Selasa (18/5), Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Tingkat Pusat, dr. Reisa Broto Asmoro menyampaikan tentang penyelenggaraan pemberian dosis pertama program vaksin gotong royong. Acara itu turut dihadiri Presiden Joko Widodo.
Salah satu cara untuk membentuk herd immunity, menurunkan angka kematian akibat wabah COVID-19, sekaligus menekan penularan adalah program vaksinasi. Dengan adanya vaksin gotong royong, diharapkan target tersebut bisa terwujud.
Vaksin gotong royong yang digunakan di Indonesia ialah Sinopharm. Perencanaan vaksinasi yang dulunya disebut vaksinasi mandiri ini sudah dicanangkan pemerintah sejak Januari 2021.
Dalam sambutannya secara daring, Presiden Joko Widodo berharap program ini bisa mempercepat target vaksinasi di Indonesia. Di bulan Agustus atau September nanti, presiden optimis setidaknya ada 70 juta penduduk yang sudah divaksinasi.
Untung saja, perencanaan tersebut tidak mengalami hambatan berarti dan direspons positif oleh pelaku dunia usaha serta perusahaan di Indonesia.
Ketua Umum KADIN, Rosan Perkasa Roeslani, mengatakan ada lebih dari 22.700 perusahaan yang ikut serta dalam program ini, termasuk PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe).
Artikel Lainnya: Kalbe dan Amarox Luncurkan Covifor untuk Pengobatan COVID-19
Program Vaksinasi Gotong Royong oleh Kalbe untuk Karyawan
:format(webp)/article/CVJY0d7tlkChE-U5vN0Q4/original/009173300_1621494980-Vaksin-Gotong-Royong-Kalbe.jpg?w=256&q=100)
Kalbe memberikan penyuntikkan dosis pertama kepada para pegawainya kemarin (19/5) di RDC Enseval Putera Megatrading, Jakarta Timur. Proses penyuntikkan dosis pertama berlangsung sampai 25 Mei mendatang.
Pelaksanaan vaksinasi kemarin disaksikan secara virtual oleh Presiden Joko Widodo dan 18 perusahaan lainnya.
Berdasarkan rencana yang telah dibuat, Kalbe akan memberikan vaksinasi untuk 16.000 pegawai dan keluarganya di seluruh Indonesia.
Kendati demikian, hingga berita ini diluncurkan, perusahaan telah menerima vaksin sejumlah 6.000 dosis yang setara untuk karyawan sebanyak 3.000.
Kalbe melibatkan para tenaga medis dan petugas asal perusahaan sendiri beserta anak perusahaannya, yaitu PT Millenia Dharma Insani (Klinik Mitrasana) dan Klikdokter.
Hadir dalam acara tersebut, Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk, Vidjongtius, mengungkapkan, “Sejalan dengan komitmen dalam menyehatkan bangsa dan langkah pencegahan penyebaran COVID-19, Kalbe mulai melaksanakan program vaksinasi gotong royong untuk karyawan swasta dan keluarga.”
Ia menambahkan, “Dengan terselenggaranya program vaksinasi gotong royong ini, diharapkan para karyawan dapat bekerja lebih produktif, merasa aman, dan menghasilkan produk atau layanan kesehatan yang semakin baik untuk masyarakat Indonesia.”
Artikel Lainnya: Kalbe dan BKKBN Bekerja Sama Gelar Program Baru Atasi Stunting
:format(webp)/article/N2OAHYH783gNWzVDSkwOo/original/064043900_1618996308-Sel-Dendritik-COVID-19-by-ANTARA-FOTO-M-Risyal-Hidayat.jpg?w=256&q=100)
Vidjongtius juga berpesan kepada seluruh karyawan perusahaannya, walaupun sudah divaksinasi, pegawai Kalbe dan anggota keluarga harus disiplin menjalankan protokol kesehatan, termasuk dalam aktivitas sehari-hari.
Ia mengingatkan, vaksinasi covid bukanlah upaya satu-satunya yang bisa membuat semua orang aman 100 persen dari COVID-19.
Kalbe Group mengutamakan staf yang bekerja di lapangan, seperti tim marketing, sales, distribusi, outlet, dan di pabrik sebagai penerima vaksin tahap pertama. Mereka berlokasi di Jabodetabek.
Situasi dan proses penyuntikkan berjalan kondusif. Para karyawan pun mengaku tidak merasakan efek samping berarti atau bersifat berat.
Download aplikasi Klikdokter untuk mendapatkan beragam informasi kesehatan dari dokter dan para ahli terkait. Manfaatkan fitur LiveChat untuk lebih cepat berkonsultasi dan menerima resep obat dari dokter umum dan spesialis.
(FR/AYU)
:format(webp)/article/ZynI-ys8GJcvlEFAUfYD2/original/001176300_1621494980-Vaksin-Gotong-Royong.jpg?w=256&q=100)