Kanker

Mengenal 5 Perbedaan Antara Tumor dan Kanker Payudara

Siti Putri, 23 Nov 2023

Ditinjau oleh dr. Dyan Mega Indrawati

Benjolan di payudara bisa berarti tumor atau kanker. Kamu bisa lakukan pemeriksaan fisik untuk mengetahui perbedaan tumor dan kanker payudara.

Mengenal 5 Perbedaan Antara Tumor dan Kanker Payudara

Sebagian besar wanita pasti akan merasa khawatir saat menemukan benjolan di payudara. Tak jarang, banyak yang menganggap bahwa benjolan tersebut merupakan tumor atau kanker. Hal ini tentu akan menimbulkan rasa panik dan sedih.

Disampaikan oleh dr. Dyan Mega Inderawati, sebagian besar benjolan pada wanita muda merupakan tumor jinak yang terbentuk akibat pengaruh hormon haid dan tidak perlu dikhawatirkan.

“Akan tetapi, benjolan yang ternyata merupakan kanker payudara sering ditemukan sudah dalam stadium lanjut. Ketidaktahuan perihal tanda awal kanker payudara bisa berujung pada berbagai komplikasi,” tuturnya.

Oleh karenanya, penting untuk mengetahui perbedaan tumor dan kanker payudara. Mari ketahui sejumlah perbedaannya lewat ulasan berikut ini:

Perbedaan Antara Tumor dan Kanker Payudara

Pada dasarnya, diperlukan pemeriksaan penunjang untuk mengetahui apakah benjolan yang ada di payudara termasuk tumor atau kanker. Namun, secara kasar tumor dan kanker bisa dibedakan dari pemeriksaan fisik.

Berikut cara membedakan tumor dan kanker payudara:

1. Perbedaan dari Gejalanya

Menurut dr. Dyan, perbedaan tumor dan kanker bisa dirasakan dari gejala yang dialami. Biasanya, kamu akan mengalami rasa sakit akibat tumor payudara ketika benjolan dipegang.

Hal ini berbeda dengan kanker payudara. Berdasarkan The University of Texas MD Anderson Cancer Center, sekitar 99 persen kanker payudara tidak menimbulkan rasa sakit. Namun, pada kasus tertentu di mana kanker yang telah menyebar dan menekan daerah sekitarnya bisa menimbulkan rasa nyeri.

2. Perbedaan pada Benjolan

Perbedaan tumor dan kanker payudara juga dapat dirasakan dari benjolan. Bila diraba dengan sedikit penekanan, ciri-ciri tumor payudara dapat terasa jelas bentuk dan tepi dari benjolannya.

Pada kanker payudara, biasanya tepi tidak terasa jelas dan permukaan benjolan tidak halus atau rata.

3. Perbedaan pada Perlekatan

Cara membedakan tumor dan kanker payudara juga dapat diketahui dengan bisa atau tidaknya benjolan digerakkan. Karena tidak menyebar ke jaringan sekitar, tumor jinak payudara umumnya tidak melekat, sehingga bisa digerakkan ke kanan dan ke kiri.

Sedangkan pada tumor payudara ganas alias kanker, benjolan ini melekat dan tidak bisa digerakkan ke kanan atau ke kiri karena tumbuh menyebar serta menginvasi sekitar.

4. Perbedaan pada Kecepatan Pertumbuhan

Perbedaan tumor dan kanker payudara juga bisa dilihat dari kecepatan pertumbuhan. Pada tumor payudara, umumnya tidak berkembang dengan cepat dan ukurannya relatif sama dari waktu ke waktu. Bahkan, benjolan ini mungkin akan hilang ketika periode haid berakhir dan kembali muncul saat menjelang haid.

Ini berbeda dengan kecepatan pertumbuhan kanker payudara. Di awal, benjolan kanker akan tumbuh dalam ukuran yang kecil. Dalam waktu singkat, ukurannya akan menjadi besar dan menonjol.

5. Perbedaan dari Tekstur Kulit Payudara

Kamu juga bisa melihat perbedaan tumor dan kanker payudara dari struktur kulit di area payudara. Karena benjolan pada tumor payudara hanya tumbuh di tempat, ini tidak begitu memengaruhi struktur kulit di sekitarnya.

Namun pada kanker, terjadi perubahan struktur kulit dan puting di sekitar benjolan. Pori-pori pada kulit payudara dapat melebar, menyerupai kulit jeruk sehingga sering disebut peau d’orange.

Tanda lain dari kanker payudara adalah puting yang tertarik ke dalam akibat pembentukan jaringan parut di dalam payudara.

Artikel Lainnya: 11 Gejala Kanker Payudara Stadium Awal dan Cara Deteksinya

Hal yang Harus Dilakukan saat Menemukan Benjolan di Payudara

Benjolan di Payudara

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti apa penyebab tumor payudara. Namun, ini mungkin bisa disebabkan oleh perubahan jaringan payudara, infeksi payudara (mastitis), jaringan parut akibat cedera payudara, fluktuasi hormon, atau penggunaan obat-obatan.

Sedangkan penyebab kanker payudara, ini bisa karena genetik, pola makan yang buruk, tidak pernah menyusui anak, menopause setelah umur 50 tahun, atau pernah mengalami operasi pada payudara.

Mungkin banyak yang khawatir, apakah tumor bisa berubah menjadi kanker? Pada dasarnya, tumor yang bersifat jinak jarang menjadi kanker. Namun, tumor tertentu bisa berkembang menjadi kanker.

Oleh karenanya, ketika menemukan adanya benjolan di payudara, kamu perlu segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Untuk memastikan jinak atau ganasnya suatu benjolan, dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan, seperti USG payudara atau mammogram.

Jika diperlukan, dokter juga akan melakukan biopsi jaringan dengan mengambil sedikit jaringan payudara menggunakan jarum halus untuk diperiksa di bawah mikroskop.

Dengan mengetahui perbedaan tumor dan kanker payudara, ini bisa membantu kamu untuk mengenali benjolan serta membedakan mana benjolan yang merupakan tumor jinak dan mana yang perlu diwaspadai sebagai kanker.

Jadi, #JagaSehatmu dengan mengenali tanda dan lakukan deteksi dini terhadap benjolan yang ada di payudara. Pastikan untuk segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Kamu bisa lakukan pemeriksaan kanker lewat aplikasi KlikDokter.

Bila punya pertanyaan lain seputar cara membedakan kanker dan tumor payudara, jangan sungkan untuk konsultasi dengan dokter lewat layanan Tanya Dokter yang praktis.

(NM)

Payudarahari kankerTumorKankerKanker Payudara

Konsultasi Dokter Terkait