HomeInfo SehatBerita KesehatanBayi Zaskia Adya Mecca Alami Transient Tachypnea of The Newborn
Berita Kesehatan

Bayi Zaskia Adya Mecca Alami Transient Tachypnea of The Newborn

Tamara Anastasia, 06 Jul 2020

Baru saja dikarunia anak kelima, Zaskia Adya Mecca harus dipisahkan oleh bayinya karena mengidap Transient Tachypnea of The Newborn.

Bayi Zaskia Adya Mecca Alami Transient Tachypnea of The Newborn

Pesinetron Zaskia Adya Mecca baru saja dikaruniai anak kelimanya yang diberi nama Bhaj Kama Bramantyo. Persalinan berlangsung pada Jumat (3/7) pagi, didampingi sang suami Hanung Bramantyo beserta keluarga dekat. Namun, wanita berhijab itu harus menerima kabar tak mengenakkan.

Sang jagoan kecilnya didiagnosis mengalami transient tachypnea of the newborn (TTN). Kabar itu tak pelak membuat Zaskia bersedih.

Anak Kelima Zaskia Adya Mecca Alami TTN

Kesedihan ibu lima anak itu pun dicurahkan melalui Instagram pribadinya @Zaskiadyamecca. Di bawah foto diri sedang terbaring di ranjang rumah sakit, dia menulis:

Baru pertama kali setelah melahirkan terpisah sama baby nya. Tadi ketemu cuman sebentar sekarang dia harus pasang alat bantu nafas minimal 48 jam. Sedangkan aku pasca caesar belum bisa bangun dari kasur buat samperin dan nemenin @bhajkama. Ya, Allah berat banget rasanya.”

Kakak tenang, Insya Allah ini hanya TTN. Udah kakak tenang, Kama milik Allah yang diperantarakan lewat Kia. Minta sama Allah dimudahkan semuanya,” lanjutnya.

Zaskia dan keluarga pun menuai dukungan dari warganet. Mereka berharap dan berdoa semoga Bhaj Kama Bramantyo bisa segera sehat.

Namun begitu, apa sih Transient Tachypnea of The Newborn? Lantas, apakah ini adalah kondisi yang berbahaya?

Artikel lainnya: Pemeriksaan yang Dilakukan pada Bayi Baru Lahir

Transient Tachypnea of The Newborn, Kondisi Apakah Itu?

Transient Tachypnea of The New Born adalah salah satu jenis gangguan pernapasan yang cukup sering terjadi pada bayi yang baru lahir.

Dijelaskan oleh dr. Devia Irine Putri, TTN ini merupakan kondisi di mana paru-paru bayi masih terisi oleh air. Ini menyebabkan proses penyerapan paru-paru jadi terhambat dan menyebabkan takipnea transien.

“Selama di dalam kandungan, paru-paru bayi memang terisi oleh cairan yang dikeluarkan oleh alveolus. Nah, ketika lahir, cairan ini seharusnya sudah dikosongkan agar paru-paru bisa terisi dengan udara,” dr. Devia menjelaskan.

“Tapi, jika ada cairan yang tersisa atau ada hambatan lainnya, sesak napas dan gangguan nafas jadi masalah yang bisa terjadi ketika bayi baru lahir,” jelas dr. Devia.

Adapun beberapa faktor takipnea transien pada bayi baru lahir, seperti: 

  • Bayi lahir caesar.
  • Bayi yang memiliki riwayat asma dalam keluarga.
  • Bayi dengan berat badan berlebih/besar.
  • Bayi lahir dari ibu yang memiliki riwayat diabetes.

“Gangguan pernapasan ini banyak terjadi pada bayi baru lahir. Umumnya, terjadi dalam beberapa jam setelah lahir, dan kurang dari 24 jam. Kondisi ini relatif tidak berbahaya dan bisa pulih.”

Menurut dr. Devia, ada beberapa gejala utama dari bayi baru lahir alami takipnea transien. Yang utama adalah bayi akan bernapas lebih cepat dan lebih dalam dari biasanya. Sesekali bayi juga tampak sesak napas dan mengeluarkan suara ngorok

“Jika bayi mengalami TTN, laju napas pada bayi akan lebih dari 60 kali per menit. Bahkan, laju napasnya bisa sampai 80 - 100 kali per menit. Selain itu, sambil bernapas, dada bayi juga terlihat masuk ke dalam karena otot dadanya tertarik,” kata dr. Devia. 

Umumnya, bayi dengan TTN akan diobati dengan pemberian bantuan oksigen di ruangan NICU. Bayi yang alami TTN juga tetap diberikan ASI melalui selang hidung agar cairan ASI tidak masuk ke dalam paru-paru.

Beberapa bayi juga mungkin akan diberikan antibiotik jika gejalanya semakin parah dan dicurigai mengalami infeksi paru atau pneumonia.

Artikel lainnya: Memilih Mainan yang Tepat untuk Bayi

Apakah Transient Tachypnea of The Newborn Berbahaya? 

TTN umumnya dapat membaik dan sembuh di hari kedua sampai kelima. Dalam beberapa kondisi, mungkin TTN akan sembuh lebih lama, tergantung kondisi bayi saat itu dan pengobatan yang dijalaninya.

Namun begitu, bukan berarti Anda bisa mengabaikan kondisi gangguan napas pada bayi baru lahir ini. Dokter Devia menjelaskan, bayi dengan TTN tetap membutuhkan perawatan yang intensif.

“TTN pada bayi umumnya tidak berbahaya, tapi juga tidak bisa disepelekan. Ini karena masalahnya menyangkut pada saluran napas bayi. Kalau dibiarkan, bisa menuju komplikasi ke infeksi pneumonia hingga gagal napas,” kata dia.

Itu sebabnya, kata dr. Devia, perawatan si bayi intensif dan harus segera dipisahkan dari sang ibu untuk sementara waktu. 

 

Itulah sekilas mengenai Transient Tachypnea of The Newborn, yang dialami bayi Zaskia Adya Mecca. Kalau Anda ingin mengetahui informasi lebih lanjut terkait TTN, tanyakan langsung dengan dokter via LiveChat di aplikasi KlikDokter.

[HNS]

Artikel Terkait

Lihat Semua
Hari Anak Nasional, KlikDokter Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Hari Anak Nasional, KlikDokter Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Berita Kesehatan26 Jul 2022

Bertepatan dengan Hari Anak Nasional, KlikDokter menggelar pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan tersebut  sebagai wujud misi keberlanjutan KlikDokter untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia, dimulai dari anak.

Bukan Cengeng, Kita juga Bisa Menangis Ketika Sangat Marah

Bukan Cengeng, Kita juga Bisa Menangis Ketika Sangat Marah

Berita Kesehatan24 Jul 2022

Mau meluapkan segala amarah hingga ingin mengeluarkan segala bentakan, eh yang keluar malah air mata! Kenapa, sih, kita bisa menangis saat marah?

Layanan dan Jenis Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Layanan dan Jenis Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Berita Kesehatan06 Jul 2022

BPJS Kesehatan membantu masyarakat dalam hal pengobatan penyakit. Namun, ada beberapa penyakit yang tidak ditanggung BPJS kesehatan. Apa saja? Yuk, cari tahu!

Aqua Panas Ujan
Pepsodent Sensitive Mineral Expert