Kanker

10 Manfaat Meremas Payudara yang Tak Terduga, Apa Saja?

Meremas payudara ternyata memiliki beragam manfaat bagi kesehatan. Apa saja manfaat pijat payudara? Simak manfaat meremas payudara di sini.

10 Manfaat Meremas Payudara yang Tak Terduga, Apa Saja?

Meremas payudara biasanya identik dengan aktivitas seksual. Padahal, manfaat meremas payudara tak sekadar meningkatkan kepuasan hubungan seks saja.

Remas payudara baik untuk kesehatan wanita, mulai dari meningkatkan aliran darah ke payudara hingga membantu deteksi dini kanker payudara. Berikut ini beberapa manfaat pijat payudara teratur:

1. Memperbesar Payudara

Efek Samping dari Meremas Payudara (CHAjAMP / shutterstock)

Ketika jaringan payudara distimulasi oleh pijatan, tubuh akan mengeluarkan hormon prolaktin yang dapat sedikit memperbesar payudara. Pembesaran payudara ini merupakan efek rangsangan seksual.

Ketika wanita terangsang, aliran darah akan meningkat ke payudara sehingga menjadikannya tampak lebih besar atau kencang sesaat.

Artikel lainnya: Payudara Membesar karena Sering Berhubungan Seks, Benar atau Tidak?

2. Mencegah Payudara Kendur 

Manfaat payudara diremas secara teratur adalah mengencangkan payudara. Pijat payudara dapat “mengangkat” payudara, dengan cara mengencangkan serta menguatkan tendon dan otot yang bertanggung jawab atas bentuk (panjang) payudara.

3. Membantu Kamu Tampak Lebih Muda 

Siapa sangka, ternyata wajah tampak awet muda juga menjadi manfaat meremas payudara. Manfaat pijat payudara adalah menstimulasi sistem endokrin untuk mengeluarkan hormon-hormon anti-penuaan seperti prolaktin, oksitosin, dan estrogen.

4. Mengurangi Stres dan Depresi

Stres berlebih dan depresi dapat mengganggu aktivitas serta mood. Nah, meremas payudara bisa membantu meredakan kondisi mental tersebut. Hormon cinta alias oksitosin dapat diproduksi lewat pijat payudara. Hal ini telah terbukti secara ilmiah dapat menurunkan stres dan depresi.

Artikel lainnya: Bolehkah Melakukan Pijat Payudara?

5. Baik untuk Ibu Menyusui

Bisa Tetap Ibadah, Ini Tips Puasa untuk Ibu Menyusui

Beberapa penelitian menunjukkan banyaknya potensi manfaat meremas payudara untuk ibu menyusui. Dalam sebuah studi, para peneliti menemukan pijat payudara sangat meningkatkan kualitas ASI ketika dilakukan pada tahun pertama setelah melahirkan.

6. Deteksi Dini Kanker Payudara

Remas payudara baik untuk kesehatan karena membantu deteksi dini kanker payudara. Saat meremas payudara, Kamu dapat sekaligus melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Cara SADARI adalah berdiri di depan cermin, lihat kulit payudara, dan raba payudara sesuai petunjuk:

  • Perhatikan payudara, kebanyakan wanita memiliki payudara yang tidak sama besar (misal payudara kanan sedikit lebih besar atau lebih kecil dari yang kiri).
  • Berdiri dengan tangan di pinggang, tekan kuat-kuat untuk mengencangkan otot dada. Perhatikan payudara sambil berkaca dari sisi kiri ke kanan, dan sebaliknya.
  • Membungkuklah di depan kaca sehingga payudara terjulur ke bawah, perhatikan dan raba untuk memeriksa apakah ada perubahan tertentu pada payudara.
  • Tautkan kedua tangan di belakang kepala dan tekan ke dalam, perhatikan kedua payudara termasuk di bagian bawah.
  • Periksa apakah ada cairan yang keluar dari puting. Tempatkan jempol dan jari telunjuk di sekitar puting, tekan perlahan, lalu perhatikan apakah ada cairan yang keluar. Ulangi pada payudara yang lain.

Jika kurang yakin dengan SADARI, Kamu dapat memeriksakan ke dokter dengan pemeriksaan dan perabaan sesuai prosedur medis. Bila ditemukan adanya benjolan, perubahan pada kulit payudara, atau keanehan pada puting, dokter akan menyarankan pemeriksaan USG atau mamografi.

