Kesehatan Umum

Cara Membuang Obat Kedaluwarsa yang Tepat

Tri Yuniwati Lestari, 06 Okt 2021

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Membuang obat kedaluwarsa ada aturannya. Jika Anda belum tahu, simak 3 cara buang obat kedaluwarsa atau expired berikut ini.

Cara Membuang Obat Kedaluwarsa yang Tepat

Mungkin banyak dari Anda yang kerap menyimpan obat seperti obat flu, salep, dan lain sebagainya, tapi tanpa disadari sudah kedaluwarsa. Biasanya obat expired akan langsung dibuang begitu saja.

Namun, membuang obat expired ternyata tidak boleh sembarangan. Penanganan obat kadaluarsa harus dilakukan dengan benar demi menghindari efek merugikan.

Untuk memahami cara buang obat kedaluwarsa yang aman, cari tahu penjelasan dokter di bawah ini.

 

1 dari 3

Kapan Harus Membuang Obat Expired?

Pertama, Anda harus tahu dulu kapan sebaiknya membuang obat kedaluwarsa. Berikut rinciannya:

  • Ketika penyedia layanan kesehatan telah mengubah resep dengan yang baru, tetapi Anda masih memiliki beberapa sisa obat.
  • Anda merasa sudah lebih baik dan dokter mengatakan harus berhenti minum obat.
  • Obat-obatan tidak lagi dibutuhkan.
  • Obat-obatan telah melewati tanggal kedaluwarsa (expiration date).

Artikel Lainnya: Apa Efek Disuntik Vaksin Kedaluwarsa pada Tubuh?

 

2 dari 3

Cara Buang Obat Kedaluwarsa

Membuang obat kedaluwarsa dengan tepat dan aman dapat mencegah orang lain menggunakannya secara tidak sengaja ataupun sengaja.

Tindakan ini juga mencegah residu berbahaya bagi lingkungan. Berikut beberapa cara penanganan obat kadaluarsa yang perlu Anda terapkan:

1. Baca Petunjuk Pembuangan pada Label Obat

Beberapa obat memiliki petunjuk pembuangan obat di label kemasan. Pastikan baca instruksi dengan tepat dan ikuti cara membuang obat yang tertera.

Sebaiknya tidak menyiram sebagian besar obat atau membuangnya ke saluran pembuangan. Obat-obatan mengandung bahan kimia yang mungkin tidak terurai di lingkungan.

Ketika dibuang ke toilet atau wastafel, residu atau bahan kimia obat dapat mencemari sumber air. Bila mencapai air laut, hal ini dapat memengaruhi kehidupan ikan dan makhluk laut lainnya.

Beberapa obat harus dibuang sesegera mungkin untuk mengurangi potensi bahaya. Misalnya, obat golongan opioid yang biasanya diresepkan sebagai penghilang rasa sakit. Langkah ini mencegah penyalahgunaan obat.

Ikuti petunjuk pembuangan obat, tanyakan kepada penyedia fasilitas kesehatan bila perlu.

Artikel Lainnya: Telanjur Pakai Hand Sanitizer Expired, Bagaimana Efeknya?

2. Mengembalikan Obat ke Apotek

Cara membuang obat yang aman selanjutnya adalah membawanya kembali ke apotek yang menerima obat kedaluwarsa.

Umumnya layanan kesehatan tersebut memiliki prosedur khusus mengenai penanganan obat kadaluarsa, misalnya dibakar.

Bila ada program pembuangan obat di dekat rumah Anda, jangan ragu untuk berpartisipasi. Hal ini penting demi mencegah penyalahgunaan obat dan penjualan obat ilegal dari sisa obat kedaluwarsa.

3. Membuang Obat Kedaluwarsa Sendiri

Anda dapat membuang obat expired sendiri dengan melakukan cara-cara ini:

  • Keluarkan obat kedaluwarsa dari wadahnya. Campurkan obat dengan tanah, kotoran kucing, atau ampas bekas kopi. Jangan menghancurkan pil atau kapsulnya.
  • Masukkan campuran tersebut ke kantung plastik yang ditutup rapat, atau wadah tertutup yang tidak akan bocor. Buang ke tempat sampah.
  • Jangan lupa copot label atau coret informasi pribadi dari botol atau plastik obat yang diresepkan dokter.
  • Buang wadah dan botol obat bersama sisa sampah tadi.

Agar ramah lingkungan, Anda juga dapat mencuci botol secara menyeluruh agar bisa digunakan kembali untuk kebutuhan lainnya.

3 dari 3

Bahaya Menyimpan Obat Kedaluwarsa

Dokter Theresia Rina Yunita menyampaikan, jika Anda ingin mengonsumsi obat baik yang baru dibeli dari apotek ataupun yang telah tersimpan di lemari, pastikan selalu baca label untuk memeriksa tanggal kedaluwarsa obat.

“Buang semua yang telah kedaluwarsa dan yang tidak lagi Anda butuhkan. Jangan minum obat kedaluwarsa. Obat mungkin sudah tidak efektif atau bahan obatnya mungkin telah berubah. Hal ini dapat membuat obat tidak aman untuk digunakan,” jelas dr. Theresia.

Artikel Lainnya: Bisakah Air Mineral Kemasan Botol Kedaluwarsa?

Menyimpan obat expired atau tidak lagi diperlukan dapat meningkatkan risiko sebagai berikut:

  • Anda dapat keliru dan meminum obat yang salah.
  • Keracunan yang tidak disengaja pada anak-anak atau hewan peliharaan.
  •  
  • Penyalahgunaan obat.

Perihal membuang obat kedaluwarsa memang terdengar sepele. Namun, hal ini dapat berujung pada hal buruk bila diabaikan.

“Sembarangan membuang obat yang kadaluarsa takutnya disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, misalnya diperjualbelikan lagi. Kemudian, termakan oleh manusia atau binatang,” papar dr. Theresia.

Itulah cara membuang obat expired atau kadaluarsa yang perlu diperhatikan. Jika Anda memiliki pertanyaan seputar obat-obatan, gunakan layanan LiveChat dokter.

(FR/AYU)

apotek
obat
obat kedaluwarsa