lainnya: Cara Memilih Dokter Internis yang Tepat

Apa Saja Penyakit yang Ditangani Dokter Spesialis Penyakit Dalam?

Berkonsultasi dengan Dokter

Dokter spesialis penyakit dalam menangani apa saja? Ketahui daftar penyakit atau bidang yang ditangani dokter penyakit dalam berikut ini:

1. Alergi Imunologi

Divisi ini berhubungan dengan alergi atau gangguan sistem imunologi tubuh. Tindakan klinis yang diberikan umumnya berupa tes alergi terhadap zat tertentu dan vaksinasi dewasa. 

2. Gastroenterohepatologi

Divisi ini menangani organ pencernaan dan hati. Tindakan klinis yang diberikan umumnya berupa tindakan endoskopi, USG bagian abdomen (perut), dan pengambilan sampel cairan rongga perut.

3. Geriatri

Bidang ini meliputi gangguan kesehatan yang merupakan efek penuaan. Tindakan klinis yang diberikan umumnya berupa pengkajian pasien lansia, penanganan luka dekubitus, serta penanganan kesehatan yang berhubungan dengan psikologis dan nutrisi. 

Artikel lainnya: Ini Dia Penyakit yang Ditangani Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin!

4. Ginjal Hipertensi

Divisi ini berkaitan dengan gangguan ginjal dan tekanan darah tinggi. Pemantauan tekanan darah dan persiapan terapi pengganti ginjal merupakan ranah divisi ini.

5. Hematologi Onkologi Medik

Penyakit ini berkaitan dengan kelainan darah dan kanker. Tindakan klinis yang dapat diberikan berupa: 

  • Biopsi sumsum tulang 
  • Aspirasi sumsum tulang 
  • Transfusi darah 
  • Kemoterapi standar 
  • Mengatasi perdarahan aktif 
  • Analisis radionuklir dan pencitraan
  • Terapi biologik 
  • Terapi suportif kanker

6. Kardiologi

Divisi ini berkaitan dengan gangguan jantung. Tindakan klinis yang bisa diberikan yaitu elektrokardiogram (EKG), basic cardiac life support, penggunaan kateter vena perifer, hingga pengobatan masalah pembuluh darah dan penyakit jantung.

Artikel lainnya: Ini Perbedaan Dokter Hematologi dan Dokter Onkologi

7. Metabolik Endokrin

Penyakit ini berkaitan dengan gangguan pada metabolisme tubuh. Tindakan klinis yang diberikan umumnya berupa aspirasi kista tiroid, pemeriksaan dan pengawasan gula darah selama diberikan pengobatan diabetes, hingga perawatan luka diabetes.

8. Psikosomatik

Psikosomatik adalah keluhan medis yang gejalanya diperparah oleh kondisi mental. Tindakan klinis yang diberikan umumnya berupa psikoterapi serta penelusuran kondisi fisik dan psikologis.

9. Pulmonologi

Gangguan ini berhubungan dengan paru-paru. Keterampilan klinis yang dapat dilakukan dokter spesialis penyakit dalam pada kondisi ini yaitu tes fungsi paru-paru, pengambilan sampel cairan dari rongga paru, terapi oksigen, terapi uap, hingga interpretasi rontgen dada. 

Artikel lainnya: Ajukan Pertanyaan Ini Saat Konsultasi dengan Dokter

10. Reumatologi

Penyakit ini berhubungan dengan sendi dan penyakit autoimun. Tindakan klinis yang dapat dilakukan dokter penyakit dalam misalnya pengambilan sampel cairan sendi dan penyuntikan sendi di banyak sendi besar, serta memberikan terapi penyakit reumatologi.

11. Tropik Infeksi

Penyakit ini berhubungan dengan infeksi daerah tropis. Penanganan yang dapat dilakukan yaitu penggunaan antibiotik dan pengendalian resistensi antibiotik, serta pencegahan infeksi nosokomial. 

Mulai sekarang, jangan bingung lagi, ya, tentang penyakit yang ditangani dokter penyakit dalam. Konsultasi ke dokter penyakit dalam kini juga sangat mudah, pakai fitur Tanya Dokter di aplikasi KlikDokter!

#JagaSehatmu dan konsultasikan sedini mungkin masalah kesehatanmu. Download aplikasi KlikDokter dan dapatkan info kesehatan lengkap.  

(FR/JKT)

Penyakit dalam