Artikel lainnya: Ciri-ciri Kanker Payudara Sesuai Stadium

7. Dipercaya Membunuh Sel Kanker

Menurut penelitian dari Universitas California, Berkeley, Amerika Serikat, manfaat meremas payudara dapat membunuh sel kanker. Penelitian laboratorium tersebut menemukan, memberikan tekanan fisik pada sel kanker mampu menekan sel-sel tersebut pada pola pertumbuhan normal.

Namun, para peneliti mengungkapkan, meremas atau pijat payudara tidak bisa dikembangkan menjadi bentuk terapi kanker payudara. Meski demikian, penelitian itu memberikan petunjuk untuk melacak molekul dan struktur sel yang bisa dijadikan target terapi.

Profesor Tim Murell dari Departemen Pengobatan Masyarakat Universitas Adelaide, Australia, mengatakan pijat payudara dan stimulasi pada puting juga dapat mendorong aliran darah dan produksi hormon wanita yang bermanfaat. Hormon tersebut mendorong sel-sel untuk mengeluarkan bahan kimia pemicu kanker dari payudara.

8. Membersihkan Jaringan Limfatik

Jaringan payudara sebenarnya meluas sampai ke area di bawah ketiak. Ada banyak kelenjar getah bening pada area tubuh ini. Memijat bagian ini dapat membantu merangsang sistem limfatik. Sistem limfatik bertanggung jawab untuk membantu tubuh membuang racun keluar dari tubuh.

Jika Kamu pernah menjalani operasi pada kelenjar getah bening, Kamu mungkin mengalami penumpukan cairan limbah yang disebut lymphedema. Kamu mungkin juga mendengar jenis pijat payudara yang disebut drainase getah bening manual.

Sebuah studi meneliti kombinasi perban dan pijatan untuk mengobati limfedema terkait payudara. Peneliti menemukan, menambahkan pijatan pada payudara menunjukkan peningkatan kecepatan pemulihan dibanding hanya membalut.

Bahkan, jika tidak menderita lymphedema, manfaat pijat payudara dapat membantu membersihkan tubuh dari racun yang terperangkap di dalam sistem limfatik.

Artikel lainnya: Efek Samping dari Meremas Payudara

9. Meredakan Nyeri Otot

Jika merasa pegal, payudara diremas secara teratur juga dapat membantu meredakan ketegangan pada otot sekitar dada. Otot-otot ini mungkin ikut berperan dalam aktivitas atau olahraga dalam keseharian.

Pijatan pada area dada atau payudara dapat memberikan proses relaksasi yang lebih tahan lama ketimbang hanya memijat punggung. Faktanya, jika Kamu hanya memijat punggung, otak masih akan merasakan ketegangan di dada saat pemijatan berakhir.

10. Menstimulasi Libido

Meremas payudara dapat menstimulasi libido pada beberapa orang. Hal ini karena payudara adalah salah satu zona sensitif atau erogen tubuh, dan rangsangan pada area ini dapat meningkatkan gairah seksual.

Meremas payudara dapat meningkatkan oksitosin dan dapat meningkatkan hormon cinta hal ini dapat meningkatkan gairah seksual. Ketika payudara, dirangsang, sinyal sensorik dikirim ke otak, yang dapat meningkatkan gairah seksual.

Remas payudara baik untuk kesehatan tubuh, dengan catatan dilakukan dengan benar. Selain itu, terapkan pola hidup sehat untuk menjaga kesehatan payudara.

Jika terdapat keluhan mengganggu, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mengetahui apakah keluhan tersebut membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Pakai fitur Tanya Dokter di aplikasi KlikDokter untuk konsultasi lebih mudah. Kamu juga bisa buat janji dokter dan pemeriksaan kesehatan di faskes pilihan lewat aplikasi.

Jika ingin membeli suplemen dan vitamin, Kamu bisa beli dengan mudah tanpa harus keluar rumah! Yuk, download aplikasi KlikDokter sekarang juga!

Kanker Payudara
  • Journal of Korean Academy of Nursing. Diakses 2022. Effects of breast massage on breast pain, breast-milk sodium, and newborn suckling in early postpartum mothers.
  • Cochrane Library. Diakses 2022. Manual lymphatic drainage for lymphedema following breast cancer treatment.
  • European Journal of Obstetrics, Gynecology, and Reproductive Biology. Diakses 2022. Releases of oxytocin and prolactin during breast massage and suckling in puerperal women.